Selasa, 11 Agustus 2026
- Advertisement -

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – Proses penimbunan dan peninggian Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 75 Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan, di sisi kiri dari arah Pangkalankerinci sepanjang 300 meter telah tuntas, Kamis (19/2). Meski demikian, rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup masih diberlakukan.

Kasatlantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK mengatakan, sistem buka tutup tetap diterapkan guna memperlancar arus kendaraan di ruas jalan yang padat aktivitas tersebut. Pasalnya, progres penimbunan dan peninggian badan jalan masih berlangsung.

“Ya, untuk memperlancar moda transportasi arus lalu lintas di jalan padat aktivitas ini, sistem buka tutup masih kita berlakukan. Pasalnya, progres pembangunan penimbunan dan peninggian badan Jalintim KM 75 ini masih berlangsung,” terangnya kepada Riau Pos.

Ia menambahkan, pengerjaan ditargetkan rampung dalam satu pekan ke depan. Saat ini, penimbunan sepanjang 300 meter di sisi kiri dari arah Pangkalankerinci menuju Sorek telah selesai dan akan dilanjutkan pada sisi kanan jalan.

Baca Juga:  Aksi Balap Liar Resahkan Masyarakat Pangkalankerinci

“Alhamdulillah, saat ini jalan sepanjang 300 meter mulai tuntas di sebelah kiri dari arah Pangkalankerinci ke Sorek. Kemudian akan dilanjutkan pada bagian jalan sebelah kanan,” paparnya.

Tatit mengimbau pengguna jalan untuk bersabar dan mengikuti antrean selama sistem buka tutup diberlakukan. Ia meminta pengendara tidak menerobos jalur karena berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kami meminta agar pengendara tidak mencoba menerobos karena bisa menimbulkan kemacetan. Jadi tetaplah di jalur antrean dan patuhi arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Kendaraan dari arah Kelurahan Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras menuju Pangkalankerinci akan dihentikan saat pengaturan satu jalur dilakukan, begitu pula sebaliknya sesuai arahan petugas di lokasi. Menurut Tatit, durasi buka tutup relatif singkat karena arus lalu lintas masih terpantau sepi.

Baca Juga:  Roda 4 Dilarang Lewat, Dialihkan ke Lintas Tengah

Sementara itu, kendaraan roda enam ke atas dari arah Sorek menuju Pekanbaru dialihkan melalui Jalan Lingkar Timur Pangkalankerinci menuju Simpang Empat Traffic Light RAPP, kemudian belok kanan ke arah RS Efarina, lanjut ke Pos Lantas Simpang Perak, dan belok kiri menuju Kota Pekanbaru.

Pengerjaan penimbunan dan peninggian badan jalan tersebut dilakukan oleh Kementerian PU RI melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Riau mulai dari Jalintim Kilometer 74 hingga Kilometer 84. Ruas jalan tersebut diketahui kerap menjadi langganan banjir, dengan tahap awal pengerjaan difokuskan di Kilometer 75 menggunakan tanah urug.(amn)

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – Proses penimbunan dan peninggian Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 75 Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan, di sisi kiri dari arah Pangkalankerinci sepanjang 300 meter telah tuntas, Kamis (19/2). Meski demikian, rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup masih diberlakukan.

Kasatlantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK mengatakan, sistem buka tutup tetap diterapkan guna memperlancar arus kendaraan di ruas jalan yang padat aktivitas tersebut. Pasalnya, progres penimbunan dan peninggian badan jalan masih berlangsung.

“Ya, untuk memperlancar moda transportasi arus lalu lintas di jalan padat aktivitas ini, sistem buka tutup masih kita berlakukan. Pasalnya, progres pembangunan penimbunan dan peninggian badan Jalintim KM 75 ini masih berlangsung,” terangnya kepada Riau Pos.

Ia menambahkan, pengerjaan ditargetkan rampung dalam satu pekan ke depan. Saat ini, penimbunan sepanjang 300 meter di sisi kiri dari arah Pangkalankerinci menuju Sorek telah selesai dan akan dilanjutkan pada sisi kanan jalan.

Baca Juga:  Aksi Balap Liar Resahkan Masyarakat Pangkalankerinci

“Alhamdulillah, saat ini jalan sepanjang 300 meter mulai tuntas di sebelah kiri dari arah Pangkalankerinci ke Sorek. Kemudian akan dilanjutkan pada bagian jalan sebelah kanan,” paparnya.

- Advertisement -

Tatit mengimbau pengguna jalan untuk bersabar dan mengikuti antrean selama sistem buka tutup diberlakukan. Ia meminta pengendara tidak menerobos jalur karena berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kami meminta agar pengendara tidak mencoba menerobos karena bisa menimbulkan kemacetan. Jadi tetaplah di jalur antrean dan patuhi arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

- Advertisement -

Kendaraan dari arah Kelurahan Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras menuju Pangkalankerinci akan dihentikan saat pengaturan satu jalur dilakukan, begitu pula sebaliknya sesuai arahan petugas di lokasi. Menurut Tatit, durasi buka tutup relatif singkat karena arus lalu lintas masih terpantau sepi.

Baca Juga:  AKP Rudi Tembus Hutan Demi Keamanan dan Kedamaian Pilkada 2024

Sementara itu, kendaraan roda enam ke atas dari arah Sorek menuju Pekanbaru dialihkan melalui Jalan Lingkar Timur Pangkalankerinci menuju Simpang Empat Traffic Light RAPP, kemudian belok kanan ke arah RS Efarina, lanjut ke Pos Lantas Simpang Perak, dan belok kiri menuju Kota Pekanbaru.

Pengerjaan penimbunan dan peninggian badan jalan tersebut dilakukan oleh Kementerian PU RI melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Riau mulai dari Jalintim Kilometer 74 hingga Kilometer 84. Ruas jalan tersebut diketahui kerap menjadi langganan banjir, dengan tahap awal pengerjaan difokuskan di Kilometer 75 menggunakan tanah urug.(amn)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – Proses penimbunan dan peninggian Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 75 Pangkalankerinci, Kabupaten Pelalawan, di sisi kiri dari arah Pangkalankerinci sepanjang 300 meter telah tuntas, Kamis (19/2). Meski demikian, rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup masih diberlakukan.

Kasatlantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK mengatakan, sistem buka tutup tetap diterapkan guna memperlancar arus kendaraan di ruas jalan yang padat aktivitas tersebut. Pasalnya, progres penimbunan dan peninggian badan jalan masih berlangsung.

“Ya, untuk memperlancar moda transportasi arus lalu lintas di jalan padat aktivitas ini, sistem buka tutup masih kita berlakukan. Pasalnya, progres pembangunan penimbunan dan peninggian badan Jalintim KM 75 ini masih berlangsung,” terangnya kepada Riau Pos.

Ia menambahkan, pengerjaan ditargetkan rampung dalam satu pekan ke depan. Saat ini, penimbunan sepanjang 300 meter di sisi kiri dari arah Pangkalankerinci menuju Sorek telah selesai dan akan dilanjutkan pada sisi kanan jalan.

Baca Juga:  9 Dapur Gizi di Pelalawan Aktif Salurkan Makan Bergizi Gratis untuk 24 Ribu Siswa

“Alhamdulillah, saat ini jalan sepanjang 300 meter mulai tuntas di sebelah kiri dari arah Pangkalankerinci ke Sorek. Kemudian akan dilanjutkan pada bagian jalan sebelah kanan,” paparnya.

Tatit mengimbau pengguna jalan untuk bersabar dan mengikuti antrean selama sistem buka tutup diberlakukan. Ia meminta pengendara tidak menerobos jalur karena berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kami meminta agar pengendara tidak mencoba menerobos karena bisa menimbulkan kemacetan. Jadi tetaplah di jalur antrean dan patuhi arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Kendaraan dari arah Kelurahan Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras menuju Pangkalankerinci akan dihentikan saat pengaturan satu jalur dilakukan, begitu pula sebaliknya sesuai arahan petugas di lokasi. Menurut Tatit, durasi buka tutup relatif singkat karena arus lalu lintas masih terpantau sepi.

Baca Juga:  Perbaikan Jalintim Pelalawan Segera Dilelang, Anggaran Capai Rp1 Triliun

Sementara itu, kendaraan roda enam ke atas dari arah Sorek menuju Pekanbaru dialihkan melalui Jalan Lingkar Timur Pangkalankerinci menuju Simpang Empat Traffic Light RAPP, kemudian belok kanan ke arah RS Efarina, lanjut ke Pos Lantas Simpang Perak, dan belok kiri menuju Kota Pekanbaru.

Pengerjaan penimbunan dan peninggian badan jalan tersebut dilakukan oleh Kementerian PU RI melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Riau mulai dari Jalintim Kilometer 74 hingga Kilometer 84. Ruas jalan tersebut diketahui kerap menjadi langganan banjir, dengan tahap awal pengerjaan difokuskan di Kilometer 75 menggunakan tanah urug.(amn)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari