Minggu, 11 Oktober 2026
- Advertisement -

Belum Tersentuh Pemkab, Warga Parit 16 Tembilahan Swadaya Cor Jalan Rusak

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kondisi Jalan Prof M Yamin, Lorong Karya Bersama, Parit 16, Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), memicu keprihatinan warga.

Lantaran tak kunjung mendapat perhatian pemerintah daerah, masyarakat setempat secara berswadaya menggelar aksi gotong-royong mengecor titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.

Sejumlah warga dan pemuda tampak bahu-membahu menata material hingga menuangkan adonan semen untuk menambal lubang jalan agar akses transportasi lingkungan tetap dapat dilintasi.

Tokoh pemuda setempat, Hendri, mengungkapkan bahwa kegiatan perbaikan jalan secara mandiri ini bukan kali pertama dilakukan oleh masyarakat.

“Dalam setahun ini sudah empat kali kami melakukan gotong-royong. Semua dilakukan secara swadaya karena sampai sekarang kami merasa belum mendapat perhatian yang memadai,” ujar Hendri, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga:  Pemkab Raih APE Kategori Madya

Hendri menjelaskan, aksi gotong-royong ini sejatinya lahir dari tingginya kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan.

Namun, rutinitas pengecoran jalan secara mandiri yang terus berulang mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak akan intervensi infrastruktur permanen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil.

Mewakili warga, Hendri meminta Pemkab Inhil turun langsung meninjau kondisi riil Jalan Prof M Yamin agar penanganan jalan tidak terus-menerus dibebankan kepada kantong masyarakat.

“Kami bukan tidak mau bergotong-royong. Masyarakat tetap siap membantu. Tetapi kami juga berharap pemerintah hadir dan memperhatikan kondisi jalan kami. Jangan sampai setiap ada kerusakan, masyarakat terus yang harus turun tangan dengan swadaya,” tegasnya.

Masyarakat berharap Pemkab Inhil segera merespons dan mengalokasikan anggaran perbaikan permanen guna membebaskan warga dari beban swadaya yang berkelanjutan.(ali/*2)

Baca Juga:  Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kondisi Jalan Prof M Yamin, Lorong Karya Bersama, Parit 16, Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), memicu keprihatinan warga.

Lantaran tak kunjung mendapat perhatian pemerintah daerah, masyarakat setempat secara berswadaya menggelar aksi gotong-royong mengecor titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.

Sejumlah warga dan pemuda tampak bahu-membahu menata material hingga menuangkan adonan semen untuk menambal lubang jalan agar akses transportasi lingkungan tetap dapat dilintasi.

Tokoh pemuda setempat, Hendri, mengungkapkan bahwa kegiatan perbaikan jalan secara mandiri ini bukan kali pertama dilakukan oleh masyarakat.

“Dalam setahun ini sudah empat kali kami melakukan gotong-royong. Semua dilakukan secara swadaya karena sampai sekarang kami merasa belum mendapat perhatian yang memadai,” ujar Hendri, Selasa (22/9/2026).

- Advertisement -
Baca Juga:  Polres Inhil Raih Penghargaan IKPA dari Polda Riau

Hendri menjelaskan, aksi gotong-royong ini sejatinya lahir dari tingginya kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan.

Namun, rutinitas pengecoran jalan secara mandiri yang terus berulang mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak akan intervensi infrastruktur permanen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil.

- Advertisement -

Mewakili warga, Hendri meminta Pemkab Inhil turun langsung meninjau kondisi riil Jalan Prof M Yamin agar penanganan jalan tidak terus-menerus dibebankan kepada kantong masyarakat.

“Kami bukan tidak mau bergotong-royong. Masyarakat tetap siap membantu. Tetapi kami juga berharap pemerintah hadir dan memperhatikan kondisi jalan kami. Jangan sampai setiap ada kerusakan, masyarakat terus yang harus turun tangan dengan swadaya,” tegasnya.

Masyarakat berharap Pemkab Inhil segera merespons dan mengalokasikan anggaran perbaikan permanen guna membebaskan warga dari beban swadaya yang berkelanjutan.(ali/*2)

Baca Juga:  Monyet Liar Kembali Menggigit Warga, Korban di Tembilahan Bertambah Jadi 11 Orang
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kondisi Jalan Prof M Yamin, Lorong Karya Bersama, Parit 16, Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), memicu keprihatinan warga.

Lantaran tak kunjung mendapat perhatian pemerintah daerah, masyarakat setempat secara berswadaya menggelar aksi gotong-royong mengecor titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.

Sejumlah warga dan pemuda tampak bahu-membahu menata material hingga menuangkan adonan semen untuk menambal lubang jalan agar akses transportasi lingkungan tetap dapat dilintasi.

Tokoh pemuda setempat, Hendri, mengungkapkan bahwa kegiatan perbaikan jalan secara mandiri ini bukan kali pertama dilakukan oleh masyarakat.

“Dalam setahun ini sudah empat kali kami melakukan gotong-royong. Semua dilakukan secara swadaya karena sampai sekarang kami merasa belum mendapat perhatian yang memadai,” ujar Hendri, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga:  5 Rumah Aspol Pekanbaru Dibangun Lagi Usai Kebakaran

Hendri menjelaskan, aksi gotong-royong ini sejatinya lahir dari tingginya kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan.

Namun, rutinitas pengecoran jalan secara mandiri yang terus berulang mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak akan intervensi infrastruktur permanen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil.

Mewakili warga, Hendri meminta Pemkab Inhil turun langsung meninjau kondisi riil Jalan Prof M Yamin agar penanganan jalan tidak terus-menerus dibebankan kepada kantong masyarakat.

“Kami bukan tidak mau bergotong-royong. Masyarakat tetap siap membantu. Tetapi kami juga berharap pemerintah hadir dan memperhatikan kondisi jalan kami. Jangan sampai setiap ada kerusakan, masyarakat terus yang harus turun tangan dengan swadaya,” tegasnya.

Masyarakat berharap Pemkab Inhil segera merespons dan mengalokasikan anggaran perbaikan permanen guna membebaskan warga dari beban swadaya yang berkelanjutan.(ali/*2)

Baca Juga:  Dorong Investasi Pertanian dan Perkebunan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari