Sabtu, 2 Mei 2026
- Advertisement -

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Antrean kendaraan tampak memanjang di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru, Jumat (1/5/2026). Kondisi ini terjadi baik di kawasan pinggiran maupun pusat kota dengan karakter antrean yang berbeda.

Di wilayah pinggiran seperti Marpoyan Damai dan Tenayan Raya, antrean didominasi truk-truk besar. Sementara di kawasan tengah kota seperti Sukajadi, antrean dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat.

Muhammad Fadhli (35), warga Pematang Kapau, Tenayan Raya, mengaku antrean panjang untuk pengisian BBM jenis pertalite bagi mobil sudah terjadi dalam tiga hari terakhir di wilayahnya.

Karena khawatir kehabisan bahan bakar, ia memilih mencari SPBU yang tetap beroperasi 24 jam pada Jumat dini hari. Fadhli akhirnya mendapatkan BBM di SPBU Jalan Ababil, Sukajadi.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pencuri Handphone di Warnet

Dengan kondisi bahan bakar di tangki mobil yang hampir habis, ia harus bertahan dalam antrean panjang sambil mematikan AC untuk menghemat bensin. Situasi tersebut membuatnya merasa tidak nyaman karena harus berdesakan dengan kendaraan lain.

“Aduh, satu jam juga. Tapi ya sudahlah, daripada harus beli eceran. Itu ada juga motor yang sampai didorong,” ujarnya sambil menyeka keringat.

Fadhli juga mengungkapkan bahwa dua hari sebelumnya ia sempat membeli BBM eceran di kawasan Imam Munandar karena tidak kuat menunggu antrean panjang.

Ia mengaku mengeluarkan Rp70 ribu untuk membeli bensin eceran. Meski demikian, ia memilih tetap antre kali ini demi mendapatkan BBM dengan harga normal.

Sementara itu, kondisi serupa juga dialami pengendara sepeda motor, Aldino Putra. Ia memilih antre pada siang hari di SPBU Jalan Dahlia, Sukajadi.

Baca Juga:  Warga Kulim Serbu Gerakan Pangan Murah, 5 Ton Sembako Habis dalam Hitungan Jam

Saat ditemui sekitar pukul 15.30 WIB, Aldino menilai antrean kali ini jauh lebih panjang dibanding biasanya.

“Biasanya antre panjang itu solar, tapi sekarang pertalite. Di SPBU Dahlia belum pernah sepanjang ini,” ujarnya.

Meski harus menunggu lama, Aldino tetap bertahan dalam antrean karena mendapat informasi bahwa beberapa SPBU di Pekanbaru mengalami kekosongan BBM.

Ia memilih mengisi bahan bakar lebih awal untuk menghindari kendala saat kembali beraktivitas di hari kerja.

“Dapat info dari teman-teman ada SPBU yang kosong. Jadi lebih baik antre sekarang, yang penting nanti saat masuk kerja sudah aman,” tutupnya.(end)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Antrean kendaraan tampak memanjang di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru, Jumat (1/5/2026). Kondisi ini terjadi baik di kawasan pinggiran maupun pusat kota dengan karakter antrean yang berbeda.

Di wilayah pinggiran seperti Marpoyan Damai dan Tenayan Raya, antrean didominasi truk-truk besar. Sementara di kawasan tengah kota seperti Sukajadi, antrean dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat.

Muhammad Fadhli (35), warga Pematang Kapau, Tenayan Raya, mengaku antrean panjang untuk pengisian BBM jenis pertalite bagi mobil sudah terjadi dalam tiga hari terakhir di wilayahnya.

Karena khawatir kehabisan bahan bakar, ia memilih mencari SPBU yang tetap beroperasi 24 jam pada Jumat dini hari. Fadhli akhirnya mendapatkan BBM di SPBU Jalan Ababil, Sukajadi.

Baca Juga:  Lahan Kosong Kompleks MPP Digungsikan Jadi Lapangan

Dengan kondisi bahan bakar di tangki mobil yang hampir habis, ia harus bertahan dalam antrean panjang sambil mematikan AC untuk menghemat bensin. Situasi tersebut membuatnya merasa tidak nyaman karena harus berdesakan dengan kendaraan lain.

- Advertisement -

“Aduh, satu jam juga. Tapi ya sudahlah, daripada harus beli eceran. Itu ada juga motor yang sampai didorong,” ujarnya sambil menyeka keringat.

Fadhli juga mengungkapkan bahwa dua hari sebelumnya ia sempat membeli BBM eceran di kawasan Imam Munandar karena tidak kuat menunggu antrean panjang.

- Advertisement -

Ia mengaku mengeluarkan Rp70 ribu untuk membeli bensin eceran. Meski demikian, ia memilih tetap antre kali ini demi mendapatkan BBM dengan harga normal.

Sementara itu, kondisi serupa juga dialami pengendara sepeda motor, Aldino Putra. Ia memilih antre pada siang hari di SPBU Jalan Dahlia, Sukajadi.

Baca Juga:  Segera Lakukan Operasi Pasar

Saat ditemui sekitar pukul 15.30 WIB, Aldino menilai antrean kali ini jauh lebih panjang dibanding biasanya.

“Biasanya antre panjang itu solar, tapi sekarang pertalite. Di SPBU Dahlia belum pernah sepanjang ini,” ujarnya.

Meski harus menunggu lama, Aldino tetap bertahan dalam antrean karena mendapat informasi bahwa beberapa SPBU di Pekanbaru mengalami kekosongan BBM.

Ia memilih mengisi bahan bakar lebih awal untuk menghindari kendala saat kembali beraktivitas di hari kerja.

“Dapat info dari teman-teman ada SPBU yang kosong. Jadi lebih baik antre sekarang, yang penting nanti saat masuk kerja sudah aman,” tutupnya.(end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Antrean kendaraan tampak memanjang di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru, Jumat (1/5/2026). Kondisi ini terjadi baik di kawasan pinggiran maupun pusat kota dengan karakter antrean yang berbeda.

Di wilayah pinggiran seperti Marpoyan Damai dan Tenayan Raya, antrean didominasi truk-truk besar. Sementara di kawasan tengah kota seperti Sukajadi, antrean dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat.

Muhammad Fadhli (35), warga Pematang Kapau, Tenayan Raya, mengaku antrean panjang untuk pengisian BBM jenis pertalite bagi mobil sudah terjadi dalam tiga hari terakhir di wilayahnya.

Karena khawatir kehabisan bahan bakar, ia memilih mencari SPBU yang tetap beroperasi 24 jam pada Jumat dini hari. Fadhli akhirnya mendapatkan BBM di SPBU Jalan Ababil, Sukajadi.

Baca Juga:  Penasihat Hukum Berharap SH Hadir di Ruang Sidang

Dengan kondisi bahan bakar di tangki mobil yang hampir habis, ia harus bertahan dalam antrean panjang sambil mematikan AC untuk menghemat bensin. Situasi tersebut membuatnya merasa tidak nyaman karena harus berdesakan dengan kendaraan lain.

“Aduh, satu jam juga. Tapi ya sudahlah, daripada harus beli eceran. Itu ada juga motor yang sampai didorong,” ujarnya sambil menyeka keringat.

Fadhli juga mengungkapkan bahwa dua hari sebelumnya ia sempat membeli BBM eceran di kawasan Imam Munandar karena tidak kuat menunggu antrean panjang.

Ia mengaku mengeluarkan Rp70 ribu untuk membeli bensin eceran. Meski demikian, ia memilih tetap antre kali ini demi mendapatkan BBM dengan harga normal.

Sementara itu, kondisi serupa juga dialami pengendara sepeda motor, Aldino Putra. Ia memilih antre pada siang hari di SPBU Jalan Dahlia, Sukajadi.

Baca Juga:  Dua Fly Over dan Renovasi RSJ Tampan untuk Warga Kota

Saat ditemui sekitar pukul 15.30 WIB, Aldino menilai antrean kali ini jauh lebih panjang dibanding biasanya.

“Biasanya antre panjang itu solar, tapi sekarang pertalite. Di SPBU Dahlia belum pernah sepanjang ini,” ujarnya.

Meski harus menunggu lama, Aldino tetap bertahan dalam antrean karena mendapat informasi bahwa beberapa SPBU di Pekanbaru mengalami kekosongan BBM.

Ia memilih mengisi bahan bakar lebih awal untuk menghindari kendala saat kembali beraktivitas di hari kerja.

“Dapat info dari teman-teman ada SPBU yang kosong. Jadi lebih baik antre sekarang, yang penting nanti saat masuk kerja sudah aman,” tutupnya.(end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari