Rabu, 1 Juli 2026
- Advertisement -

Diterjang Hujan dan Angin, Ikon “Pekanbaru Bertuah” Ambruk

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Ikon tulisan “Pekanbaru Bertuah” di kawasan Simpang Tiga, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bukit Raya, roboh setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Senin (4/5/2026). Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kondisi tanah di sekitar lokasi menjadi tidak stabil.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dan segera mengambil langkah penanganan di lapangan.

Menurutnya, beberapa bagian huruf pada ikon tersebut mengalami kerusakan dan roboh. Perbaikan pun langsung diinstruksikan oleh Wali Kota agar segera dilakukan.

“Kita segera lakukan perbaikan. Ada beberapa huruf yang roboh dan sudah ada instruksi untuk segera diperbaiki,” ujar Reza, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:  Hasilkan Hilirisasi Turunan Gaharu

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah di sisi parit terkikis hingga mengalami penurunan atau amblas. Kondisi ini membuat struktur penopang huruf menjadi tidak stabil.

Akibatnya, sejumlah huruf pada tulisan tersebut, terutama huruf P dan E, kehilangan penyangga dan jatuh ke dalam parit di sekitar lokasi.

Tak hanya itu, turap penahan tanah di bibir parit yang sebelumnya berfungsi menjaga kestabilan tanah juga mengalami kerusakan akibat derasnya aliran air. Hal ini memperburuk kondisi tanah sehingga tidak lagi mampu menopang konstruksi huruf.

Reza menjelaskan, kerusakan utama dipicu oleh terkikisnya turap parit yang kemudian menyebabkan longsornya tanah di jalur hijau tempat ikon tersebut berdiri.

Saat ini, tim DLHK tengah melakukan proses perbaikan. Huruf-huruf yang roboh telah diamankan, sementara fokus pekerjaan diarahkan pada pembenahan turap serta pembangunan pondasi baru agar struktur dapat kembali berdiri dengan kuat.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat di Sukajadi, 8 Rumah Kontrakan Hangus Seketika

“Tim sedang bekerja di lapangan. Ini disebabkan oleh faktor alam, dan kita pastikan segera diperbaiki,” pungkasnya.(ilo)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Ikon tulisan “Pekanbaru Bertuah” di kawasan Simpang Tiga, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bukit Raya, roboh setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Senin (4/5/2026). Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kondisi tanah di sekitar lokasi menjadi tidak stabil.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dan segera mengambil langkah penanganan di lapangan.

Menurutnya, beberapa bagian huruf pada ikon tersebut mengalami kerusakan dan roboh. Perbaikan pun langsung diinstruksikan oleh Wali Kota agar segera dilakukan.

“Kita segera lakukan perbaikan. Ada beberapa huruf yang roboh dan sudah ada instruksi untuk segera diperbaiki,” ujar Reza, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:  Dishub Serahkan ke Penegak Hukum

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah di sisi parit terkikis hingga mengalami penurunan atau amblas. Kondisi ini membuat struktur penopang huruf menjadi tidak stabil.

- Advertisement -

Akibatnya, sejumlah huruf pada tulisan tersebut, terutama huruf P dan E, kehilangan penyangga dan jatuh ke dalam parit di sekitar lokasi.

Tak hanya itu, turap penahan tanah di bibir parit yang sebelumnya berfungsi menjaga kestabilan tanah juga mengalami kerusakan akibat derasnya aliran air. Hal ini memperburuk kondisi tanah sehingga tidak lagi mampu menopang konstruksi huruf.

- Advertisement -

Reza menjelaskan, kerusakan utama dipicu oleh terkikisnya turap parit yang kemudian menyebabkan longsornya tanah di jalur hijau tempat ikon tersebut berdiri.

Saat ini, tim DLHK tengah melakukan proses perbaikan. Huruf-huruf yang roboh telah diamankan, sementara fokus pekerjaan diarahkan pada pembenahan turap serta pembangunan pondasi baru agar struktur dapat kembali berdiri dengan kuat.

Baca Juga:  Prodi Pulmonologi Unri Beri Penyuluhan Kesehatan Paru untuk Pekerja

“Tim sedang bekerja di lapangan. Ini disebabkan oleh faktor alam, dan kita pastikan segera diperbaiki,” pungkasnya.(ilo)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Ikon tulisan “Pekanbaru Bertuah” di kawasan Simpang Tiga, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bukit Raya, roboh setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Senin (4/5/2026). Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kondisi tanah di sekitar lokasi menjadi tidak stabil.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dan segera mengambil langkah penanganan di lapangan.

Menurutnya, beberapa bagian huruf pada ikon tersebut mengalami kerusakan dan roboh. Perbaikan pun langsung diinstruksikan oleh Wali Kota agar segera dilakukan.

“Kita segera lakukan perbaikan. Ada beberapa huruf yang roboh dan sudah ada instruksi untuk segera diperbaiki,” ujar Reza, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:  Kebakaran Hebat di Sukajadi, 8 Rumah Kontrakan Hangus Seketika

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah di sisi parit terkikis hingga mengalami penurunan atau amblas. Kondisi ini membuat struktur penopang huruf menjadi tidak stabil.

Akibatnya, sejumlah huruf pada tulisan tersebut, terutama huruf P dan E, kehilangan penyangga dan jatuh ke dalam parit di sekitar lokasi.

Tak hanya itu, turap penahan tanah di bibir parit yang sebelumnya berfungsi menjaga kestabilan tanah juga mengalami kerusakan akibat derasnya aliran air. Hal ini memperburuk kondisi tanah sehingga tidak lagi mampu menopang konstruksi huruf.

Reza menjelaskan, kerusakan utama dipicu oleh terkikisnya turap parit yang kemudian menyebabkan longsornya tanah di jalur hijau tempat ikon tersebut berdiri.

Saat ini, tim DLHK tengah melakukan proses perbaikan. Huruf-huruf yang roboh telah diamankan, sementara fokus pekerjaan diarahkan pada pembenahan turap serta pembangunan pondasi baru agar struktur dapat kembali berdiri dengan kuat.

Baca Juga:  Tetap Lakukan Pengawasan Prokes

“Tim sedang bekerja di lapangan. Ini disebabkan oleh faktor alam, dan kita pastikan segera diperbaiki,” pungkasnya.(ilo)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari