Kamis, 30 April 2026
- Advertisement -

45 Jemaah Haji Riau Akhirnya Berangkat Usai Alami Penundaan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 45 jemaah haji asal Provinsi Riau yang sebelumnya mengalami penundaan keberangkatan akhirnya diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu (29/4/2026). Keberangkatan dilakukan dengan menggabungkan mereka ke dalam Kloter 7 BTH.

Sebelumnya, para jemaah tersebut tergabung dalam Kloter 6 BTH dan dijadwalkan berangkat pada Selasa (28/4/2026). Namun, karena adanya kendala, keberangkatan mereka sempat tertunda.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H Defizon SKom MSi, memastikan bahwa seluruh jemaah yang terdampak penundaan kini telah diberangkatkan.

“Jemaah Kloter 6 yang dimutasi ke Kloter 7 sudah diberangkatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa langkah mutasi kloter dilakukan sebagai solusi agar jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama untuk berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga:  Berkas Perkara SH Dinyatakan Lengkap

“Penyesuaian kloter ini kami lakukan agar jemaah tetap bisa berangkat secepatnya dan tidak mengganggu jadwal ibadah mereka,” jelas Defizon.

Selain itu, pihaknya juga terus memantau kondisi jemaah yang belum bisa diberangkatkan, khususnya mereka yang tengah menjalani perawatan kesehatan.

“Kami terus berkoordinasi dengan tim medis, baik untuk jemaah yang dirawat di Batam maupun yang sakit di daerah, agar mereka dapat segera pulih dan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” tambahnya.

Hingga 29 April 2026, total jemaah haji asal Riau yang telah diberangkatkan mencapai 2.208 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 2.175 jemaah haji, 10 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, serta 20 petugas kloter.

Baca Juga:  Riau Masuk 15 Provinsi Dilaporkan Nihil Kasus Baru

Sementara itu, masih terdapat sejumlah jemaah yang belum dapat berangkat. Tercatat 7 orang masih menjalani perawatan di Batam, 5 orang pendamping turut menunggu, serta 4 jemaah lainnya dalam kondisi sakit di daerah masing-masing.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 45 jemaah haji asal Provinsi Riau yang sebelumnya mengalami penundaan keberangkatan akhirnya diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu (29/4/2026). Keberangkatan dilakukan dengan menggabungkan mereka ke dalam Kloter 7 BTH.

Sebelumnya, para jemaah tersebut tergabung dalam Kloter 6 BTH dan dijadwalkan berangkat pada Selasa (28/4/2026). Namun, karena adanya kendala, keberangkatan mereka sempat tertunda.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H Defizon SKom MSi, memastikan bahwa seluruh jemaah yang terdampak penundaan kini telah diberangkatkan.

“Jemaah Kloter 6 yang dimutasi ke Kloter 7 sudah diberangkatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa langkah mutasi kloter dilakukan sebagai solusi agar jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama untuk berangkat ke Tanah Suci.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pelantikan Kwarcab Baru Pekanbaru: Pramuka Jadi Garda Terdepan Bentuk Karakter

“Penyesuaian kloter ini kami lakukan agar jemaah tetap bisa berangkat secepatnya dan tidak mengganggu jadwal ibadah mereka,” jelas Defizon.

Selain itu, pihaknya juga terus memantau kondisi jemaah yang belum bisa diberangkatkan, khususnya mereka yang tengah menjalani perawatan kesehatan.

- Advertisement -

“Kami terus berkoordinasi dengan tim medis, baik untuk jemaah yang dirawat di Batam maupun yang sakit di daerah, agar mereka dapat segera pulih dan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” tambahnya.

Hingga 29 April 2026, total jemaah haji asal Riau yang telah diberangkatkan mencapai 2.208 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 2.175 jemaah haji, 10 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, serta 20 petugas kloter.

Baca Juga:  Antisipasi Klaster Baru

Sementara itu, masih terdapat sejumlah jemaah yang belum dapat berangkat. Tercatat 7 orang masih menjalani perawatan di Batam, 5 orang pendamping turut menunggu, serta 4 jemaah lainnya dalam kondisi sakit di daerah masing-masing.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 45 jemaah haji asal Provinsi Riau yang sebelumnya mengalami penundaan keberangkatan akhirnya diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu (29/4/2026). Keberangkatan dilakukan dengan menggabungkan mereka ke dalam Kloter 7 BTH.

Sebelumnya, para jemaah tersebut tergabung dalam Kloter 6 BTH dan dijadwalkan berangkat pada Selasa (28/4/2026). Namun, karena adanya kendala, keberangkatan mereka sempat tertunda.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, H Defizon SKom MSi, memastikan bahwa seluruh jemaah yang terdampak penundaan kini telah diberangkatkan.

“Jemaah Kloter 6 yang dimutasi ke Kloter 7 sudah diberangkatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa langkah mutasi kloter dilakukan sebagai solusi agar jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama untuk berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga:  Irjen Pol Herry Heryawan Resmi Jabat Kapolda Riau

“Penyesuaian kloter ini kami lakukan agar jemaah tetap bisa berangkat secepatnya dan tidak mengganggu jadwal ibadah mereka,” jelas Defizon.

Selain itu, pihaknya juga terus memantau kondisi jemaah yang belum bisa diberangkatkan, khususnya mereka yang tengah menjalani perawatan kesehatan.

“Kami terus berkoordinasi dengan tim medis, baik untuk jemaah yang dirawat di Batam maupun yang sakit di daerah, agar mereka dapat segera pulih dan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” tambahnya.

Hingga 29 April 2026, total jemaah haji asal Riau yang telah diberangkatkan mencapai 2.208 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 2.175 jemaah haji, 10 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing KBIHU, serta 20 petugas kloter.

Baca Juga:  Meninggal, Ahli Waris Petugas KPPS Dapat Asuransi

Sementara itu, masih terdapat sejumlah jemaah yang belum dapat berangkat. Tercatat 7 orang masih menjalani perawatan di Batam, 5 orang pendamping turut menunggu, serta 4 jemaah lainnya dalam kondisi sakit di daerah masing-masing.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari