TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)– Sebanyak 187 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), termasuk petugas kesehatan haji daerah, dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 30 April 2026 melalui embarkasi Batam, Kepulauan Riau.
Selama menjalankan ibadah haji di Madinah dan Makkah, para jemaah akan menempati hotel yang telah disiapkan dengan fasilitas pendukung untuk menunjang kelancaran ibadah.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuansing, Armadis, menyebutkan bahwa selama berada di Madinah, jemaah akan menginap di Taiba Front Hotel yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi.
Ia menjelaskan, jarak hotel ke Masjid Nabawi hanya sekitar 30 meter sehingga memudahkan jemaah untuk melaksanakan ibadah, khususnya salat berjamaah.
Sementara itu, selama di Makkah, jemaah Kuansing akan ditempatkan di Tilal Alghadeer Hotel. Lokasinya berjarak sekitar empat kilometer dari Masjidil Haram.
Meski demikian, jemaah tidak perlu khawatir karena telah disediakan bus Shalawat yang beroperasi selama 24 jam untuk mengantar jemaah menuju Masjidil Haram dalam melaksanakan ibadah salat dan kegiatan lainnya.
Armadis menambahkan, selama di Tanah Suci, jemaah akan menjalani rangkaian ibadah dengan durasi berbeda di setiap lokasi. Di Madinah, jemaah dijadwalkan selama delapan hari, kemudian lima hari di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), serta sekitar 25 hari di Makkah.
Untuk kondisi cuaca, musim haji tahun 2026 diperkirakan lebih bersahabat dibandingkan tahun sebelumnya. Suhu udara berada pada kisaran 20–23 derajat Celsius di pagi hari dan 25–30 derajat Celsius pada siang hari.
Dengan kondisi cuaca yang lebih sejuk tersebut, diharapkan para jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lebih nyaman dan khusyuk.(dac)


