Jumat, 15 Mei 2026
- Advertisement -

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, tradisi mandi balimau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali direncanakan untuk dilaksanakan tahun ini. Pemerintah Kabupaten Kuansing berencana memusatkan kegiatan tersebut di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi.

Rencana ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kuansing, Ir Emmerson, Sabtu (7/2/2026) di Telukkuantan.

Menurut Emmerson, pelaksanaan mandi balimau tetap akan digelar apabila tidak ada kendala. Untuk sementara, Muara Lembu direncanakan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Memang benar, tahun ini agenda mandi balimau kembali kita laksanakan jika tidak ada kendala. Lokasinya direncanakan di Muara Lembu,” ujarnya.

Meski demikian, penetapan Muara Lembu sebagai pusat kegiatan belum bersifat final. Pemerintah daerah masih akan melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan kelayakannya.

Baca Juga:  215 Bayi dan Balita Diberi Vaksin Polio 

“Lokasinya akan kita cek terlebih dahulu, apakah layak atau tidak,” tambahnya.

Mandi balimau merupakan salah satu tradisi masyarakat Kuansing dalam menyambut bulan suci Ramadan. Selama ini, Sungai Singingi di Kelurahan Muara Lembu menjadi lokasi utama pelaksanaan puncak kegiatan mandi balimau di daerah tersebut.

Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan berbagai objek wisata alam yang ada di Kuansing sebagai lokasi mandi balimau. Di antaranya Air Terjun Tujuh Tingkat Guruh Gemukan di Desa Kasang, Sungai Cengar dan Danau Biru di Kuantan Mudik, arung jeram di Desa Kelelawar Kecamatan Hulu Kuantan, serta pemandian air panas di Desa Sungai Pinang Hulu Kuantan.

Kondisi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempromosikan potensi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Kuansing.

Baca Juga:  Portal Jalan Picu Antrean Truk di Kuansing, Begini Penjelasan Bupati

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, tradisi mandi balimau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali direncanakan untuk dilaksanakan tahun ini. Pemerintah Kabupaten Kuansing berencana memusatkan kegiatan tersebut di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi.

Rencana ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kuansing, Ir Emmerson, Sabtu (7/2/2026) di Telukkuantan.

Menurut Emmerson, pelaksanaan mandi balimau tetap akan digelar apabila tidak ada kendala. Untuk sementara, Muara Lembu direncanakan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Memang benar, tahun ini agenda mandi balimau kembali kita laksanakan jika tidak ada kendala. Lokasinya direncanakan di Muara Lembu,” ujarnya.

Meski demikian, penetapan Muara Lembu sebagai pusat kegiatan belum bersifat final. Pemerintah daerah masih akan melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan kelayakannya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Penertiban Tambang Emas Ilegal di Kuansing Ricuh, Enam Mobil Aparat Dirusak Massa

“Lokasinya akan kita cek terlebih dahulu, apakah layak atau tidak,” tambahnya.

Mandi balimau merupakan salah satu tradisi masyarakat Kuansing dalam menyambut bulan suci Ramadan. Selama ini, Sungai Singingi di Kelurahan Muara Lembu menjadi lokasi utama pelaksanaan puncak kegiatan mandi balimau di daerah tersebut.

- Advertisement -

Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan berbagai objek wisata alam yang ada di Kuansing sebagai lokasi mandi balimau. Di antaranya Air Terjun Tujuh Tingkat Guruh Gemukan di Desa Kasang, Sungai Cengar dan Danau Biru di Kuantan Mudik, arung jeram di Desa Kelelawar Kecamatan Hulu Kuantan, serta pemandian air panas di Desa Sungai Pinang Hulu Kuantan.

Kondisi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempromosikan potensi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Kuansing.

Baca Juga:  Zakat Fitrah 1447 H di Kuansing dan Inhil Ditetapkan, Mulai Rp32.500 hingga Rp50.000
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, tradisi mandi balimau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali direncanakan untuk dilaksanakan tahun ini. Pemerintah Kabupaten Kuansing berencana memusatkan kegiatan tersebut di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi.

Rencana ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kuansing, Ir Emmerson, Sabtu (7/2/2026) di Telukkuantan.

Menurut Emmerson, pelaksanaan mandi balimau tetap akan digelar apabila tidak ada kendala. Untuk sementara, Muara Lembu direncanakan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Memang benar, tahun ini agenda mandi balimau kembali kita laksanakan jika tidak ada kendala. Lokasinya direncanakan di Muara Lembu,” ujarnya.

Meski demikian, penetapan Muara Lembu sebagai pusat kegiatan belum bersifat final. Pemerintah daerah masih akan melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan kelayakannya.

Baca Juga:  Zakat Fitrah 1447 H di Kuansing dan Inhil Ditetapkan, Mulai Rp32.500 hingga Rp50.000

“Lokasinya akan kita cek terlebih dahulu, apakah layak atau tidak,” tambahnya.

Mandi balimau merupakan salah satu tradisi masyarakat Kuansing dalam menyambut bulan suci Ramadan. Selama ini, Sungai Singingi di Kelurahan Muara Lembu menjadi lokasi utama pelaksanaan puncak kegiatan mandi balimau di daerah tersebut.

Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan berbagai objek wisata alam yang ada di Kuansing sebagai lokasi mandi balimau. Di antaranya Air Terjun Tujuh Tingkat Guruh Gemukan di Desa Kasang, Sungai Cengar dan Danau Biru di Kuantan Mudik, arung jeram di Desa Kelelawar Kecamatan Hulu Kuantan, serta pemandian air panas di Desa Sungai Pinang Hulu Kuantan.

Kondisi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempromosikan potensi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Kuansing.

Baca Juga:  H Halim, Sosok yang Tegas dan Berkomitmen

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari