Jumat, 16 Oktober 2026
- Advertisement -

Jalan Rusak Parah, Warga Sungai Ara Minta Perhatian Pemkab

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – Kondisi jalan utama menuju Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, kini rusak parah dan dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas serta akses ke pusat kota.

Kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama ini menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Warga menilai belum ada pemerataan pembangunan infrastruktur yang dirasakan di desa mereka, termasuk dalam hal peningkatan kesejahteraan.

Salah seorang warga, Irwan (39), mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut sudah bertahun-tahun dibiarkan tanpa perbaikan yang berarti. Akibatnya, aktivitas masyarakat menjadi terganggu.

“Sudah lama rusak parah, tapi belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah,” ujarnya, Ahad (29/3).

Ia menjelaskan, kerusakan jalan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga. Distribusi hasil kebun dan tangkapan ikan menjadi terhambat, begitu juga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan yang semakin sulit dijangkau.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Bermandi Keringat Bantu Petani Sawit Demi Pilkada Damai di Bunut

Menurut Irwan, masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan segera melakukan perbaikan pada ruas jalan Sungai Ara yang menghubungkan Desa Merbau di Kecamatan Bunut.

“Perbaikan jalan ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut keberlangsungan hidup dan roda ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan Irham Nisbar didampingi Kabid Bina Marga Malanton Lumban Gaol menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Pihaknya berencana segera turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan yang dikeluhkan warga.

“Kami akan melihat langsung ke lapangan dan berkomitmen merealisasikan pembangunan jalan itu pada tahun 2026,” ungkapnya. (amn)

Baca Juga:  Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – Kondisi jalan utama menuju Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, kini rusak parah dan dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas serta akses ke pusat kota.

Kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama ini menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Warga menilai belum ada pemerataan pembangunan infrastruktur yang dirasakan di desa mereka, termasuk dalam hal peningkatan kesejahteraan.

Salah seorang warga, Irwan (39), mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut sudah bertahun-tahun dibiarkan tanpa perbaikan yang berarti. Akibatnya, aktivitas masyarakat menjadi terganggu.

“Sudah lama rusak parah, tapi belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah,” ujarnya, Ahad (29/3).

Ia menjelaskan, kerusakan jalan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga. Distribusi hasil kebun dan tangkapan ikan menjadi terhambat, begitu juga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan yang semakin sulit dijangkau.

- Advertisement -
Baca Juga:  Anggota Polres Pelalawan Sambangi Karyawan Perusahaan Sampaikan Pesan Kamtibmas Pilkada Damai

Menurut Irwan, masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan segera melakukan perbaikan pada ruas jalan Sungai Ara yang menghubungkan Desa Merbau di Kecamatan Bunut.

“Perbaikan jalan ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut keberlangsungan hidup dan roda ekonomi masyarakat,” tambahnya.

- Advertisement -

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan Irham Nisbar didampingi Kabid Bina Marga Malanton Lumban Gaol menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Pihaknya berencana segera turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan yang dikeluhkan warga.

“Kami akan melihat langsung ke lapangan dan berkomitmen merealisasikan pembangunan jalan itu pada tahun 2026,” ungkapnya. (amn)

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Bermandi Keringat Bantu Petani Sawit Demi Pilkada Damai di Bunut
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – Kondisi jalan utama menuju Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, kini rusak parah dan dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas serta akses ke pusat kota.

Kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama ini menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Warga menilai belum ada pemerataan pembangunan infrastruktur yang dirasakan di desa mereka, termasuk dalam hal peningkatan kesejahteraan.

Salah seorang warga, Irwan (39), mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut sudah bertahun-tahun dibiarkan tanpa perbaikan yang berarti. Akibatnya, aktivitas masyarakat menjadi terganggu.

“Sudah lama rusak parah, tapi belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah,” ujarnya, Ahad (29/3).

Ia menjelaskan, kerusakan jalan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga. Distribusi hasil kebun dan tangkapan ikan menjadi terhambat, begitu juga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan yang semakin sulit dijangkau.

Baca Juga:  Kapolres Pelalawan Wujudkan Cita-Cita Keluarga Kurang Mampu untuk Punya Sepeda

Menurut Irwan, masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan segera melakukan perbaikan pada ruas jalan Sungai Ara yang menghubungkan Desa Merbau di Kecamatan Bunut.

“Perbaikan jalan ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut keberlangsungan hidup dan roda ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan Irham Nisbar didampingi Kabid Bina Marga Malanton Lumban Gaol menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Pihaknya berencana segera turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan yang dikeluhkan warga.

“Kami akan melihat langsung ke lapangan dan berkomitmen merealisasikan pembangunan jalan itu pada tahun 2026,” ungkapnya. (amn)

Baca Juga:  Titik Buka Tutup Jalintim Diperpendek

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari