PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 883 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Riau yang tergabung dalam dua kelompok terbang telah diberangkatkan menuju Madinah dan dilaporkan tiba dalam kondisi sehat hingga Ahad (26/4/2026).
Total jemaah tersebut terdiri dari 869 calon haji, 4 Petugas Haji Daerah (PHD), 2 pembimbing KBIHU, serta 8 petugas haji kloter yang mendampingi perjalanan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menjelaskan bahwa dua kloter yang telah diberangkatkan adalah BTH 03 dengan jumlah 443 orang dan BTH 04 sebanyak 440 orang.
Ia memastikan seluruh jemaah dari kedua kloter tersebut telah tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, dalam kondisi sehat.
Meski demikian, terdapat tujuh jemaah asal Pekanbaru yang belum dapat diberangkatkan. Empat di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Batam, sementara tiga lainnya merupakan pendamping yang ikut menunda keberangkatan.
Menurut Defizon, jemaah yang tertunda akan diberangkatkan pada kloter selanjutnya, menyesuaikan dengan kondisi kesehatan serta ketersediaan kursi penerbangan.
Sementara itu, Kepala Kemenhaj Pekanbaru, Haryati, menyampaikan bahwa proses pemberangkatan secara umum berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Ia juga mengingatkan para calon jemaah yang akan berangkat berikutnya untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima.
Menurutnya, menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta mengurangi aktivitas yang melelahkan, termasuk menerima tamu berlebihan, menjadi hal penting menjelang keberangkatan.
Selama berada di Madinah, para jemaah dijadwalkan menjalankan berbagai rangkaian ibadah, seperti Salat Arbain di Masjid Nabawi serta ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah.
Untuk kloter berikutnya, yakni BTH 05, saat ini telah berada di Asrama Haji Batam. Kloter tersebut terdiri dari 438 jemaah asal Kabupaten Kampar, dua jemaah dari Kabupaten Siak, serta satu pembimbing KBIHU yang didampingi dua PHD dan empat petugas kloter.(ilo)

