PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar duka datang bagi keluarga jemaah calon haji (JCH) Riau. Seorang calon haji asal Pekanbaru, Mery Aganmar (54), meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros Botania, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (21/5/2026) pagi.
Mery yang berdomisili di Jalan Payung Sekaki, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, tercatat sebagai JCH Kloter BTH 3. Almarhumah mengembuskan napas terakhir pada pukul 06.41 WIB setelah menjalani perawatan hampir satu bulan akibat anemia berat dan penyakit penyerta lainnya.
Suasana duka menyelimuti keluarga di Pekanbaru setelah kabar meninggalnya Mery diterima. Dalam beberapa hari terakhir, komunikasi dengan keluarga disebut semakin berkurang karena kondisi kesehatannya terus menurun.
“Tak ada komunikasi apa-apa sebelum meninggal karena tidak bisa. Sudah dirawat beberapa hari ini di Batam,” ujar Beny, salah seorang keluarga almarhumah, kemarin.
Menurut keluarga, Mery memang telah memiliki riwayat penyakit. Saat tiba di Batam untuk proses keberangkatan haji, kondisi kesehatannya kembali menurun sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Sudah ada sakit. Kemarin beberapa hari memang sedang dirawat di rumah sakit di Batam,” tambahnya.
Bagi keluarga, kepergian Mery bukan hanya kehilangan sosok anggota keluarga, tetapi juga mengakhiri harapan besar untuk menunaikan ibadah haji yang telah dipersiapkan sejak lama.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menjelaskan Mery sebelumnya dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 23 April 2026 dan berangkat menuju Madinah sehari setelahnya. Namun kondisi kesehatan membuat almarhumah belum mendapatkan izin terbang.
“Jemaah tersebut belum mendapatkan izin layak terbang sehingga harus menjalani perawatan di RS Botania Batam,” jelas Defizon.
Selama hampir satu bulan, Mery terus menjalani pengobatan dengan harapan kondisinya membaik sehingga masih memungkinkan untuk diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun kondisi tersebut tidak mengalami perubahan hingga akhirnya meninggal dunia.
“Atas nama pribadi dan instansi, kami menyampaikan duka cita mendalam. Semoga almarhumah mendapatkan tempat yang diridhai Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Mery Aganmar menjadi jemaah calon haji Riau berikutnya yang meninggal dunia sebelum berangkat ke Tanah Suci. Sebelumnya, pada 9 Mei 2026, JCH asal Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter BTH, Azhari Hasan Ahmad, juga meninggal dunia saat menjalani masa tunggu di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam.
Secara keseluruhan, hingga saat ini tercatat empat JCH asal Riau meninggal dunia sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji. Dua di antaranya meninggal di Tanah Suci, yakni Dawanus Mahmud Muhammad asal Kampar yang meninggal di Masjid Nabawi pada 29 April 2026 akibat serangan jantung, serta Mar’ati binti H Kasmuri Usman asal Bengkalis yang meninggal pada 13 Mei 2026.
Bus Selawat Dihentikan Sementara
Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI Ichsan Marsha mengatakan seluruh layanan mulai dari penempatan jemaah, transportasi, konsumsi, kesehatan hingga petugas lapangan terus diperkuat untuk menghadapi fase yang dinilai paling krusial dalam pelaksanaan ibadah haji.
Dalam mendukung persiapan tersebut, layanan Bus Selawat akan dihentikan sementara mulai Jumat (22/5/2026) pukul 18.00 waktu Arab Saudi.
“Kebijakan ini dilakukan untuk mendukung pengaturan lalu lintas, kesiapan armada, serta penataan transportasi jemaah menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Ichsan.
Meski layanan dihentikan sementara, jemaah yang belum melaksanakan umrah wajib tetap akan difasilitasi menuju Masjidilharam dan kembali ke hotel oleh PPIH.
Selain itu, Kementerian Haji dan Umrah juga mengimbau jemaah agar mulai mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, memperbanyak waktu istirahat, menjaga pola makan, serta mengikuti arahan petugas selama menghadapi puncak ibadah haji.(ilo/das)

