Selasa, 11 Agustus 2026
- Advertisement -

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Seorang anak laki-laki bernama Rayendra (4,5) yang diduga hanyut di Sungai Kuantan, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, hingga Sabtu (4/4) sore belum berhasil ditemukan.

Pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kuansing, Basarnas, pemerintah kecamatan, serta aparat desa. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Kuantan menggunakan perahu karet, dimulai dari lokasi ditemukannya sandal milik korban.

Namun hingga Sabtu sekitar pukul 15.30 WIB, keberadaan korban masih belum diketahui. Untuk mempercepat proses pencarian, tim Basarnas yang baru tiba di lokasi berencana menggunakan alat pendeteksi benda di dasar sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H Yulizar, menyampaikan bahwa saat ini tim tengah mempersiapkan peralatan tersebut dengan harapan dapat segera menemukan korban.

Baca Juga:  RS Awal Bros Sudirman Resmikan Layanan Kedokteran Nuklir, Deteksi Kanker Lebih Cepat dan Akurat

Selain melakukan penyisiran di sungai, personel BPBD juga mendirikan tenda dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, anak dari pasangan Nelmawati dan Azman Hardi tersebut masih belum ditemukan.

Peristiwa ini bermula saat korban bermain di tepi Sungai Kuantan bersama teman-temannya. Setelah teman-temannya pulang, korban diketahui masih berada di lokasi seorang diri.

Orang tua yang merasa kehilangan kemudian melakukan pencarian dan menemukan sandal serta alat permainan milik korban di tepi sungai.

Mendapat laporan tersebut, BPBD bersama Polsek Cerenti dan warga setempat langsung turun melakukan pencarian. Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk ikut membantu serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai.

Baca Juga:  Sepaktakraw Putri Riau Tembus Final Popnas 2025, Tantang DKI Jakarta di Partai Puncak

Hal ini mengingat kondisi Sungai Kuantan saat ini tengah mengalami peningkatan debit air dan arus yang cukup deras.(dac)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Seorang anak laki-laki bernama Rayendra (4,5) yang diduga hanyut di Sungai Kuantan, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, hingga Sabtu (4/4) sore belum berhasil ditemukan.

Pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kuansing, Basarnas, pemerintah kecamatan, serta aparat desa. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Kuantan menggunakan perahu karet, dimulai dari lokasi ditemukannya sandal milik korban.

Namun hingga Sabtu sekitar pukul 15.30 WIB, keberadaan korban masih belum diketahui. Untuk mempercepat proses pencarian, tim Basarnas yang baru tiba di lokasi berencana menggunakan alat pendeteksi benda di dasar sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H Yulizar, menyampaikan bahwa saat ini tim tengah mempersiapkan peralatan tersebut dengan harapan dapat segera menemukan korban.

Baca Juga:  Desa Lubuk Ramo Punya Jalur Sendiri

Selain melakukan penyisiran di sungai, personel BPBD juga mendirikan tenda dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, anak dari pasangan Nelmawati dan Azman Hardi tersebut masih belum ditemukan.

- Advertisement -

Peristiwa ini bermula saat korban bermain di tepi Sungai Kuantan bersama teman-temannya. Setelah teman-temannya pulang, korban diketahui masih berada di lokasi seorang diri.

Orang tua yang merasa kehilangan kemudian melakukan pencarian dan menemukan sandal serta alat permainan milik korban di tepi sungai.

- Advertisement -

Mendapat laporan tersebut, BPBD bersama Polsek Cerenti dan warga setempat langsung turun melakukan pencarian. Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk ikut membantu serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai.

Baca Juga:  Lima Qori dan Qoriah Kuansing Lolos Perkuat Riau di MTQ Nasional 2026

Hal ini mengingat kondisi Sungai Kuantan saat ini tengah mengalami peningkatan debit air dan arus yang cukup deras.(dac)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Seorang anak laki-laki bernama Rayendra (4,5) yang diduga hanyut di Sungai Kuantan, Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, hingga Sabtu (4/4) sore belum berhasil ditemukan.

Pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kuansing, Basarnas, pemerintah kecamatan, serta aparat desa. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Kuantan menggunakan perahu karet, dimulai dari lokasi ditemukannya sandal milik korban.

Namun hingga Sabtu sekitar pukul 15.30 WIB, keberadaan korban masih belum diketahui. Untuk mempercepat proses pencarian, tim Basarnas yang baru tiba di lokasi berencana menggunakan alat pendeteksi benda di dasar sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H Yulizar, menyampaikan bahwa saat ini tim tengah mempersiapkan peralatan tersebut dengan harapan dapat segera menemukan korban.

Baca Juga:  Respons Cepat Polsek Cerenti, Empat Rakit PETI Dimusnahkan di Desa Pulau Busuk

Selain melakukan penyisiran di sungai, personel BPBD juga mendirikan tenda dan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, anak dari pasangan Nelmawati dan Azman Hardi tersebut masih belum ditemukan.

Peristiwa ini bermula saat korban bermain di tepi Sungai Kuantan bersama teman-temannya. Setelah teman-temannya pulang, korban diketahui masih berada di lokasi seorang diri.

Orang tua yang merasa kehilangan kemudian melakukan pencarian dan menemukan sandal serta alat permainan milik korban di tepi sungai.

Mendapat laporan tersebut, BPBD bersama Polsek Cerenti dan warga setempat langsung turun melakukan pencarian. Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk ikut membantu serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai.

Baca Juga:  Edarkan Sabu dan Ekstasi, Pria 43 Tahun di Kuansing Dibekuk Polisi

Hal ini mengingat kondisi Sungai Kuantan saat ini tengah mengalami peningkatan debit air dan arus yang cukup deras.(dac)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari