PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Kondisi Jalan Penganyoman di Dusun Wonosri Barat, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, dikeluhkan warga karena kerusakan berupa lubang besar yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara.
Lubang dalam yang berada sekitar 15 meter sebelum simpang empat lampu merah tersebut menjadi ancaman serius, terutama saat malam hari ketika pencahayaan di lokasi minim.
Ruas jalan ini diketahui memiliki aktivitas lalu lintas yang cukup padat, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk anak-anak yang melintas setiap pagi untuk berangkat ke sekolah.
Keberadaan lubang besar berbentuk lingkaran itu telah lama menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan, karena sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Pengendara yang melintas harus ekstra berhati-hati agar tidak terjebak lubang, yang kerap membuat kendaraan kehilangan kendali hingga terjatuh.
Salah seorang warga Desa Koto Tinggi, Mardi, mengatakan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama tanpa adanya penanganan.
Ia menyebutkan, banyak pengendara yang menjadi korban akibat terperosok ke dalam lubang, terutama pengendara sepeda motor.
Menurutnya, kondisi semakin berbahaya saat hujan turun karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Mardi berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas PUPR segera melakukan perbaikan agar tidak menambah jumlah korban kecelakaan.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Rohul H Zukfikri ST melalui Kepala Bidang Bina Marga Rasqi Rades ST memastikan bahwa perbaikan akan segera dilakukan.
Ia menyampaikan, perbaikan jalan Penganyoman dan Jalan Hangtuah telah masuk dalam program pemeliharaan jalan kabupaten tahun ini, khususnya di wilayah Zona I Kecamatan Rambah.
Menurutnya, lokasi kerusakan telah disurvei dan ditandai oleh petugas lapangan sebagai bagian dari persiapan perbaikan.(epp)

