PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 810 orang tua dan wali murid baru mengikuti kegiatan parenting yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) di MAN 1 Pekanbaru. Program ini menjadi inovasi baru untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendidik peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung MAN 1 Pekanbaru, Rabu (8/7), diwarnai suasana hangat dan penuh haru. Para orang tua mengikuti setiap sesi dengan antusias, bahkan suasana menjadi emosional saat narasumber mengajak mereka merenungkan peran dan tanggung jawab dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya berfokus pada peserta didik baru, Matamuda tahun ini juga melibatkan orang tua sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Langkah tersebut bertujuan menyamakan visi antara madrasah dan keluarga, memperkuat komunikasi, serta membangun komitmen bersama dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi.
Untuk mendukung program tersebut, MAN 1 Pekanbaru menghadirkan narasumber internasional, Pimpinan Perguruan Diniyah Puteri Padang Panjang, Fauziah Fauzan El Muhammady SE Akt MSi.
Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama bagi setiap anak. Karena itu, orang tua diharapkan mampu menjadi teladan, membangun komunikasi yang penuh kasih sayang, serta menghadirkan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam di lingkungan keluarga.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Hj Norerlinda, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme para orang tua yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.
“Hari ini kami menyambut 810 murid baru dan 810 keluarga yang siap berjalan bersama. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dengan visi yang sama antara madrasah dan orang tua, anak-anak akan tumbuh berkarakter dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite MAN 1 Pekanbaru, H Sutan Syahrir, turut mengapresiasi kesungguhan para orang tua yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Ketua Pelaksana Matamuda, Yusniar, menjelaskan bahwa sebelum kegiatan parenting bagi wali murid dilaksanakan, seluruh guru di MAN 1 Pekanbaru juga telah mengikuti pelatihan parenting. Langkah tersebut dilakukan agar pola pendekatan yang diterapkan guru di madrasah selaras dengan materi yang diterima para orang tua, sehingga proses pendampingan siswa dapat berjalan secara berkesinambungan.(nto/c)

