Rabu, 17 Desember 2025
spot_img

Kendaraan Dialihkan ke Lintau Tanahdatar

Longsor di Flyover Kelok 9: Akses Riau–Sumbar Macet Total

LIMAPULUH KOTA (RIAUPOS.CO) — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, memicu tanah longsor di kawasan Flyover Kelok 9, Kamis (18/9) malam. Akibatnya, jalur utama penghubung Sumbar–Riau lumpuh total.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, menjelaskan longsor terjadi pukul 19.30 WIB tepat di bawah konstruksi jembatan Kelok 9. Material tanah dan batu berjatuhan dalam volume besar hingga menutup seluruh badan jalan.

“Untuk sementara, semua akses dari arah Pekanbaru maupun Payakumbuh tidak bisa dilalui,” tegas Zarwiko.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim gabungan dari Polres, BPBD, Balai Jalan Nasional, serta instansi terkait langsung dikerahkan ke lokasi. Namun, upaya pembersihan terkendala kondisi tanah yang masih labil.

Baca Juga:  Bupati Temui Warga Terdampak Banjir

Kepala Unit Turjaga Wali Satlantas Polres Limapuluh Kota, Ipda Yuza Prima, menambahkan, material longsor terus berjatuhan hingga pukul 21.00 WIB. “Kami imbau pengendara untuk menunda perjalanan, mencari tempat aman, dan tidak memaksakan diri melewati Kelok 9,” ujarnya.

Untuk sementara, kendaraan dialihkan ke jalur alternatif melalui Lintau, Kabupaten Tanahdatar. BPBD memastikan alat berat tambahan sudah dikerahkan agar pembersihan bisa dipercepat.

“Kami berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional agar proses evakuasi material longsor bisa segera dilakukan. Saat ini kondisi cuaca masih hujan, sehingga tim bekerja ekstra hati-hati,” kata Kepala BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol.

Hingga malam, jalur vital Pekanbaru–Payakumbuh ini masih ditutup total, sambil menunggu cuaca lebih kondusif dan stabilitas tanah di sekitar lokasi aman untuk proses pembersihan.(RPG)

Baca Juga:  Total Warga Terdampak Banjir 4.000 Orang

LIMAPULUH KOTA (RIAUPOS.CO) — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, memicu tanah longsor di kawasan Flyover Kelok 9, Kamis (18/9) malam. Akibatnya, jalur utama penghubung Sumbar–Riau lumpuh total.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, menjelaskan longsor terjadi pukul 19.30 WIB tepat di bawah konstruksi jembatan Kelok 9. Material tanah dan batu berjatuhan dalam volume besar hingga menutup seluruh badan jalan.

“Untuk sementara, semua akses dari arah Pekanbaru maupun Payakumbuh tidak bisa dilalui,” tegas Zarwiko.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim gabungan dari Polres, BPBD, Balai Jalan Nasional, serta instansi terkait langsung dikerahkan ke lokasi. Namun, upaya pembersihan terkendala kondisi tanah yang masih labil.

Baca Juga:  Angin Kencang Terjang Meranti, Atap Rumah Warga Terbang dan Pohon Tumbang

Kepala Unit Turjaga Wali Satlantas Polres Limapuluh Kota, Ipda Yuza Prima, menambahkan, material longsor terus berjatuhan hingga pukul 21.00 WIB. “Kami imbau pengendara untuk menunda perjalanan, mencari tempat aman, dan tidak memaksakan diri melewati Kelok 9,” ujarnya.

- Advertisement -

Untuk sementara, kendaraan dialihkan ke jalur alternatif melalui Lintau, Kabupaten Tanahdatar. BPBD memastikan alat berat tambahan sudah dikerahkan agar pembersihan bisa dipercepat.

“Kami berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional agar proses evakuasi material longsor bisa segera dilakukan. Saat ini kondisi cuaca masih hujan, sehingga tim bekerja ekstra hati-hati,” kata Kepala BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol.

- Advertisement -

Hingga malam, jalur vital Pekanbaru–Payakumbuh ini masih ditutup total, sambil menunggu cuaca lebih kondusif dan stabilitas tanah di sekitar lokasi aman untuk proses pembersihan.(RPG)

Baca Juga:  Maksimalkan Pengerjaan Jalur Lembah Anai
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

LIMAPULUH KOTA (RIAUPOS.CO) — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, memicu tanah longsor di kawasan Flyover Kelok 9, Kamis (18/9) malam. Akibatnya, jalur utama penghubung Sumbar–Riau lumpuh total.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, menjelaskan longsor terjadi pukul 19.30 WIB tepat di bawah konstruksi jembatan Kelok 9. Material tanah dan batu berjatuhan dalam volume besar hingga menutup seluruh badan jalan.

“Untuk sementara, semua akses dari arah Pekanbaru maupun Payakumbuh tidak bisa dilalui,” tegas Zarwiko.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim gabungan dari Polres, BPBD, Balai Jalan Nasional, serta instansi terkait langsung dikerahkan ke lokasi. Namun, upaya pembersihan terkendala kondisi tanah yang masih labil.

Baca Juga:  Wako Agung Minta Warga dan Aparat Bersatu Cegah Banjir dan Atasi Gepeng di Pekanbaru

Kepala Unit Turjaga Wali Satlantas Polres Limapuluh Kota, Ipda Yuza Prima, menambahkan, material longsor terus berjatuhan hingga pukul 21.00 WIB. “Kami imbau pengendara untuk menunda perjalanan, mencari tempat aman, dan tidak memaksakan diri melewati Kelok 9,” ujarnya.

Untuk sementara, kendaraan dialihkan ke jalur alternatif melalui Lintau, Kabupaten Tanahdatar. BPBD memastikan alat berat tambahan sudah dikerahkan agar pembersihan bisa dipercepat.

“Kami berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional agar proses evakuasi material longsor bisa segera dilakukan. Saat ini kondisi cuaca masih hujan, sehingga tim bekerja ekstra hati-hati,” kata Kepala BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol.

Hingga malam, jalur vital Pekanbaru–Payakumbuh ini masih ditutup total, sambil menunggu cuaca lebih kondusif dan stabilitas tanah di sekitar lokasi aman untuk proses pembersihan.(RPG)

Baca Juga:  Dumai Masih Bersih dari Karhutla

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari