Jumat, 10 Juli 2026
- Advertisement -

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Bupati Kepulauan Meranti H Asmar mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 sebagai pesta demokrasi yang damai. Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak berkembang menjadi perpecahan yang dapat mengganggu persatuan dan kondusivitas di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Asmar saat menghadiri rapat pembentukan Panitia Pemilihan Kabupaten, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, Pilkades merupakan wujud pelaksanaan demokrasi di tingkat desa. Oleh karena itu, seluruh tahapan penyelenggaraannya harus dilaksanakan secara profesional, transparan, jujur, adil, akuntabel, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Asmar menegaskan, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah, camat, dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi, menjaga netralitas sesuai aturan, serta mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul.

Baca Juga:  Pejabat yang Dilantik  Diminta Amanah

“Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk membangun koordinasi yang baik, menjaga netralitas sesuai ketentuan, dan mengedepankan komunikasi dalam setiap penyelesaian permasalahan. Jangan sampai perbedaan pilihan politik di tingkat desa berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran Pilkades Serentak 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah membentuk Panitia Pemilihan Kabupaten, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan. Menurut Asmar, keberadaan tiga unsur tersebut menjadi fondasi penting agar seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.

Ia meminta Panitia Pemilihan Kabupaten menjalankan tugas pembinaan, koordinasi, fasilitasi, monitoring, dan evaluasi secara maksimal sehingga setiap potensi persoalan dapat dideteksi dan diantisipasi sejak dini.

Kepada Tim Pengawas, Asmar menekankan agar pengawasan dilakukan secara objektif, independen, profesional, dan penuh tanggung jawab untuk mencegah terjadinya pelanggaran administrasi maupun potensi konflik.

Sementara itu, Tim Keamanan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi terkait diminta melakukan pengamanan secara terpadu sejak tahap persiapan, pencalonan, kampanye, pemungutan suara, hingga penetapan kepala desa terpilih.

Baca Juga:  Penjualan Daihatsu Capai 23 Ribu Unit

Menjelang pelaksanaan Pilkades, Bupati kembali mengajak seluruh masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kita mengharapkan pelaksanaan Pilkades aman-aman semua. Kita satu daerah, satu Kabupaten Kepulauan Meranti. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban supaya pelaksanaan Pilkades berjalan dengan baik dan lancar,” ajaknya.

Selain itu, Asmar juga meminta para camat terus memberikan pembinaan kepada pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sesuai kewenangan masing-masing agar seluruh tahapan Pilkades berjalan tertib sesuai jadwal.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan penghargaan kepada kepala desa yang berprestasi.

“Tadi saya juga menyampaikan, bagi kepala desa yang berprestasi serta tidak memiliki temuan dari BPK maupun Inspektorat, insyaallah apabila kondisi keuangan memungkinkan, pada tahun 2027 akan kita berikan hadiah umrah. Tidak banyak, paling banyak tiga orang,” ungkapnya.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Bupati Kepulauan Meranti H Asmar mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 sebagai pesta demokrasi yang damai. Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak berkembang menjadi perpecahan yang dapat mengganggu persatuan dan kondusivitas di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Asmar saat menghadiri rapat pembentukan Panitia Pemilihan Kabupaten, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, Pilkades merupakan wujud pelaksanaan demokrasi di tingkat desa. Oleh karena itu, seluruh tahapan penyelenggaraannya harus dilaksanakan secara profesional, transparan, jujur, adil, akuntabel, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Asmar menegaskan, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah, camat, dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi, menjaga netralitas sesuai aturan, serta mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul.

- Advertisement -
Baca Juga:  Damkar Miliki Mobil Pemadam Baru

“Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk membangun koordinasi yang baik, menjaga netralitas sesuai ketentuan, dan mengedepankan komunikasi dalam setiap penyelesaian permasalahan. Jangan sampai perbedaan pilihan politik di tingkat desa berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran Pilkades Serentak 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah membentuk Panitia Pemilihan Kabupaten, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan. Menurut Asmar, keberadaan tiga unsur tersebut menjadi fondasi penting agar seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.

- Advertisement -

Ia meminta Panitia Pemilihan Kabupaten menjalankan tugas pembinaan, koordinasi, fasilitasi, monitoring, dan evaluasi secara maksimal sehingga setiap potensi persoalan dapat dideteksi dan diantisipasi sejak dini.

Kepada Tim Pengawas, Asmar menekankan agar pengawasan dilakukan secara objektif, independen, profesional, dan penuh tanggung jawab untuk mencegah terjadinya pelanggaran administrasi maupun potensi konflik.

Sementara itu, Tim Keamanan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi terkait diminta melakukan pengamanan secara terpadu sejak tahap persiapan, pencalonan, kampanye, pemungutan suara, hingga penetapan kepala desa terpilih.

Baca Juga:  DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

Menjelang pelaksanaan Pilkades, Bupati kembali mengajak seluruh masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kita mengharapkan pelaksanaan Pilkades aman-aman semua. Kita satu daerah, satu Kabupaten Kepulauan Meranti. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban supaya pelaksanaan Pilkades berjalan dengan baik dan lancar,” ajaknya.

Selain itu, Asmar juga meminta para camat terus memberikan pembinaan kepada pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sesuai kewenangan masing-masing agar seluruh tahapan Pilkades berjalan tertib sesuai jadwal.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan penghargaan kepada kepala desa yang berprestasi.

“Tadi saya juga menyampaikan, bagi kepala desa yang berprestasi serta tidak memiliki temuan dari BPK maupun Inspektorat, insyaallah apabila kondisi keuangan memungkinkan, pada tahun 2027 akan kita berikan hadiah umrah. Tidak banyak, paling banyak tiga orang,” ungkapnya.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Bupati Kepulauan Meranti H Asmar mengajak seluruh masyarakat menjadikan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 sebagai pesta demokrasi yang damai. Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak berkembang menjadi perpecahan yang dapat mengganggu persatuan dan kondusivitas di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Asmar saat menghadiri rapat pembentukan Panitia Pemilihan Kabupaten, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Ruang Rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, Pilkades merupakan wujud pelaksanaan demokrasi di tingkat desa. Oleh karena itu, seluruh tahapan penyelenggaraannya harus dilaksanakan secara profesional, transparan, jujur, adil, akuntabel, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Asmar menegaskan, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah, camat, dan para pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi, menjaga netralitas sesuai aturan, serta mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul.

Baca Juga:  Tetap Berpuasa, Siang hingga Dini Hari Bergelut Padamkan Api

“Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk membangun koordinasi yang baik, menjaga netralitas sesuai ketentuan, dan mengedepankan komunikasi dalam setiap penyelesaian permasalahan. Jangan sampai perbedaan pilihan politik di tingkat desa berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan dan pembangunan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran Pilkades Serentak 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah membentuk Panitia Pemilihan Kabupaten, Tim Pengawas, dan Tim Keamanan. Menurut Asmar, keberadaan tiga unsur tersebut menjadi fondasi penting agar seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.

Ia meminta Panitia Pemilihan Kabupaten menjalankan tugas pembinaan, koordinasi, fasilitasi, monitoring, dan evaluasi secara maksimal sehingga setiap potensi persoalan dapat dideteksi dan diantisipasi sejak dini.

Kepada Tim Pengawas, Asmar menekankan agar pengawasan dilakukan secara objektif, independen, profesional, dan penuh tanggung jawab untuk mencegah terjadinya pelanggaran administrasi maupun potensi konflik.

Sementara itu, Tim Keamanan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi terkait diminta melakukan pengamanan secara terpadu sejak tahap persiapan, pencalonan, kampanye, pemungutan suara, hingga penetapan kepala desa terpilih.

Baca Juga:  Anak Meranti Raih Emas di Korsel

Menjelang pelaksanaan Pilkades, Bupati kembali mengajak seluruh masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kita mengharapkan pelaksanaan Pilkades aman-aman semua. Kita satu daerah, satu Kabupaten Kepulauan Meranti. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban supaya pelaksanaan Pilkades berjalan dengan baik dan lancar,” ajaknya.

Selain itu, Asmar juga meminta para camat terus memberikan pembinaan kepada pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sesuai kewenangan masing-masing agar seluruh tahapan Pilkades berjalan tertib sesuai jadwal.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan penghargaan kepada kepala desa yang berprestasi.

“Tadi saya juga menyampaikan, bagi kepala desa yang berprestasi serta tidak memiliki temuan dari BPK maupun Inspektorat, insyaallah apabila kondisi keuangan memungkinkan, pada tahun 2027 akan kita berikan hadiah umrah. Tidak banyak, paling banyak tiga orang,” ungkapnya.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari