Jumat, 29 Mei 2026
- Advertisement -

BBM

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran akibat kekhawatiran SPBU kehabisan stok.

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan, warga diminta tetap tertib.
- Advertisement -

SPBU Bangkinang Kehabisan Pertalite, Kuota Bulanan Jadi Penyebab

Pertalite langka di Bangkinang akibat kuota bulanan habis. Pasokan tambahan terbatas, masyarakat diminta tetap tertib saat antre BBM.

Antrean BBM Mengular di Bengkalis, Warga Rela Berjam-jam Demi Pertalite

Antrean panjang BBM terjadi di Bengkalis. Warga harus menunggu berjam-jam akibat stok terbatas dan tingginya permintaan Pertalite.
- Advertisement -

Cegah Kelangkaan BBM, Polres Siak Intensif Patroli SPBU

Polres Siak intensifkan patroli SPBU untuk memastikan stok BBM aman, mencegah kelangkaan, dan menjaga kenyamanan masyarakat.

SPBU Terbatas, Warga Bagansiapiapi Harus Antre Lama Isi BBM

Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan stok aman dan tambah suplai.
- Advertisement -

Pertamina Kebut Pemulihan Energi di Aceh–Sumut–Sumbar, Suplai BBM Tetap Aman

Pertamina percepat pemulihan pasokan BBM dan LPG di Aceh, Sumut, dan Sumbar. SPBU kembali beroperasi dan suplai darurat digerakkan untuk wilayah terisolasi.

Pertamina Patra Niaga Gencarkan Pengecekan Harian SPBU di Sumbagut

Pertamina Patra Niaga Sumbagut lakukan pengecekan harian SPBU di Sumatera untuk pastikan BBM aman, berkualitas, dan layanan sesuai standar.
- Advertisement -

ESDM: Tak Ada Tambahan Impor, SPBU Swasta Bisa ke Pertamina

Pemerintah tak tambah kuota impor BBM untuk SPBU swasta. Solusinya, mereka diminta membeli pasokan ke Pertamina.

Lagi, Dua Petinggi Pertamina Patra Niaga Jadi Tersangka

Dua petinggi PT Pertamina Patra Niaga ikut terjerat kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah. Dua orang itu adalah Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Maya Kusmana (MK) serta Vice President Trading Operations Edward Corne (EC). Mereka kini bergabung dengan tujuh tersangka lain yang lebih dulu ditahan.
- Advertisement -

Berita Terbaru