Kamis, 22 Oktober 2026
- Advertisement -

Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Sebuah speedboat penumpang SB Karya Budi yang melayani rute Kuala Tungkal, Jambi, menuju Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), karam setelah diterjang ombak besar di perairan Pulau Busung, Kecamatan Mandah, Selasa (14/7/2026). Berkat tindakan cepat nakhoda, seluruh 46 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa adanya korban jiwa.

Insiden bermula ketika speedboat berangkat dari Kuala Tungkal menuju Sungai Guntung. Saat berada di tengah perjalanan, kondisi cuaca tiba-tiba memburuk dan gelombang besar menghantam badan kapal.

Benturan ombak menyebabkan sambungan papan pada lambung speedboat merenggang sehingga air laut mulai masuk ke dalam dek kapal. Situasi tersebut membuat pelayaran menjadi berbahaya.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat di Inhil, 80 Rumah di Pasar Bom Ludes Dilalap Api

Melihat kondisi kapal yang semakin mengkhawatirkan, nakhoda segera mengambil keputusan untuk mengarahkan speedboat ke kawasan pesisir hutan bakau. Kapal kemudian dikandaskan di tepi pantai sebagai langkah penyelamatan agar seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman meski kapal akhirnya karam.

Proses evakuasi berlangsung cepat. Seluruh penumpang dipindahkan ke SB Karya Budi 6 sebelum dibawa menuju Pelabuhan Sungai Guntung dalam keadaan selamat.

Kasatpolairud Polres Inhil Iptu Imbang Perdana melalui Kanit Gakkum Ipda Rakhmad Hidayat membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (15/7/2026).

“Benar, telah terjadi peristiwa kandasnya SB Karya Budi di perairan Pulau Busung. Peristiwa itu terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Kuala Tungkal menuju Sungai Guntung. Kapal dihantam ombak besar yang mengakibatkan papan lambung kapal merenggang dan air masuk. Nakhoda kemudian langsung mengambil tindakan cepat dengan mengandaskan kapal ke tepi pantai,” ujarnya.

Baca Juga:  Terungkap! Sindikat Sabu Internasional Dikontrol dari Dalam Lapas Pekanbaru

Menurut Rakhmad, kesigapan nakhoda dalam mengambil keputusan serta proses evakuasi yang berjalan cepat menjadi faktor utama sehingga seluruh 46 penumpang berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa.

Ia juga mengingatkan seluruh operator transportasi laut maupun nakhoda agar selalu mengutamakan aspek keselamatan sebelum memulai pelayaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh nakhoda dan agen pelayaran, sebelum kapal bertolak, pastikan life jacket dalam kondisi prima dan mudah diakses, karena keselamatan masyarakat di atas kapal adalah prioritas utama yang harus dijaga,” tegasnya. (*2)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Sebuah speedboat penumpang SB Karya Budi yang melayani rute Kuala Tungkal, Jambi, menuju Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), karam setelah diterjang ombak besar di perairan Pulau Busung, Kecamatan Mandah, Selasa (14/7/2026). Berkat tindakan cepat nakhoda, seluruh 46 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa adanya korban jiwa.

Insiden bermula ketika speedboat berangkat dari Kuala Tungkal menuju Sungai Guntung. Saat berada di tengah perjalanan, kondisi cuaca tiba-tiba memburuk dan gelombang besar menghantam badan kapal.

Benturan ombak menyebabkan sambungan papan pada lambung speedboat merenggang sehingga air laut mulai masuk ke dalam dek kapal. Situasi tersebut membuat pelayaran menjadi berbahaya.

Baca Juga:  Nakhoda Kapal Tenggelam Ditemukan Meninggal

Melihat kondisi kapal yang semakin mengkhawatirkan, nakhoda segera mengambil keputusan untuk mengarahkan speedboat ke kawasan pesisir hutan bakau. Kapal kemudian dikandaskan di tepi pantai sebagai langkah penyelamatan agar seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman meski kapal akhirnya karam.

Proses evakuasi berlangsung cepat. Seluruh penumpang dipindahkan ke SB Karya Budi 6 sebelum dibawa menuju Pelabuhan Sungai Guntung dalam keadaan selamat.

- Advertisement -

Kasatpolairud Polres Inhil Iptu Imbang Perdana melalui Kanit Gakkum Ipda Rakhmad Hidayat membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (15/7/2026).

“Benar, telah terjadi peristiwa kandasnya SB Karya Budi di perairan Pulau Busung. Peristiwa itu terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Kuala Tungkal menuju Sungai Guntung. Kapal dihantam ombak besar yang mengakibatkan papan lambung kapal merenggang dan air masuk. Nakhoda kemudian langsung mengambil tindakan cepat dengan mengandaskan kapal ke tepi pantai,” ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Polemik Pemilihan Kades di Inhil Selesai

Menurut Rakhmad, kesigapan nakhoda dalam mengambil keputusan serta proses evakuasi yang berjalan cepat menjadi faktor utama sehingga seluruh 46 penumpang berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa.

Ia juga mengingatkan seluruh operator transportasi laut maupun nakhoda agar selalu mengutamakan aspek keselamatan sebelum memulai pelayaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh nakhoda dan agen pelayaran, sebelum kapal bertolak, pastikan life jacket dalam kondisi prima dan mudah diakses, karena keselamatan masyarakat di atas kapal adalah prioritas utama yang harus dijaga,” tegasnya. (*2)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Sebuah speedboat penumpang SB Karya Budi yang melayani rute Kuala Tungkal, Jambi, menuju Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), karam setelah diterjang ombak besar di perairan Pulau Busung, Kecamatan Mandah, Selasa (14/7/2026). Berkat tindakan cepat nakhoda, seluruh 46 penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa adanya korban jiwa.

Insiden bermula ketika speedboat berangkat dari Kuala Tungkal menuju Sungai Guntung. Saat berada di tengah perjalanan, kondisi cuaca tiba-tiba memburuk dan gelombang besar menghantam badan kapal.

Benturan ombak menyebabkan sambungan papan pada lambung speedboat merenggang sehingga air laut mulai masuk ke dalam dek kapal. Situasi tersebut membuat pelayaran menjadi berbahaya.

Baca Juga:  Perlu Rekonsiliasi terhadap Penggunaan Dana BOS

Melihat kondisi kapal yang semakin mengkhawatirkan, nakhoda segera mengambil keputusan untuk mengarahkan speedboat ke kawasan pesisir hutan bakau. Kapal kemudian dikandaskan di tepi pantai sebagai langkah penyelamatan agar seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman meski kapal akhirnya karam.

Proses evakuasi berlangsung cepat. Seluruh penumpang dipindahkan ke SB Karya Budi 6 sebelum dibawa menuju Pelabuhan Sungai Guntung dalam keadaan selamat.

Kasatpolairud Polres Inhil Iptu Imbang Perdana melalui Kanit Gakkum Ipda Rakhmad Hidayat membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (15/7/2026).

“Benar, telah terjadi peristiwa kandasnya SB Karya Budi di perairan Pulau Busung. Peristiwa itu terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Kuala Tungkal menuju Sungai Guntung. Kapal dihantam ombak besar yang mengakibatkan papan lambung kapal merenggang dan air masuk. Nakhoda kemudian langsung mengambil tindakan cepat dengan mengandaskan kapal ke tepi pantai,” ujarnya.

Baca Juga:  Joran Tersangkut Kabel PLN, Pemancing di Inhil Tewas Tersengat Listrik

Menurut Rakhmad, kesigapan nakhoda dalam mengambil keputusan serta proses evakuasi yang berjalan cepat menjadi faktor utama sehingga seluruh 46 penumpang berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa.

Ia juga mengingatkan seluruh operator transportasi laut maupun nakhoda agar selalu mengutamakan aspek keselamatan sebelum memulai pelayaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh nakhoda dan agen pelayaran, sebelum kapal bertolak, pastikan life jacket dalam kondisi prima dan mudah diakses, karena keselamatan masyarakat di atas kapal adalah prioritas utama yang harus dijaga,” tegasnya. (*2)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari