Senin, 17 Agustus 2026
- Advertisement -

KPK Segel Enam Ruangan di Kantor Bupati Kuansing, Termasuk Ruang Bupati dan Sekda

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel enam ruangan di Kantor Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (30/6/2026). Ruangan yang dipasang segel tersebut meliputi ruang kerja Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, ruang rapat bupati, ruang kerja Wakil Bupati H Muklisin, ruang kerja Sekretaris Daerah Zulkarnain, ruang kerja Asisten I Setda Kuansing H Fahdiansyah, serta ruang kerja Kabag Umum Setda Kuansing Deswan Antoni.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kertas segel berlogo KPK telah terpasang di pintu sejumlah ruangan dengan tanggal penyegelan Selasa (30/6/2026).

Suasana di Kantor Bupati Kuansing tampak lengang. Aktivitas pejabat tidak terlihat, sementara hanya beberapa staf serta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di meja tamu pintu masuk kantor.

Baca Juga:  Siagakan Alat Berat diKawasan Rawan Longsor

Ruang Kabag Umum Setda Kuansing juga terlihat terkunci dari luar tanpa aktivitas di dalamnya. Sejumlah staf menyebut penyegelan dilakukan pada malam sebelumnya.

“Informasinya tadi malam disegel, Pak,” ujar salah seorang staf Kantor Bupati, Mega, saat ditemui Riaupos.co.

Keterangan serupa juga disampaikan dua personel Satpol PP yang bertugas di pos penjagaan, Hesti dan Rina.

“Iya, Pak. Ruang bapak (Bupati, Wakil Bupati, Sekda, red) disegel. Ada tulisan KPK,” ujar mereka.

Keduanya mengaku baru mulai bertugas sekitar pukul 08.00 WIB dan mendapati segel sudah terpasang di sejumlah ruangan pimpinan.

Sementara itu, Asisten II Setda Kuansing, Drs Napisman, mengaku baru mengetahui adanya penyegelan tersebut setelah dihubungi awak media.

Baca Juga:  Pacu Jalur Kian Mendunia, Konten Kreator Kanada Siap Hadir di Tepian Narosa

Ia mengatakan sejak pembukaan MTQ Riau belum kembali berkantor karena masih fokus pada persiapan pelaksanaan MTQ serta menghadiri prosesi duka keluarga.

“Sejak MTQ Riau, saya belum masuk kantor. Fokus ke persiapan MTQ di sekretariat MTQ Riau dan melayat karena ada keluarga yang meninggal,” ujarnya.

Napisman mengaku belum mengetahui alasan penyegelan sejumlah ruangan tersebut dan tidak ingin berspekulasi mengenai persoalan yang melatarbelakanginya. (dac)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel enam ruangan di Kantor Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (30/6/2026). Ruangan yang dipasang segel tersebut meliputi ruang kerja Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, ruang rapat bupati, ruang kerja Wakil Bupati H Muklisin, ruang kerja Sekretaris Daerah Zulkarnain, ruang kerja Asisten I Setda Kuansing H Fahdiansyah, serta ruang kerja Kabag Umum Setda Kuansing Deswan Antoni.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kertas segel berlogo KPK telah terpasang di pintu sejumlah ruangan dengan tanggal penyegelan Selasa (30/6/2026).

Suasana di Kantor Bupati Kuansing tampak lengang. Aktivitas pejabat tidak terlihat, sementara hanya beberapa staf serta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di meja tamu pintu masuk kantor.

Baca Juga:  Warga Resah, Banyak Sapi Mati Mendadak

Ruang Kabag Umum Setda Kuansing juga terlihat terkunci dari luar tanpa aktivitas di dalamnya. Sejumlah staf menyebut penyegelan dilakukan pada malam sebelumnya.

“Informasinya tadi malam disegel, Pak,” ujar salah seorang staf Kantor Bupati, Mega, saat ditemui Riaupos.co.

- Advertisement -

Keterangan serupa juga disampaikan dua personel Satpol PP yang bertugas di pos penjagaan, Hesti dan Rina.

“Iya, Pak. Ruang bapak (Bupati, Wakil Bupati, Sekda, red) disegel. Ada tulisan KPK,” ujar mereka.

- Advertisement -

Keduanya mengaku baru mulai bertugas sekitar pukul 08.00 WIB dan mendapati segel sudah terpasang di sejumlah ruangan pimpinan.

Sementara itu, Asisten II Setda Kuansing, Drs Napisman, mengaku baru mengetahui adanya penyegelan tersebut setelah dihubungi awak media.

Baca Juga:  Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Ia mengatakan sejak pembukaan MTQ Riau belum kembali berkantor karena masih fokus pada persiapan pelaksanaan MTQ serta menghadiri prosesi duka keluarga.

“Sejak MTQ Riau, saya belum masuk kantor. Fokus ke persiapan MTQ di sekretariat MTQ Riau dan melayat karena ada keluarga yang meninggal,” ujarnya.

Napisman mengaku belum mengetahui alasan penyegelan sejumlah ruangan tersebut dan tidak ingin berspekulasi mengenai persoalan yang melatarbelakanginya. (dac)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel enam ruangan di Kantor Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (30/6/2026). Ruangan yang dipasang segel tersebut meliputi ruang kerja Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, ruang rapat bupati, ruang kerja Wakil Bupati H Muklisin, ruang kerja Sekretaris Daerah Zulkarnain, ruang kerja Asisten I Setda Kuansing H Fahdiansyah, serta ruang kerja Kabag Umum Setda Kuansing Deswan Antoni.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kertas segel berlogo KPK telah terpasang di pintu sejumlah ruangan dengan tanggal penyegelan Selasa (30/6/2026).

Suasana di Kantor Bupati Kuansing tampak lengang. Aktivitas pejabat tidak terlihat, sementara hanya beberapa staf serta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di meja tamu pintu masuk kantor.

Baca Juga:  Polisi Cek Lokasi Dugaan Penambangan Ilegal

Ruang Kabag Umum Setda Kuansing juga terlihat terkunci dari luar tanpa aktivitas di dalamnya. Sejumlah staf menyebut penyegelan dilakukan pada malam sebelumnya.

“Informasinya tadi malam disegel, Pak,” ujar salah seorang staf Kantor Bupati, Mega, saat ditemui Riaupos.co.

Keterangan serupa juga disampaikan dua personel Satpol PP yang bertugas di pos penjagaan, Hesti dan Rina.

“Iya, Pak. Ruang bapak (Bupati, Wakil Bupati, Sekda, red) disegel. Ada tulisan KPK,” ujar mereka.

Keduanya mengaku baru mulai bertugas sekitar pukul 08.00 WIB dan mendapati segel sudah terpasang di sejumlah ruangan pimpinan.

Sementara itu, Asisten II Setda Kuansing, Drs Napisman, mengaku baru mengetahui adanya penyegelan tersebut setelah dihubungi awak media.

Baca Juga:  NPC Riau Harapkan Atletnya Raih 2 Emas, 1 Perunggu di Paralimpiade Paris 2024,

Ia mengatakan sejak pembukaan MTQ Riau belum kembali berkantor karena masih fokus pada persiapan pelaksanaan MTQ serta menghadiri prosesi duka keluarga.

“Sejak MTQ Riau, saya belum masuk kantor. Fokus ke persiapan MTQ di sekretariat MTQ Riau dan melayat karena ada keluarga yang meninggal,” ujarnya.

Napisman mengaku belum mengetahui alasan penyegelan sejumlah ruangan tersebut dan tidak ingin berspekulasi mengenai persoalan yang melatarbelakanginya. (dac)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari