PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PSPS Pekanbaru semakin serius menyiapkan diri menghadapi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Selain mempertahankan sejumlah pemain yang menjadi tulang punggung musim lalu, manajemen juga mendatangkan beberapa wajah baru untuk memperkuat setiap lini tim demi membentuk skuad yang lebih kompetitif.
Memasuki perkembangan bursa transfer hingga 14 Juli 2026, PSPS kembali mengumumkan aktivitas perekrutan pemain. Tiga pemain anyar resmi diperkenalkan kepada publik, sementara bek senior Alfin Tuasalamony dipastikan tetap menjadi bagian dari skuad Asykar Bertuah pada musim mendatang.
Keputusan mempertahankan Alfin dinilai penting untuk menjaga soliditas lini belakang. Bek asal Tulehu tersebut tampil konsisten sepanjang kompetisi musim lalu dan menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan oleh tim.
Dari total 24 pertandingan yang dijalani, Alfin mencatatkan empat gol dan satu assist. Torehan itu menjadikannya sebagai salah satu bek paling produktif di skuad PSPS Pekanbaru.
Tak hanya Alfin, manajemen juga memastikan sejumlah pemain inti lainnya tetap bertahan. Mereka adalah striker asal Brasil Antonio Gamaroni, Vieri Donny, Ilham Syafri, Misbakus Solikin, Ilham Fathoni, serta Pramudya Dwi. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjaga kekompakan tim yang telah terbentuk sepanjang musim sebelumnya.
Di sisi lain, PSPS juga aktif menambah kekuatan. Untuk sektor pertahanan, klub merekrut Muhammad Revan yang musim lalu membela Persiraja Banda Aceh.
Pada posisi sayap, PSPS mendatangkan Aulia Ramadhan Lubis dari Persik Kediri dan Hamzah Defa yang sebelumnya bermain bersama Persikad Depok.
Perubahan juga terjadi di bawah mistar gawang. Dua penjaga gawang baru resmi bergabung, yakni Dicki Agung Setiawan dari Sumsel United serta Januarius Toa Meka yang sebelumnya memperkuat Deltras Sidoarjo. Kehadiran keduanya diharapkan menghadirkan persaingan positif untuk mengawal gawang PSPS.
Sementara di lini tengah, Asykar Bertuah menambah kekuatan dengan merekrut gelandang asal Brasil, Matheus Henrique Machado de Santana. Mantan pemain Persiraja Banda Aceh itu diproyeksikan menjadi pengatur permainan sekaligus menambah kreativitas serangan dari sektor tengah.
PSPS juga memberi ruang bagi regenerasi pemain. Kesempatan diberikan kepada striker muda Farhan Darwan untuk menunjukkan kemampuannya. Pemain yang sebelumnya membela Malut United U-20 di Elite Pro Academy tersebut dipersiapkan sebagai salah satu aset masa depan klub.
Selain komposisi pemain, jajaran pelatih turut mengalami penyegaran. Pada musim ini, PSPS menunjuk Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala. Ia akan didampingi Roffi Sunaryo dan Ambrizal sebagai asisten pelatih, Abdul Rohman sebagai pelatih kiper, serta Abda Alief yang bertugas menangani kebugaran fisik pemain.
Perpaduan pemain senior yang berpengalaman, rekrutan anyar, dan talenta muda menjadi gambaran keseriusan manajemen dalam membangun tim yang siap bersaing. Dengan kerangka skuad yang mulai lengkap, PSPS optimistis mampu meraih hasil terbaik pada kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027.
Manajer PSPS Pekanbaru, Miftakhul Fahamsyah, mengatakan seluruh persiapan menghadapi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027 telah selesai dilakukan.
“Sebagai bagian dari tahapan persiapan, skuad Asykar Bertuah akan memulai pemusatan latihan (training camp/TC) sekaligus menggelar latihan perdana pada 15 Juli 2026,” ujarnya.(dof)

