Senin, 13 Juli 2026
- Advertisement -

Sempat Hilang Saat Mancing, Riki Ditemukan Tak Bernyawa di Danau PLTA Koto Panjang

XIII KOTO KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Seorang pemancing bernama Riki (26) yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di kawasan Danau PLTA Koto Panjang, Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa korban sebelumnya berangkat memancing bersama sejumlah rekannya menggunakan sampan menuju lokasi pemancingan terapung pada Jumat (26/6/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima BPBD, pada Sabtu pagi korban diduga terpeleset saat mandi di sekitar lokasi pemancingan hingga terjatuh ke dalam danau. Korban kemudian tenggelam dan tidak berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga:  Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, tim gabungan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi. Upaya pencarian berlangsung selama beberapa jam sebelum akhirnya korban berhasil ditemukan pada Sabtu siang.

“Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” kata Adi Candra.

BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, baik ketika memancing maupun mandi, terutama di lokasi yang memiliki kedalaman serta arus yang berpotensi membahayakan keselamatan. (kom)

XIII KOTO KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Seorang pemancing bernama Riki (26) yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di kawasan Danau PLTA Koto Panjang, Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa korban sebelumnya berangkat memancing bersama sejumlah rekannya menggunakan sampan menuju lokasi pemancingan terapung pada Jumat (26/6/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima BPBD, pada Sabtu pagi korban diduga terpeleset saat mandi di sekitar lokasi pemancingan hingga terjatuh ke dalam danau. Korban kemudian tenggelam dan tidak berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga:  Tak Terima Anaknya Ditiduri, Ayah Laporkan Pelaku ke Polisi

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, tim gabungan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi. Upaya pencarian berlangsung selama beberapa jam sebelum akhirnya korban berhasil ditemukan pada Sabtu siang.

“Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” kata Adi Candra.

- Advertisement -

BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, baik ketika memancing maupun mandi, terutama di lokasi yang memiliki kedalaman serta arus yang berpotensi membahayakan keselamatan. (kom)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

XIII KOTO KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Seorang pemancing bernama Riki (26) yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di kawasan Danau PLTA Koto Panjang, Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa korban sebelumnya berangkat memancing bersama sejumlah rekannya menggunakan sampan menuju lokasi pemancingan terapung pada Jumat (26/6/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima BPBD, pada Sabtu pagi korban diduga terpeleset saat mandi di sekitar lokasi pemancingan hingga terjatuh ke dalam danau. Korban kemudian tenggelam dan tidak berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga:  Unri Gelar MUED 2026, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Dunia Industri dan Pemerintahan

Setelah menerima laporan kejadian tersebut, tim gabungan segera melakukan pencarian di sekitar lokasi. Upaya pencarian berlangsung selama beberapa jam sebelum akhirnya korban berhasil ditemukan pada Sabtu siang.

“Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” kata Adi Candra.

BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, baik ketika memancing maupun mandi, terutama di lokasi yang memiliki kedalaman serta arus yang berpotensi membahayakan keselamatan. (kom)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari