Jumat, 22 Mei 2026
- Advertisement -

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 14 B pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Insiden yang melibatkan satu unit mobil minibus tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka berat, dan satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TPTKP) awal, kendaraan minibus tersebut dikemudikan Doni Pardede (22), warga Dusun Perumahan Bangai, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan. Saat kejadian, kendaraan diketahui melaju dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru.

Setibanya di KM 14 B, kendaraan diduga mengalami microsleep atau pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk sehingga mobil hilang kendali dan menabrak U-Turn pembatas jalan tol.

Benturan keras mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, kemudian dievakuasi menuju RS Awal Bros Jalan Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Cegah Beras Oplosan Masuk ke Menu MBG

Korban meninggal dunia diketahui bernama Lama Br Pasaribu dan Guen Br Manurung. Sedangkan korban yang mengalami luka berat dan luka ringan masing-masing bernama Doni Pardede, Sandi Pernando Manurung, Dewi Wanita Manurung, Saundika Manurung, Asri Br Situmeang, Bertua Br Situmeang, serta Echa Br Manurung.

Proses evakuasi dan penyelamatan korban dipimpin langsung oleh Ipda A Husein bersama personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, yakni Aipda Romi Yanto, Aipda Fernandos, dan Bripka Yopi Boz.

Dalam penanganan di lokasi kejadian, petugas mengerahkan tiga unit ambulans, dua kendaraan derek, dan dua unit kendaraan patroli untuk mempercepat proses evakuasi korban serta kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara mengatakan keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Gambut dan Mangrove Jadi Pendidikan Muatan Lokal

“Setiap ada kejadian laka lantas, kita fokus kepada penyelamatan nyawa korban terlebih dahulu dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar aktivitas lalu lintas di jalan tol tetap berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya korban dalam kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan korban luka dapat segera pulih,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan kondisi fisik saat berkendara, terutama ketika menggunakan jalan tol.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat mengemudi, mematuhi batas kecepatan, menggunakan sabuk pengaman, serta beristirahat apabila mengalami kelelahan ataupun mengantuk,” pesannya.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 14 B pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Insiden yang melibatkan satu unit mobil minibus tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka berat, dan satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TPTKP) awal, kendaraan minibus tersebut dikemudikan Doni Pardede (22), warga Dusun Perumahan Bangai, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan. Saat kejadian, kendaraan diketahui melaju dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru.

Setibanya di KM 14 B, kendaraan diduga mengalami microsleep atau pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk sehingga mobil hilang kendali dan menabrak U-Turn pembatas jalan tol.

Benturan keras mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, kemudian dievakuasi menuju RS Awal Bros Jalan Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Perintahkan Jajaran Rutin Patroli, Cegah Kriminalitas Wujudkan Pemilu Damai

Korban meninggal dunia diketahui bernama Lama Br Pasaribu dan Guen Br Manurung. Sedangkan korban yang mengalami luka berat dan luka ringan masing-masing bernama Doni Pardede, Sandi Pernando Manurung, Dewi Wanita Manurung, Saundika Manurung, Asri Br Situmeang, Bertua Br Situmeang, serta Echa Br Manurung.

- Advertisement -

Proses evakuasi dan penyelamatan korban dipimpin langsung oleh Ipda A Husein bersama personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, yakni Aipda Romi Yanto, Aipda Fernandos, dan Bripka Yopi Boz.

Dalam penanganan di lokasi kejadian, petugas mengerahkan tiga unit ambulans, dua kendaraan derek, dan dua unit kendaraan patroli untuk mempercepat proses evakuasi korban serta kendaraan yang terlibat kecelakaan.

- Advertisement -

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara mengatakan keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Cooling System Kamtibmas, Polsek Dumai Kota Sambangi Tempat Hiburan

“Setiap ada kejadian laka lantas, kita fokus kepada penyelamatan nyawa korban terlebih dahulu dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar aktivitas lalu lintas di jalan tol tetap berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya korban dalam kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan korban luka dapat segera pulih,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan kondisi fisik saat berkendara, terutama ketika menggunakan jalan tol.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat mengemudi, mematuhi batas kecepatan, menggunakan sabuk pengaman, serta beristirahat apabila mengalami kelelahan ataupun mengantuk,” pesannya.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 14 B pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Insiden yang melibatkan satu unit mobil minibus tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka berat, dan satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TPTKP) awal, kendaraan minibus tersebut dikemudikan Doni Pardede (22), warga Dusun Perumahan Bangai, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan. Saat kejadian, kendaraan diketahui melaju dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru.

Setibanya di KM 14 B, kendaraan diduga mengalami microsleep atau pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk sehingga mobil hilang kendali dan menabrak U-Turn pembatas jalan tol.

Benturan keras mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, kemudian dievakuasi menuju RS Awal Bros Jalan Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Harganas Diperingati, Dumai Raih Prestasi

Korban meninggal dunia diketahui bernama Lama Br Pasaribu dan Guen Br Manurung. Sedangkan korban yang mengalami luka berat dan luka ringan masing-masing bernama Doni Pardede, Sandi Pernando Manurung, Dewi Wanita Manurung, Saundika Manurung, Asri Br Situmeang, Bertua Br Situmeang, serta Echa Br Manurung.

Proses evakuasi dan penyelamatan korban dipimpin langsung oleh Ipda A Husein bersama personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, yakni Aipda Romi Yanto, Aipda Fernandos, dan Bripka Yopi Boz.

Dalam penanganan di lokasi kejadian, petugas mengerahkan tiga unit ambulans, dua kendaraan derek, dan dua unit kendaraan patroli untuk mempercepat proses evakuasi korban serta kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara mengatakan keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp12 Miliar

“Setiap ada kejadian laka lantas, kita fokus kepada penyelamatan nyawa korban terlebih dahulu dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar aktivitas lalu lintas di jalan tol tetap berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya korban dalam kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan korban luka dapat segera pulih,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan kondisi fisik saat berkendara, terutama ketika menggunakan jalan tol.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat mengemudi, mematuhi batas kecepatan, menggunakan sabuk pengaman, serta beristirahat apabila mengalami kelelahan ataupun mengantuk,” pesannya.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari