Senin, 10 Agustus 2026
- Advertisement -

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda resmi menyandang gelar Bujang dan Dara Kabupaten Kepulauan Meranti 2026. Keduanya terpilih melalui Grandfinal Pemilihan Bujang Dara Kabupaten Kepulauan Meranti yang berlangsung di Afifa Sport Center Selatpanjang, Sabtu (8/8) malam.

Pemilihan tahun ini mengangkat tema “Sagu Meranti Mendunia: Sinergi Muda, Pesona Budaya dan Inovasi Ekonomi Kreatif”. Ajang tersebut menjadi sarana untuk mencari putra-putri terbaik Kepulauan Meranti yang nantinya akan membawa nama daerah dalam Pemilihan Bujang Dara tingkat Provinsi Riau.

Proses pemilihan telah berlangsung sejak 2 Agustus 2026. Tahapan diawali wawancara dan seleksi finalis, kemudian dilanjutkan dengan penentuan nomor urut serta pasangan finalis.

Tercatat 46 peserta mendaftarkan diri, terdiri dari 21 Bujang dan 25 Dara. Dari jumlah tersebut, 24 finalis atau 12 pasangan berhasil melaju ke malam grandfinal. Mereka terdiri atas 12 Bujang dan 12 Dara.

Baca Juga:  Bobot Tak Memenuhi Ketentuan, Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Meranti Dipasok dari Luar

Para finalis berasal dari berbagai kecamatan di Kepulauan Meranti. Di antaranya Tebing Tinggi Barat, Rangsang, Rangsang Barat, Tebing Tinggi Timur, Merbau, Tasik Putri Puyu serta peserta dari kategori umum.

Pada hasil akhir, Muhammad Fazya Kurniawan berhasil meraih gelar Bujang 1 Meranti 2026. Sementara posisi Dara 1 Meranti 2026 diberikan kepada Halda Mirsyanda.

Untuk posisi kedua, gelar Bujang 2 diraih Muhammad Haji Ramza, sedangkan Dara 2 diraih Rahayu Safitri. Adapun Bujang 3 menjadi milik Muhammad Rido Islamy dan Dara 3 diraih Zahra Sintia Asmara.

Malam grandfinal tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Saiful Bakhri serta sejumlah undangan lainnya.

Kepala Disporapar Kepulauan Meranti Saiful Bakhri mengatakan, pemilihan Bujang Dara bukan semata-mata kompetisi untuk menentukan pemenang. Mereka yang terpilih diharapkan dapat ikut membantu pemerintah daerah memperkenalkan potensi yang dimiliki Meranti.

Baca Juga:  Hak Penyandang Disabilitas Diperkuat dengan Perda

”Bujang Dara berfungsi sebagai garda terdepan dalam mempromosikan potensi lokal. Mulai dari kekayaan budaya, wisata hingga potensi sagu,” ujarnya dalam laporan kegiatan.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, malam grandfinal bukan sekadar ajang untuk menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi proses memilih putra-putri terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Kepulauan Meranti ke tingkat Provinsi Riau.

”Sekali lagi, malam final ini bukan malam kompetitor. Kita memilih putra-putri terbaik Kabupaten Meranti yang akan menjadi wakil kita pada Bujang dan Dara Provinsi Riau,” kata Muzamil. (wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda resmi menyandang gelar Bujang dan Dara Kabupaten Kepulauan Meranti 2026. Keduanya terpilih melalui Grandfinal Pemilihan Bujang Dara Kabupaten Kepulauan Meranti yang berlangsung di Afifa Sport Center Selatpanjang, Sabtu (8/8) malam.

Pemilihan tahun ini mengangkat tema “Sagu Meranti Mendunia: Sinergi Muda, Pesona Budaya dan Inovasi Ekonomi Kreatif”. Ajang tersebut menjadi sarana untuk mencari putra-putri terbaik Kepulauan Meranti yang nantinya akan membawa nama daerah dalam Pemilihan Bujang Dara tingkat Provinsi Riau.

Proses pemilihan telah berlangsung sejak 2 Agustus 2026. Tahapan diawali wawancara dan seleksi finalis, kemudian dilanjutkan dengan penentuan nomor urut serta pasangan finalis.

Tercatat 46 peserta mendaftarkan diri, terdiri dari 21 Bujang dan 25 Dara. Dari jumlah tersebut, 24 finalis atau 12 pasangan berhasil melaju ke malam grandfinal. Mereka terdiri atas 12 Bujang dan 12 Dara.

Baca Juga:  4 Km Jalan Aspal Baru di Pelalawan, Program CSR PT Arara Abadi Tuntas Bertahap

Para finalis berasal dari berbagai kecamatan di Kepulauan Meranti. Di antaranya Tebing Tinggi Barat, Rangsang, Rangsang Barat, Tebing Tinggi Timur, Merbau, Tasik Putri Puyu serta peserta dari kategori umum.

- Advertisement -

Pada hasil akhir, Muhammad Fazya Kurniawan berhasil meraih gelar Bujang 1 Meranti 2026. Sementara posisi Dara 1 Meranti 2026 diberikan kepada Halda Mirsyanda.

Untuk posisi kedua, gelar Bujang 2 diraih Muhammad Haji Ramza, sedangkan Dara 2 diraih Rahayu Safitri. Adapun Bujang 3 menjadi milik Muhammad Rido Islamy dan Dara 3 diraih Zahra Sintia Asmara.

- Advertisement -

Malam grandfinal tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Saiful Bakhri serta sejumlah undangan lainnya.

Kepala Disporapar Kepulauan Meranti Saiful Bakhri mengatakan, pemilihan Bujang Dara bukan semata-mata kompetisi untuk menentukan pemenang. Mereka yang terpilih diharapkan dapat ikut membantu pemerintah daerah memperkenalkan potensi yang dimiliki Meranti.

Baca Juga:  6.000 Warga Meranti Bekerja di Malaysia

”Bujang Dara berfungsi sebagai garda terdepan dalam mempromosikan potensi lokal. Mulai dari kekayaan budaya, wisata hingga potensi sagu,” ujarnya dalam laporan kegiatan.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, malam grandfinal bukan sekadar ajang untuk menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi proses memilih putra-putri terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Kepulauan Meranti ke tingkat Provinsi Riau.

”Sekali lagi, malam final ini bukan malam kompetitor. Kita memilih putra-putri terbaik Kabupaten Meranti yang akan menjadi wakil kita pada Bujang dan Dara Provinsi Riau,” kata Muzamil. (wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda resmi menyandang gelar Bujang dan Dara Kabupaten Kepulauan Meranti 2026. Keduanya terpilih melalui Grandfinal Pemilihan Bujang Dara Kabupaten Kepulauan Meranti yang berlangsung di Afifa Sport Center Selatpanjang, Sabtu (8/8) malam.

Pemilihan tahun ini mengangkat tema “Sagu Meranti Mendunia: Sinergi Muda, Pesona Budaya dan Inovasi Ekonomi Kreatif”. Ajang tersebut menjadi sarana untuk mencari putra-putri terbaik Kepulauan Meranti yang nantinya akan membawa nama daerah dalam Pemilihan Bujang Dara tingkat Provinsi Riau.

Proses pemilihan telah berlangsung sejak 2 Agustus 2026. Tahapan diawali wawancara dan seleksi finalis, kemudian dilanjutkan dengan penentuan nomor urut serta pasangan finalis.

Tercatat 46 peserta mendaftarkan diri, terdiri dari 21 Bujang dan 25 Dara. Dari jumlah tersebut, 24 finalis atau 12 pasangan berhasil melaju ke malam grandfinal. Mereka terdiri atas 12 Bujang dan 12 Dara.

Baca Juga:  Energi Mega Persada Bangga Dukung Riau Pos Fun Bike 2026

Para finalis berasal dari berbagai kecamatan di Kepulauan Meranti. Di antaranya Tebing Tinggi Barat, Rangsang, Rangsang Barat, Tebing Tinggi Timur, Merbau, Tasik Putri Puyu serta peserta dari kategori umum.

Pada hasil akhir, Muhammad Fazya Kurniawan berhasil meraih gelar Bujang 1 Meranti 2026. Sementara posisi Dara 1 Meranti 2026 diberikan kepada Halda Mirsyanda.

Untuk posisi kedua, gelar Bujang 2 diraih Muhammad Haji Ramza, sedangkan Dara 2 diraih Rahayu Safitri. Adapun Bujang 3 menjadi milik Muhammad Rido Islamy dan Dara 3 diraih Zahra Sintia Asmara.

Malam grandfinal tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Saiful Bakhri serta sejumlah undangan lainnya.

Kepala Disporapar Kepulauan Meranti Saiful Bakhri mengatakan, pemilihan Bujang Dara bukan semata-mata kompetisi untuk menentukan pemenang. Mereka yang terpilih diharapkan dapat ikut membantu pemerintah daerah memperkenalkan potensi yang dimiliki Meranti.

Baca Juga:  6.000 Warga Meranti Bekerja di Malaysia

”Bujang Dara berfungsi sebagai garda terdepan dalam mempromosikan potensi lokal. Mulai dari kekayaan budaya, wisata hingga potensi sagu,” ujarnya dalam laporan kegiatan.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, malam grandfinal bukan sekadar ajang untuk menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi proses memilih putra-putri terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Kepulauan Meranti ke tingkat Provinsi Riau.

”Sekali lagi, malam final ini bukan malam kompetitor. Kita memilih putra-putri terbaik Kabupaten Meranti yang akan menjadi wakil kita pada Bujang dan Dara Provinsi Riau,” kata Muzamil. (wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari