Kamis, 25 Juni 2026
- Advertisement -

Semen Langka di Meranti, Proyek Infrastruktur Ikut Tersendat

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kelangkaan semen yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada berbagai aktivitas pembangunan, termasuk proyek infrastruktur pemerintah. 🏗️

Pantauan di sejumlah toko bangunan di Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (25/2), menunjukkan stok semen masih kosong dan belum kembali normal.

Salah seorang pegawai toko bangunan, Akin, mengatakan kekosongan stok semen sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

“Sudah beberapa pekan ini kosong. Kami juga belum tahu pasti apa penyebabnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak toko hanya menerima informasi dari distributor bahwa pasokan semen diperkirakan kembali tersedia pada pekan mendatang. Namun, belum ada kepastian terkait jumlah maupun jadwal distribusi yang masuk ke wilayah tersebut.

Baca Juga:  Asmar Mengaku Siap Maju jadi Calon Bupati Kepulauan Meranti

Kelangkaan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat yang sedang membangun rumah, tetapi juga menghambat proyek pemerintah. Salah satunya pembangunan duiker (box culvert) di Simpang Puskesmas Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Sugeng Widodo, mengakui progres pembangunan tersebut tersendat akibat kosongnya stok semen selama sekitar tiga pekan terakhir.

“Karena stoknya kosong, pengecoran tidak bisa dilakukan. Kosongnya sudah sekitar tiga pekan,” jelasnya.

Menurut Sugeng, proyek tersebut menggunakan Semen Tiga Roda sebagai standar konstruksi. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, stok semen merek tersebut tidak tersedia di gudang wilayah Meranti.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya mengizinkan penggunaan semen merek lain pada bagian bawah struktur. Namun, bagian atas tetap harus menggunakan spesifikasi sesuai perencanaan awal guna menjaga kualitas konstruksi.

Baca Juga:  BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Ia menegaskan proyek tersebut tidak mangkrak, karena sebelumnya pekerjaan masih berjalan seperti perakitan besi dan persiapan struktur. Namun dalam sepekan terakhir, pekerjaan terpaksa dihentikan karena material utama tidak tersedia.

Pemerintah daerah berharap pasokan semen segera kembali normal. Berdasarkan informasi yang diterima, distribusi semen diperkirakan tiba dalam waktu sekitar satu pekan ke depan sehingga proyek dapat kembali dilanjutkan sesuai target.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kelangkaan semen yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada berbagai aktivitas pembangunan, termasuk proyek infrastruktur pemerintah. 🏗️

Pantauan di sejumlah toko bangunan di Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (25/2), menunjukkan stok semen masih kosong dan belum kembali normal.

Salah seorang pegawai toko bangunan, Akin, mengatakan kekosongan stok semen sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

“Sudah beberapa pekan ini kosong. Kami juga belum tahu pasti apa penyebabnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak toko hanya menerima informasi dari distributor bahwa pasokan semen diperkirakan kembali tersedia pada pekan mendatang. Namun, belum ada kepastian terkait jumlah maupun jadwal distribusi yang masuk ke wilayah tersebut.

- Advertisement -
Baca Juga:  Program Rp100 Juta per RW Dimulai, Camat dan Lurah Ajak Ketua RW Bahas Kebutuhan Warga

Kelangkaan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat yang sedang membangun rumah, tetapi juga menghambat proyek pemerintah. Salah satunya pembangunan duiker (box culvert) di Simpang Puskesmas Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Sugeng Widodo, mengakui progres pembangunan tersebut tersendat akibat kosongnya stok semen selama sekitar tiga pekan terakhir.

- Advertisement -

“Karena stoknya kosong, pengecoran tidak bisa dilakukan. Kosongnya sudah sekitar tiga pekan,” jelasnya.

Menurut Sugeng, proyek tersebut menggunakan Semen Tiga Roda sebagai standar konstruksi. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, stok semen merek tersebut tidak tersedia di gudang wilayah Meranti.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya mengizinkan penggunaan semen merek lain pada bagian bawah struktur. Namun, bagian atas tetap harus menggunakan spesifikasi sesuai perencanaan awal guna menjaga kualitas konstruksi.

Baca Juga:  Lelang Aset Meranti Tahap Dua Segera Dibuka, Motor Dinas hingga Scrap Dijual Online!

Ia menegaskan proyek tersebut tidak mangkrak, karena sebelumnya pekerjaan masih berjalan seperti perakitan besi dan persiapan struktur. Namun dalam sepekan terakhir, pekerjaan terpaksa dihentikan karena material utama tidak tersedia.

Pemerintah daerah berharap pasokan semen segera kembali normal. Berdasarkan informasi yang diterima, distribusi semen diperkirakan tiba dalam waktu sekitar satu pekan ke depan sehingga proyek dapat kembali dilanjutkan sesuai target.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kelangkaan semen yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada berbagai aktivitas pembangunan, termasuk proyek infrastruktur pemerintah. 🏗️

Pantauan di sejumlah toko bangunan di Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (25/2), menunjukkan stok semen masih kosong dan belum kembali normal.

Salah seorang pegawai toko bangunan, Akin, mengatakan kekosongan stok semen sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

“Sudah beberapa pekan ini kosong. Kami juga belum tahu pasti apa penyebabnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak toko hanya menerima informasi dari distributor bahwa pasokan semen diperkirakan kembali tersedia pada pekan mendatang. Namun, belum ada kepastian terkait jumlah maupun jadwal distribusi yang masuk ke wilayah tersebut.

Baca Juga:  Lelang Aset Meranti Tahap Dua Segera Dibuka, Motor Dinas hingga Scrap Dijual Online!

Kelangkaan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat yang sedang membangun rumah, tetapi juga menghambat proyek pemerintah. Salah satunya pembangunan duiker (box culvert) di Simpang Puskesmas Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Sugeng Widodo, mengakui progres pembangunan tersebut tersendat akibat kosongnya stok semen selama sekitar tiga pekan terakhir.

“Karena stoknya kosong, pengecoran tidak bisa dilakukan. Kosongnya sudah sekitar tiga pekan,” jelasnya.

Menurut Sugeng, proyek tersebut menggunakan Semen Tiga Roda sebagai standar konstruksi. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, stok semen merek tersebut tidak tersedia di gudang wilayah Meranti.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya mengizinkan penggunaan semen merek lain pada bagian bawah struktur. Namun, bagian atas tetap harus menggunakan spesifikasi sesuai perencanaan awal guna menjaga kualitas konstruksi.

Baca Juga:  749 Honorer Nondatabase Meranti Resmi Dialihkan ke Outsourcing Tahun 2026

Ia menegaskan proyek tersebut tidak mangkrak, karena sebelumnya pekerjaan masih berjalan seperti perakitan besi dan persiapan struktur. Namun dalam sepekan terakhir, pekerjaan terpaksa dihentikan karena material utama tidak tersedia.

Pemerintah daerah berharap pasokan semen segera kembali normal. Berdasarkan informasi yang diterima, distribusi semen diperkirakan tiba dalam waktu sekitar satu pekan ke depan sehingga proyek dapat kembali dilanjutkan sesuai target.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari