Jumat, 25 September 2026
- Advertisement -

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 290 bilik asrama santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Burhanuddin, Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, hangus terbakar. Bupati Kampar Ahmad Yuzar langsung meninjau lokasi sehari setelah kebakaran, Selasa (11/8/2026).

Kebakaran terjadi pada Senin (10/8/2026) malam. Deretan bilik santri yang masing-masing berukuran 2 x 2 meter tidak dapat diselamatkan dari kobaran api.

Meski mengakibatkan kerugian material yang cukup besar, musibah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Saat kebakaran berlangsung, seluruh santri sedang berada di masjid untuk menjalankan ibadah.

Selain melihat kondisi pesantren setelah kebakaran, Ahmad Yuzar memastikan kebutuhan para santri terdampak segera dipenuhi. Pemkab Kampar juga menyalurkan berbagai bantuan sekaligus menyiapkan tempat penampungan sementara di lingkungan pesantren.

Baca Juga:  Pariaman Launching COE Pariwisata 2022 di Kampar

“Atas nama Pemkab Kampar, kami menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin ini. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan dasar para santri terpenuhi tanpa hambatan,” ujar Ahmad Yuzar.

Penanganan dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial. Kedua instansi tersebut bergerak mendirikan tenda darurat agar para santri memiliki tempat sementara setelah kehilangan bilik asrama mereka.

Bantuan yang diberikan mencakup makanan siap saji dan lauk-pauk, beras, pakaian layak pakai, kasur, selimut, serta tenda gulung. Pemkab Kampar juga menyalurkan 100 paket hygiene kit untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan kebersihan para santri.

Pimpinan Ponpes Syekh Burhanuddin, Abuya Ahmad Junaidi, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan para relawan dalam menangani kondisi pascakebakaran.

Baca Juga:  Waduk Surut Ekstrem, Kampung yang Hilang di PLTA Koto Panjang Muncul Lagi

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena saat kejadian anak-anak sedang beribadah di masjid. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran yang bergerak cepat mendirikan tenda serta membawa bantuan untuk para santri,” ungkap Abuya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kampar didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Yuricho Efril, Kepala Dinas Kominfo Lukmansyah Badoe, Kalaksa BPBD Azwan, serta Kepala Dinas Sosial Agustar.

Pemkab Kampar memastikan penanganan tidak berhenti pada pemberian bantuan awal. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal proses pemulihan hingga lingkungan Ponpes Syekh Burhanuddin kembali dapat menjalankan aktivitas seperti biasa. (kom)

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 290 bilik asrama santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Burhanuddin, Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, hangus terbakar. Bupati Kampar Ahmad Yuzar langsung meninjau lokasi sehari setelah kebakaran, Selasa (11/8/2026).

Kebakaran terjadi pada Senin (10/8/2026) malam. Deretan bilik santri yang masing-masing berukuran 2 x 2 meter tidak dapat diselamatkan dari kobaran api.

Meski mengakibatkan kerugian material yang cukup besar, musibah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Saat kebakaran berlangsung, seluruh santri sedang berada di masjid untuk menjalankan ibadah.

Selain melihat kondisi pesantren setelah kebakaran, Ahmad Yuzar memastikan kebutuhan para santri terdampak segera dipenuhi. Pemkab Kampar juga menyalurkan berbagai bantuan sekaligus menyiapkan tempat penampungan sementara di lingkungan pesantren.

Baca Juga:  Waduk Surut Ekstrem, Kampung yang Hilang di PLTA Koto Panjang Muncul Lagi

“Atas nama Pemkab Kampar, kami menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin ini. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan dasar para santri terpenuhi tanpa hambatan,” ujar Ahmad Yuzar.

- Advertisement -

Penanganan dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial. Kedua instansi tersebut bergerak mendirikan tenda darurat agar para santri memiliki tempat sementara setelah kehilangan bilik asrama mereka.

Bantuan yang diberikan mencakup makanan siap saji dan lauk-pauk, beras, pakaian layak pakai, kasur, selimut, serta tenda gulung. Pemkab Kampar juga menyalurkan 100 paket hygiene kit untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan kebersihan para santri.

- Advertisement -

Pimpinan Ponpes Syekh Burhanuddin, Abuya Ahmad Junaidi, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan para relawan dalam menangani kondisi pascakebakaran.

Baca Juga:  Tega! Siswa SMK Habisi Teman Sendiri karena Tak Puas Bagi Hasil Jual Motor

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena saat kejadian anak-anak sedang beribadah di masjid. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran yang bergerak cepat mendirikan tenda serta membawa bantuan untuk para santri,” ungkap Abuya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kampar didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Yuricho Efril, Kepala Dinas Kominfo Lukmansyah Badoe, Kalaksa BPBD Azwan, serta Kepala Dinas Sosial Agustar.

Pemkab Kampar memastikan penanganan tidak berhenti pada pemberian bantuan awal. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal proses pemulihan hingga lingkungan Ponpes Syekh Burhanuddin kembali dapat menjalankan aktivitas seperti biasa. (kom)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 290 bilik asrama santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Burhanuddin, Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, hangus terbakar. Bupati Kampar Ahmad Yuzar langsung meninjau lokasi sehari setelah kebakaran, Selasa (11/8/2026).

Kebakaran terjadi pada Senin (10/8/2026) malam. Deretan bilik santri yang masing-masing berukuran 2 x 2 meter tidak dapat diselamatkan dari kobaran api.

Meski mengakibatkan kerugian material yang cukup besar, musibah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Saat kebakaran berlangsung, seluruh santri sedang berada di masjid untuk menjalankan ibadah.

Selain melihat kondisi pesantren setelah kebakaran, Ahmad Yuzar memastikan kebutuhan para santri terdampak segera dipenuhi. Pemkab Kampar juga menyalurkan berbagai bantuan sekaligus menyiapkan tempat penampungan sementara di lingkungan pesantren.

Baca Juga:  SMAN 2 Singingi Wakili Kuansing ke FLS3N Tingkat Provinsi

“Atas nama Pemkab Kampar, kami menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin ini. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan dasar para santri terpenuhi tanpa hambatan,” ujar Ahmad Yuzar.

Penanganan dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial. Kedua instansi tersebut bergerak mendirikan tenda darurat agar para santri memiliki tempat sementara setelah kehilangan bilik asrama mereka.

Bantuan yang diberikan mencakup makanan siap saji dan lauk-pauk, beras, pakaian layak pakai, kasur, selimut, serta tenda gulung. Pemkab Kampar juga menyalurkan 100 paket hygiene kit untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan kebersihan para santri.

Pimpinan Ponpes Syekh Burhanuddin, Abuya Ahmad Junaidi, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan para relawan dalam menangani kondisi pascakebakaran.

Baca Juga:  Tim Audit PKKN Bersama Penyidik Kejari Kampar Datangi RSUD Bangkinang

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena saat kejadian anak-anak sedang beribadah di masjid. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran yang bergerak cepat mendirikan tenda serta membawa bantuan untuk para santri,” ungkap Abuya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kampar didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Yuricho Efril, Kepala Dinas Kominfo Lukmansyah Badoe, Kalaksa BPBD Azwan, serta Kepala Dinas Sosial Agustar.

Pemkab Kampar memastikan penanganan tidak berhenti pada pemberian bantuan awal. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal proses pemulihan hingga lingkungan Ponpes Syekh Burhanuddin kembali dapat menjalankan aktivitas seperti biasa. (kom)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari