Jumat, 11 September 2026
- Advertisement -

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mendapat tambahan dana sekitar Rp70 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Dana tersebut menjadi angin segar untuk membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan belanja pegawai.

Tambahan anggaran itu merupakan bagian dari dana yang dikucurkan pemerintah pusat kepada 546 pemerintah daerah dengan total sekitar Rp18,9 triliun. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 198 Tahun 2026 tertanggal 5 Agustus 2026.

Dana tambahan diberikan untuk membantu daerah yang menghadapi keterbatasan fiskal, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pembayaran gaji pegawai dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, H Jafrinaldi AP MIP, membenarkan adanya tambahan dana tersebut.

Baca Juga:  Riau Lumbung Ikan dan Energi

“Kita mendapatkan bantuan dana tambahan dari Kemenkeu sebesar Rp70 miliar,” ungkap Jafrinaldi, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, dana tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan belanja pegawai. Di antaranya pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, serta tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Untuk pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu, BPKAD Kuansing sebelumnya telah menyelesaikan pembayaran selama dua bulan, yakni Mei dan Juni 2026.

Dengan pembayaran tersebut, tunggakan gaji PPPK Paruh Waktu kini tersisa untuk bulan Juli 2026. Sementara pembayaran gaji Agustus 2026 masih dalam proses berjalan.

Selain gaji pegawai, Pemkab Kuansing juga mulai mencairkan TPP ASN. Melalui BPKAD, pembayaran satu bulan TPP ASN telah dilakukan sejak Senin (10/8/2026).

Baca Juga:  Tes Urine Mendadak di Telukkuantan, Tujuh Orang Positif Narkotika

Jafrinaldi mengatakan pencairan dilakukan secara bertahap. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah melengkapi seluruh dokumen persyaratan akan diproses pembayarannya oleh BPKAD.

“Secara bertahap, kemarin kita juga sudah membayarkan TPP ASN satu bulan. Mana OPD yang sudah lengkap dokumennya akan dibayarkan BPKAD,” kata Jafrinaldi. (dac)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mendapat tambahan dana sekitar Rp70 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Dana tersebut menjadi angin segar untuk membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan belanja pegawai.

Tambahan anggaran itu merupakan bagian dari dana yang dikucurkan pemerintah pusat kepada 546 pemerintah daerah dengan total sekitar Rp18,9 triliun. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 198 Tahun 2026 tertanggal 5 Agustus 2026.

Dana tambahan diberikan untuk membantu daerah yang menghadapi keterbatasan fiskal, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pembayaran gaji pegawai dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, H Jafrinaldi AP MIP, membenarkan adanya tambahan dana tersebut.

Baca Juga:  Livin’ dan Kopra Jadi Sorotan di Media Gathering Bank Mandiri Pekanbaru

“Kita mendapatkan bantuan dana tambahan dari Kemenkeu sebesar Rp70 miliar,” ungkap Jafrinaldi, Selasa (11/8/2026).

- Advertisement -

Menurutnya, dana tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan belanja pegawai. Di antaranya pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, serta tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Untuk pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu, BPKAD Kuansing sebelumnya telah menyelesaikan pembayaran selama dua bulan, yakni Mei dan Juni 2026.

- Advertisement -

Dengan pembayaran tersebut, tunggakan gaji PPPK Paruh Waktu kini tersisa untuk bulan Juli 2026. Sementara pembayaran gaji Agustus 2026 masih dalam proses berjalan.

Selain gaji pegawai, Pemkab Kuansing juga mulai mencairkan TPP ASN. Melalui BPKAD, pembayaran satu bulan TPP ASN telah dilakukan sejak Senin (10/8/2026).

Baca Juga:  Tablig Akbar Maulid Nabi, UAS Disambut Ribuan Warga

Jafrinaldi mengatakan pencairan dilakukan secara bertahap. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah melengkapi seluruh dokumen persyaratan akan diproses pembayarannya oleh BPKAD.

“Secara bertahap, kemarin kita juga sudah membayarkan TPP ASN satu bulan. Mana OPD yang sudah lengkap dokumennya akan dibayarkan BPKAD,” kata Jafrinaldi. (dac)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mendapat tambahan dana sekitar Rp70 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Dana tersebut menjadi angin segar untuk membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan belanja pegawai.

Tambahan anggaran itu merupakan bagian dari dana yang dikucurkan pemerintah pusat kepada 546 pemerintah daerah dengan total sekitar Rp18,9 triliun. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor 198 Tahun 2026 tertanggal 5 Agustus 2026.

Dana tambahan diberikan untuk membantu daerah yang menghadapi keterbatasan fiskal, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pembayaran gaji pegawai dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, H Jafrinaldi AP MIP, membenarkan adanya tambahan dana tersebut.

Baca Juga:  Ribuan Peserta Tumpah Ruah, Pawai Taaruf MTQ Riau Bikin Teluk Kuantan Macet Total

“Kita mendapatkan bantuan dana tambahan dari Kemenkeu sebesar Rp70 miliar,” ungkap Jafrinaldi, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, dana tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan belanja pegawai. Di antaranya pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, serta tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Untuk pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu, BPKAD Kuansing sebelumnya telah menyelesaikan pembayaran selama dua bulan, yakni Mei dan Juni 2026.

Dengan pembayaran tersebut, tunggakan gaji PPPK Paruh Waktu kini tersisa untuk bulan Juli 2026. Sementara pembayaran gaji Agustus 2026 masih dalam proses berjalan.

Selain gaji pegawai, Pemkab Kuansing juga mulai mencairkan TPP ASN. Melalui BPKAD, pembayaran satu bulan TPP ASN telah dilakukan sejak Senin (10/8/2026).

Baca Juga:  Polres Kuansing Gencarkan Pemberantasan PETI, 48 Rakit Dimusnahkan dalam 7 Hari

Jafrinaldi mengatakan pencairan dilakukan secara bertahap. Organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah melengkapi seluruh dokumen persyaratan akan diproses pembayarannya oleh BPKAD.

“Secara bertahap, kemarin kita juga sudah membayarkan TPP ASN satu bulan. Mana OPD yang sudah lengkap dokumennya akan dibayarkan BPKAD,” kata Jafrinaldi. (dac)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari