Sabtu, 30 Mei 2026
- Advertisement -

PLN Kebut Perluasan Listrik di Meranti, Jaringan Baru Tembus 40,25 KMS

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang bersama UP2K Riau terus mempercepat pembangunan dan perluasan jaringan listrik ke wilayah pelosok di Kabupaten Kepulauan Meranti. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dapat segera menikmati aliran listrik secara merata.

Manajer PLN ULP Selatpanjang, Dalie Pramoro, menyampaikan bahwa saat ini sejumlah titik masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai secara bertahap dalam waktu dekat.

Menurutnya, program ini menjadi prioritas PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke desa-desa yang selama ini belum terlayani secara optimal. Ia berharap seluruh proses pengerjaan berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Beberapa lokasi yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya di antaranya jaringan menuju Dusun Kridi, Desa Batin Suir, Kecamatan Tebing Tinggi Timur sepanjang 6,9 KMS. Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Dusun Nerlang, Desa Sungaitohor Barat sepanjang 7,15 KMS serta di Desa Kepau Baru dengan panjang jaringan mencapai 23,95 KMS.

Baca Juga:  Lelang Aset Meranti Tahap Dua Segera Dibuka, Motor Dinas hingga Scrap Dijual Online!

Sementara itu, proyek perluasan jaringan di Dusun Cempedak, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat sepanjang 2,25 KMS telah selesai dikerjakan.

Secara keseluruhan, total panjang jaringan yang dibangun mencapai 40,25 KMS. Infrastruktur ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik ratusan kepala keluarga, dengan jumlah pengguna terbanyak berada di Desa Kepau Baru.

Dalie mengakui bahwa pengerjaan di lapangan menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi geografis Kepulauan Meranti yang didominasi wilayah pesisir dan kepulauan, serta keterbatasan akses transportasi. Meski demikian, PLN memastikan seluruh tim tetap bekerja optimal untuk mempercepat realisasi proyek.

Ia juga mengharapkan dukungan masyarakat setempat agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Targetnya, seluruh pekerjaan dapat rampung paling lambat pada Mei 2026.

Baca Juga:  Satgas Kabel FO Dibentuk, DPRD Pekanbaru Tunggu Aksi Nyata

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, kehadiran jaringan listrik di wilayah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk sektor usaha kecil dan perikanan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.

PLN menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan rasio elektrifikasi hingga mendekati 100 persen. Ke depan, PLN akan terus melanjutkan pembangunan jaringan listrik agar seluruh wilayah di Kepulauan Meranti dapat teraliri listrik secara merata, sejalan dengan target pemerintah dalam pemerataan infrastruktur dasar.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang bersama UP2K Riau terus mempercepat pembangunan dan perluasan jaringan listrik ke wilayah pelosok di Kabupaten Kepulauan Meranti. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dapat segera menikmati aliran listrik secara merata.

Manajer PLN ULP Selatpanjang, Dalie Pramoro, menyampaikan bahwa saat ini sejumlah titik masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai secara bertahap dalam waktu dekat.

Menurutnya, program ini menjadi prioritas PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke desa-desa yang selama ini belum terlayani secara optimal. Ia berharap seluruh proses pengerjaan berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Beberapa lokasi yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya di antaranya jaringan menuju Dusun Kridi, Desa Batin Suir, Kecamatan Tebing Tinggi Timur sepanjang 6,9 KMS. Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Dusun Nerlang, Desa Sungaitohor Barat sepanjang 7,15 KMS serta di Desa Kepau Baru dengan panjang jaringan mencapai 23,95 KMS.

Baca Juga:  Telaga Air Merah, Bukti Ketangguhan Desa di Tengah Pandemi

Sementara itu, proyek perluasan jaringan di Dusun Cempedak, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat sepanjang 2,25 KMS telah selesai dikerjakan.

- Advertisement -

Secara keseluruhan, total panjang jaringan yang dibangun mencapai 40,25 KMS. Infrastruktur ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik ratusan kepala keluarga, dengan jumlah pengguna terbanyak berada di Desa Kepau Baru.

Dalie mengakui bahwa pengerjaan di lapangan menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi geografis Kepulauan Meranti yang didominasi wilayah pesisir dan kepulauan, serta keterbatasan akses transportasi. Meski demikian, PLN memastikan seluruh tim tetap bekerja optimal untuk mempercepat realisasi proyek.

- Advertisement -

Ia juga mengharapkan dukungan masyarakat setempat agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Targetnya, seluruh pekerjaan dapat rampung paling lambat pada Mei 2026.

Baca Juga:  Bobot Tak Memenuhi Ketentuan, Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Meranti Dipasok dari Luar

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, kehadiran jaringan listrik di wilayah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk sektor usaha kecil dan perikanan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.

PLN menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan rasio elektrifikasi hingga mendekati 100 persen. Ke depan, PLN akan terus melanjutkan pembangunan jaringan listrik agar seluruh wilayah di Kepulauan Meranti dapat teraliri listrik secara merata, sejalan dengan target pemerintah dalam pemerataan infrastruktur dasar.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang bersama UP2K Riau terus mempercepat pembangunan dan perluasan jaringan listrik ke wilayah pelosok di Kabupaten Kepulauan Meranti. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil dapat segera menikmati aliran listrik secara merata.

Manajer PLN ULP Selatpanjang, Dalie Pramoro, menyampaikan bahwa saat ini sejumlah titik masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai secara bertahap dalam waktu dekat.

Menurutnya, program ini menjadi prioritas PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke desa-desa yang selama ini belum terlayani secara optimal. Ia berharap seluruh proses pengerjaan berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Beberapa lokasi yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya di antaranya jaringan menuju Dusun Kridi, Desa Batin Suir, Kecamatan Tebing Tinggi Timur sepanjang 6,9 KMS. Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Dusun Nerlang, Desa Sungaitohor Barat sepanjang 7,15 KMS serta di Desa Kepau Baru dengan panjang jaringan mencapai 23,95 KMS.

Baca Juga:  Tiga Hari Tak Diangkut, Sampah di Rengat Menumpuk dan Bau Menyengat

Sementara itu, proyek perluasan jaringan di Dusun Cempedak, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat sepanjang 2,25 KMS telah selesai dikerjakan.

Secara keseluruhan, total panjang jaringan yang dibangun mencapai 40,25 KMS. Infrastruktur ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik ratusan kepala keluarga, dengan jumlah pengguna terbanyak berada di Desa Kepau Baru.

Dalie mengakui bahwa pengerjaan di lapangan menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi geografis Kepulauan Meranti yang didominasi wilayah pesisir dan kepulauan, serta keterbatasan akses transportasi. Meski demikian, PLN memastikan seluruh tim tetap bekerja optimal untuk mempercepat realisasi proyek.

Ia juga mengharapkan dukungan masyarakat setempat agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Targetnya, seluruh pekerjaan dapat rampung paling lambat pada Mei 2026.

Baca Juga:  Anggaran Rp3,049 Triliun, Pemko Pekanbaru Prioritaskan Drainase dan Banjir

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, kehadiran jaringan listrik di wilayah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk sektor usaha kecil dan perikanan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan.

PLN menegaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan rasio elektrifikasi hingga mendekati 100 persen. Ke depan, PLN akan terus melanjutkan pembangunan jaringan listrik agar seluruh wilayah di Kepulauan Meranti dapat teraliri listrik secara merata, sejalan dengan target pemerintah dalam pemerataan infrastruktur dasar.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari