PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Proses perbaikan plat besi lantai Jembatan Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hingga Rabu (1/7/2026) masih terus dikerjakan. Selama pekerjaan berlangsung dan ditargetkan rampung pada Kamis (2/7/2026), kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat bermuatan ringan tanpa muatan tetap diperbolehkan melintas. Sementara itu, kendaraan bermuatan berat masih dilarang melintasi jembatan tersebut untuk sementara waktu.
Seluruh pengguna jalan diimbau agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas dengan mengurangi kecepatan kendaraan serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di sekitar lokasi perbaikan.
Kebijakan pembatasan lalu lintas itu diberlakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Langkah tersebut dilakukan untuk mengutamakan keselamatan pengguna jalan sekaligus mempercepat proses penyelesaian perbaikan jembatan.
Plt Kepala Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST melalui Kepala Bidang Bina Marga Resqi Rades ST menjelaskan, pekerjaan perbaikan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan adanya kerusakan pada plat besi lantai jembatan yang berlubang dan dinilai berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas.
“Selasa (30/6/2026) petang, kami turun langsung ke lapangan untuk meninjau kerusakan plat jembatan dan segera melakukan perbaikan agar kondisinya tidak semakin parah. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga selama proses pekerjaan berlangsung kendaraan bermuatan berat untuk sementara tidak diperbolehkan melintas,” ujar Rades Resqi kepada Riaupos.co, Rabu (1/7/2026) petang.
Menurutnya, pembatasan tersebut hanya berlaku sementara hingga seluruh pekerjaan selesai dilaksanakan. Karena itu, masyarakat diminta bersabar dan mematuhi seluruh rambu lalu lintas maupun arahan petugas yang bertugas di lapangan.
“Pembatasan ini dilakukan demi kelancaran proses perbaikan sekaligus untuk menghindari risiko terjadinya kecelakaan,” katanya.
Rades juga mengingatkan para pengusaha angkutan agar tidak memaksakan kendaraan bermuatan berat melintasi Jembatan Desa Pasir Utama selama proses perbaikan masih berlangsung. Pasalnya, beban berlebih dikhawatirkan dapat memperparah kerusakan konstruksi jembatan dan menghambat penyelesaian pekerjaan.
Ia menambahkan, tingginya volume kendaraan yang melintas serta galangan pengaman yang dipasang di bagian tengah jembatan sempat terjatuh pada Selasa (30/6/2026) malam. Kondisi tersebut membuat proses perbaikan plat besi lantai jembatan masih berlanjut hingga Rabu petang.
“Kami menargetkan perbaikan plat besi lantai Jembatan Desa Pasir Utama selesai besok (Kamis, red), sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan kendaraan angkutan sawit maupun kendaraan bermuatan berat bisa kembali melintas dengan aman,” tutup Rades. (epp)

