Senin, 18 Mei 2026
- Advertisement -

Halte TMP di Pekanbaru Terbengkalai, Dipakai Parkir hingga Lapak Jualan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) memang sudah diperbaiki dengan tampilan yang lebih baik. Namun di sisi lain, masih ditemukan beberapa halte yang dibiarkan terbengkalai hingga tidak lagi dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Salah satu kondisi tersebut terlihat di halte TMP sekitar Perumahan Damai Langgeng, Jalan Soekarno-Hatta. Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (16/5), area halte dipenuhi parkir kendaraan besar. Bahkan, tepat di depan halte tampak sebuah mobil tua yang diduga dijadikan lapak berjualan. Situasi itu membuat akses masyarakat yang ingin menggunakan transportasi umum menjadi terganggu.

Di sekitar halte juga terlihat rumput liar tumbuh cukup tinggi sehingga menambah kesan tidak terawat. Padahal lokasi halte berada di kawasan jalan protokol yang setiap hari ramai dilalui kendaraan.

Warga sekitar, Rudi (34), mengatakan kondisi halte yang dipenuhi kendaraan parkir sudah berlangsung lama. Menurut dia, penumpang kini jarang memanfaatkan halte karena area tersebut dianggap tidak nyaman.

Baca Juga:  Aulia Hospital Jalin Silaturahmi ke Riau Pos Buka Peluang Kerja Sama

“Kadang bus berhenti agak ke depan karena halte sudah dipakai parkir kendaraan. Penumpang jadi susah naik turun bus,” ujarnya.

Tidak hanya di kawasan Damai Langgeng, sejumlah halte TMP lain di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta juga mulai terlihat terbengkalai. Dari pantauan di lapangan, beberapa halte tampak kurang terawat, dindingnya mulai lapuk, bahkan ada yang dijadikan tempat parkir kendaraan dan lokasi berteduh pedagang.

Kondisi tersebut dinilai mengurangi fungsi halte sebagai fasilitas umum bagi masyarakat pengguna transportasi publik. Warga berharap pemerintah kota dapat melakukan penataan serta perawatan secara berkala agar halte kembali bisa dimanfaatkan dengan baik.

Keluhan juga datang dari pengendara yang sering melintas di kawasan tersebut. Kendaraan yang parkir di tepi jalan dinilai mempersempit ruang lalu lintas dan berpotensi memicu kemacetan saat jam sibuk.

Baca Juga:  Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Hal senada disampaikan pengendara motor, Rudi Purba (35). Ia mengaku prihatin melihat kondisi halte TMP yang kini tidak lagi bisa digunakan secara optimal, padahal keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat pengguna bus.

“Saya harap pemerintah kota maupun pihak terkait dapat melakukan penertiban kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar halte. Selain itu, perawatan fasilitas umum juga perlu ditingkatkan agar halte kembali berfungsi optimal bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Masykur Tarmizi, saat dimintai tanggapan hingga Ahad malam belum memberikan jawaban. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum merespons. (ayi/dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) memang sudah diperbaiki dengan tampilan yang lebih baik. Namun di sisi lain, masih ditemukan beberapa halte yang dibiarkan terbengkalai hingga tidak lagi dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Salah satu kondisi tersebut terlihat di halte TMP sekitar Perumahan Damai Langgeng, Jalan Soekarno-Hatta. Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (16/5), area halte dipenuhi parkir kendaraan besar. Bahkan, tepat di depan halte tampak sebuah mobil tua yang diduga dijadikan lapak berjualan. Situasi itu membuat akses masyarakat yang ingin menggunakan transportasi umum menjadi terganggu.

Di sekitar halte juga terlihat rumput liar tumbuh cukup tinggi sehingga menambah kesan tidak terawat. Padahal lokasi halte berada di kawasan jalan protokol yang setiap hari ramai dilalui kendaraan.

Warga sekitar, Rudi (34), mengatakan kondisi halte yang dipenuhi kendaraan parkir sudah berlangsung lama. Menurut dia, penumpang kini jarang memanfaatkan halte karena area tersebut dianggap tidak nyaman.

Baca Juga:  Tutup Akses Keluar-Masuk Pekanbaru 6-17 Mei

“Kadang bus berhenti agak ke depan karena halte sudah dipakai parkir kendaraan. Penumpang jadi susah naik turun bus,” ujarnya.

- Advertisement -

Tidak hanya di kawasan Damai Langgeng, sejumlah halte TMP lain di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta juga mulai terlihat terbengkalai. Dari pantauan di lapangan, beberapa halte tampak kurang terawat, dindingnya mulai lapuk, bahkan ada yang dijadikan tempat parkir kendaraan dan lokasi berteduh pedagang.

Kondisi tersebut dinilai mengurangi fungsi halte sebagai fasilitas umum bagi masyarakat pengguna transportasi publik. Warga berharap pemerintah kota dapat melakukan penataan serta perawatan secara berkala agar halte kembali bisa dimanfaatkan dengan baik.

- Advertisement -

Keluhan juga datang dari pengendara yang sering melintas di kawasan tersebut. Kendaraan yang parkir di tepi jalan dinilai mempersempit ruang lalu lintas dan berpotensi memicu kemacetan saat jam sibuk.

Baca Juga:  Aulia Hospital Jalin Silaturahmi ke Riau Pos Buka Peluang Kerja Sama

Hal senada disampaikan pengendara motor, Rudi Purba (35). Ia mengaku prihatin melihat kondisi halte TMP yang kini tidak lagi bisa digunakan secara optimal, padahal keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat pengguna bus.

“Saya harap pemerintah kota maupun pihak terkait dapat melakukan penertiban kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar halte. Selain itu, perawatan fasilitas umum juga perlu ditingkatkan agar halte kembali berfungsi optimal bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Masykur Tarmizi, saat dimintai tanggapan hingga Ahad malam belum memberikan jawaban. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum merespons. (ayi/dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) memang sudah diperbaiki dengan tampilan yang lebih baik. Namun di sisi lain, masih ditemukan beberapa halte yang dibiarkan terbengkalai hingga tidak lagi dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Salah satu kondisi tersebut terlihat di halte TMP sekitar Perumahan Damai Langgeng, Jalan Soekarno-Hatta. Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (16/5), area halte dipenuhi parkir kendaraan besar. Bahkan, tepat di depan halte tampak sebuah mobil tua yang diduga dijadikan lapak berjualan. Situasi itu membuat akses masyarakat yang ingin menggunakan transportasi umum menjadi terganggu.

Di sekitar halte juga terlihat rumput liar tumbuh cukup tinggi sehingga menambah kesan tidak terawat. Padahal lokasi halte berada di kawasan jalan protokol yang setiap hari ramai dilalui kendaraan.

Warga sekitar, Rudi (34), mengatakan kondisi halte yang dipenuhi kendaraan parkir sudah berlangsung lama. Menurut dia, penumpang kini jarang memanfaatkan halte karena area tersebut dianggap tidak nyaman.

Baca Juga:  K2GR Rumbai Kirim 10 Peserta Ramaikan Riau Pos Fun Bike 2026

“Kadang bus berhenti agak ke depan karena halte sudah dipakai parkir kendaraan. Penumpang jadi susah naik turun bus,” ujarnya.

Tidak hanya di kawasan Damai Langgeng, sejumlah halte TMP lain di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta juga mulai terlihat terbengkalai. Dari pantauan di lapangan, beberapa halte tampak kurang terawat, dindingnya mulai lapuk, bahkan ada yang dijadikan tempat parkir kendaraan dan lokasi berteduh pedagang.

Kondisi tersebut dinilai mengurangi fungsi halte sebagai fasilitas umum bagi masyarakat pengguna transportasi publik. Warga berharap pemerintah kota dapat melakukan penataan serta perawatan secara berkala agar halte kembali bisa dimanfaatkan dengan baik.

Keluhan juga datang dari pengendara yang sering melintas di kawasan tersebut. Kendaraan yang parkir di tepi jalan dinilai mempersempit ruang lalu lintas dan berpotensi memicu kemacetan saat jam sibuk.

Baca Juga:  Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Hal senada disampaikan pengendara motor, Rudi Purba (35). Ia mengaku prihatin melihat kondisi halte TMP yang kini tidak lagi bisa digunakan secara optimal, padahal keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat pengguna bus.

“Saya harap pemerintah kota maupun pihak terkait dapat melakukan penertiban kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar halte. Selain itu, perawatan fasilitas umum juga perlu ditingkatkan agar halte kembali berfungsi optimal bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Masykur Tarmizi, saat dimintai tanggapan hingga Ahad malam belum memberikan jawaban. Hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum merespons. (ayi/dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari