Sabtu, 2 Mei 2026
- Advertisement -

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Untuk mencegah terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjelang akhir bulan, SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota menambah pasokan hingga 16 ton.

Manajer SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota, Yopi Arya, mengatakan pihaknya telah mengajukan penambahan kuota ke Pertamina sebagai langkah mengurai antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Kami sudah mengusulkan penambahan stok untuk akhir bulan ini agar antrean tidak semakin panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya SPBU hanya menerima pasokan sekitar 8 ton Pertalite dan habis sebelum malam. Namun pada Rabu (29/4), jumlah pasokan meningkat menjadi 16 kiloliter (KL) atau setara 16 ton.

“Belum lama selesai pembongkaran, antrean sudah kembali memadati hingga ke badan jalan,” jelasnya.

Baca Juga:  PSU TPS 005 Disetujui KPU Kepulauan Meranti

Guna mengatasi kepadatan, pihak SPBU bekerja sama dengan aparat kepolisian setempat untuk mengatur jalur antrean agar tetap tertib serta menghindari kemacetan dan potensi konflik antar pengendara.

“Kami menerapkan satu jalur antrean dan menempatkan petugas di lapangan. Namun, masih ada saja yang mencoba menyerobot antrean,” tambahnya.

Terkait distribusi pada 30 April, Yopi mengaku belum memperoleh kepastian. Meski begitu, ia memperkirakan pasokan akan kembali normal pada awal bulan berikutnya.

“Jika mengacu pada kuota bulanan, kemungkinan pada tanggal 1 pasokan akan kembali ditambah untuk normalisasi,” katanya.

Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre.

“Kami berharap masyarakat tidak saling berebut, tidak menyerobot, dan tetap menjaga ketertiban agar tidak terjadi gesekan,” tutupnya.(kom)

Baca Juga:  Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Untuk mencegah terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjelang akhir bulan, SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota menambah pasokan hingga 16 ton.

Manajer SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota, Yopi Arya, mengatakan pihaknya telah mengajukan penambahan kuota ke Pertamina sebagai langkah mengurai antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Kami sudah mengusulkan penambahan stok untuk akhir bulan ini agar antrean tidak semakin panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya SPBU hanya menerima pasokan sekitar 8 ton Pertalite dan habis sebelum malam. Namun pada Rabu (29/4), jumlah pasokan meningkat menjadi 16 kiloliter (KL) atau setara 16 ton.

“Belum lama selesai pembongkaran, antrean sudah kembali memadati hingga ke badan jalan,” jelasnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Wako Agung Tinjau Dapur Gizi Polresta Pekanbaru, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Guna mengatasi kepadatan, pihak SPBU bekerja sama dengan aparat kepolisian setempat untuk mengatur jalur antrean agar tetap tertib serta menghindari kemacetan dan potensi konflik antar pengendara.

“Kami menerapkan satu jalur antrean dan menempatkan petugas di lapangan. Namun, masih ada saja yang mencoba menyerobot antrean,” tambahnya.

- Advertisement -

Terkait distribusi pada 30 April, Yopi mengaku belum memperoleh kepastian. Meski begitu, ia memperkirakan pasokan akan kembali normal pada awal bulan berikutnya.

“Jika mengacu pada kuota bulanan, kemungkinan pada tanggal 1 pasokan akan kembali ditambah untuk normalisasi,” katanya.

Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre.

“Kami berharap masyarakat tidak saling berebut, tidak menyerobot, dan tetap menjaga ketertiban agar tidak terjadi gesekan,” tutupnya.(kom)

Baca Juga:  11 Hektare Lahan Terbakar di Kampar
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Untuk mencegah terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjelang akhir bulan, SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota menambah pasokan hingga 16 ton.

Manajer SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota, Yopi Arya, mengatakan pihaknya telah mengajukan penambahan kuota ke Pertamina sebagai langkah mengurai antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Kami sudah mengusulkan penambahan stok untuk akhir bulan ini agar antrean tidak semakin panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya SPBU hanya menerima pasokan sekitar 8 ton Pertalite dan habis sebelum malam. Namun pada Rabu (29/4), jumlah pasokan meningkat menjadi 16 kiloliter (KL) atau setara 16 ton.

“Belum lama selesai pembongkaran, antrean sudah kembali memadati hingga ke badan jalan,” jelasnya.

Baca Juga:  Tokoh Muda Kampar Bicara Kepemimpinan Catur dan Tugas Berat Pj Bupati Kampar

Guna mengatasi kepadatan, pihak SPBU bekerja sama dengan aparat kepolisian setempat untuk mengatur jalur antrean agar tetap tertib serta menghindari kemacetan dan potensi konflik antar pengendara.

“Kami menerapkan satu jalur antrean dan menempatkan petugas di lapangan. Namun, masih ada saja yang mencoba menyerobot antrean,” tambahnya.

Terkait distribusi pada 30 April, Yopi mengaku belum memperoleh kepastian. Meski begitu, ia memperkirakan pasokan akan kembali normal pada awal bulan berikutnya.

“Jika mengacu pada kuota bulanan, kemungkinan pada tanggal 1 pasokan akan kembali ditambah untuk normalisasi,” katanya.

Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre.

“Kami berharap masyarakat tidak saling berebut, tidak menyerobot, dan tetap menjaga ketertiban agar tidak terjadi gesekan,” tutupnya.(kom)

Baca Juga:  Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari