TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Duka menyelimuti keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kuantan Singingi. Seorang jemaah bernama Ngadiyem binti Arjo (74), warga Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, meninggal dunia pada Selasa (28/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Ngadiyem menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hermina Pekanbaru setelah sebelumnya dirujuk dari RSUD Teluk Kuantan pada siang hari.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, almarhumah mengalami serangan jantung. Kondisi tersebut dipicu setelah ia sempat mengalami sesak napas saat mengikuti prosesi pelepasan JCH Kuansing di Masjid Agung Raudha Teluk Kuantan.
Selain itu, diketahui Ngadiyem juga memiliki riwayat penyakit diabetes serta gangguan paru-paru.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga yang mendampingi segera mengurus proses administrasi di rumah sakit. Sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya.
Jenazah tiba di rumah duka pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Selanjutnya, pada pagi hari pukul 09.00 WIB, almarhumah dimakamkan di desa setempat.
Pelaksana Tugas Camat Sentajo Raya, Wandy Gunawan, mengatakan proses pemakaman berlangsung lancar dan dihadiri pihak keluarga serta masyarakat.
Ia bersama kepala desa dan warga turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Pihak keluarga juga telah menerima kepergian almarhumah dengan ikhlas.(dac)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Duka menyelimuti keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kuantan Singingi. Seorang jemaah bernama Ngadiyem binti Arjo (74), warga Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, meninggal dunia pada Selasa (28/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Ngadiyem menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hermina Pekanbaru setelah sebelumnya dirujuk dari RSUD Teluk Kuantan pada siang hari.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, almarhumah mengalami serangan jantung. Kondisi tersebut dipicu setelah ia sempat mengalami sesak napas saat mengikuti prosesi pelepasan JCH Kuansing di Masjid Agung Raudha Teluk Kuantan.
Selain itu, diketahui Ngadiyem juga memiliki riwayat penyakit diabetes serta gangguan paru-paru.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga yang mendampingi segera mengurus proses administrasi di rumah sakit. Sekitar pukul 23.00 WIB, jenazah langsung dibawa pulang ke kampung halamannya di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya.
Jenazah tiba di rumah duka pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Selanjutnya, pada pagi hari pukul 09.00 WIB, almarhumah dimakamkan di desa setempat.
Pelaksana Tugas Camat Sentajo Raya, Wandy Gunawan, mengatakan proses pemakaman berlangsung lancar dan dihadiri pihak keluarga serta masyarakat.
Ia bersama kepala desa dan warga turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Pihak keluarga juga telah menerima kepergian almarhumah dengan ikhlas.(dac)