Selasa, 28 Juli 2026
- Advertisement -

Harga TBS Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus 2026 Naik, Ini Besarannya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar baik datang bagi petani kelapa sawit di Provinsi Riau. Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma untuk periode 29 Juli hingga 4 Agustus 2026 mengalami kenaikan. Harga tertinggi untuk kelompok umur tanaman sembilan tahun kini mencapai Rp3.985,26 per kilogram.

Penetapan harga tersebut dilakukan melalui rapat yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun. Dalam prosesnya, penetapan harga mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, berdasarkan tabel rendemen harga terbaru hasil kajian PPKS Medan yang telah disepakati tim, kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok tanaman umur sembilan tahun.

Kenaikan tersebut mencapai Rp54,71 per kilogram atau sekitar 1,39 persen dibandingkan harga pada periode sebelumnya.

Baca Juga:  Tatap Pelatnas ASEAN Paragames 2025, NPC Riau Intruksikan Para Atlet Latihan

“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.985,26/kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan, dengan harga cangkang sebesar Rp18,27/kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,39 persen, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp101,87 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp706,80 dari minggu lalu,” katanya.

Supriadi menjelaskan, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam kondisi tersebut adalah harga rata-rata yang ditetapkan tim.

Sementara apabila masuk dalam validasi dua, maka harga yang digunakan mengacu pada rata-rata KPBN. Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp15.737,50, sedangkan harga kernel KPBN berada di angka Rp14.953,00.

Baca Juga:  Apple Siapkan Layanan Sewa iPhone

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel,” sebutnya.

Dalam proses penetapan harga TBS di Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun terus melakukan pembenahan tata kelola.

Langkah tersebut dilakukan agar proses penetapan harga dapat berjalan sesuai regulasi sekaligus memberikan rasa keadilan bagi kedua pihak yang terlibat dalam kemitraan.

“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (sol)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar baik datang bagi petani kelapa sawit di Provinsi Riau. Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma untuk periode 29 Juli hingga 4 Agustus 2026 mengalami kenaikan. Harga tertinggi untuk kelompok umur tanaman sembilan tahun kini mencapai Rp3.985,26 per kilogram.

Penetapan harga tersebut dilakukan melalui rapat yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun. Dalam prosesnya, penetapan harga mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, berdasarkan tabel rendemen harga terbaru hasil kajian PPKS Medan yang telah disepakati tim, kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok tanaman umur sembilan tahun.

Kenaikan tersebut mencapai Rp54,71 per kilogram atau sekitar 1,39 persen dibandingkan harga pada periode sebelumnya.

Baca Juga:  Realme 6 dan 6 Pro Siap Meluncur

“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.985,26/kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan, dengan harga cangkang sebesar Rp18,27/kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,39 persen, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp101,87 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp706,80 dari minggu lalu,” katanya.

- Advertisement -

Supriadi menjelaskan, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam kondisi tersebut adalah harga rata-rata yang ditetapkan tim.

Sementara apabila masuk dalam validasi dua, maka harga yang digunakan mengacu pada rata-rata KPBN. Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp15.737,50, sedangkan harga kernel KPBN berada di angka Rp14.953,00.

- Advertisement -
Baca Juga:  SPMB SMA/SMK Riau Berjalan Lancar, Lebih dari 80 Ribu Akun Sudah Aktif

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel,” sebutnya.

Dalam proses penetapan harga TBS di Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun terus melakukan pembenahan tata kelola.

Langkah tersebut dilakukan agar proses penetapan harga dapat berjalan sesuai regulasi sekaligus memberikan rasa keadilan bagi kedua pihak yang terlibat dalam kemitraan.

“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kabar baik datang bagi petani kelapa sawit di Provinsi Riau. Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma untuk periode 29 Juli hingga 4 Agustus 2026 mengalami kenaikan. Harga tertinggi untuk kelompok umur tanaman sembilan tahun kini mencapai Rp3.985,26 per kilogram.

Penetapan harga tersebut dilakukan melalui rapat yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun. Dalam prosesnya, penetapan harga mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, berdasarkan tabel rendemen harga terbaru hasil kajian PPKS Medan yang telah disepakati tim, kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok tanaman umur sembilan tahun.

Kenaikan tersebut mencapai Rp54,71 per kilogram atau sekitar 1,39 persen dibandingkan harga pada periode sebelumnya.

Baca Juga:  Warga Rumbai Pesisir Serbu Beras SPHP

“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.985,26/kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan, dengan harga cangkang sebesar Rp18,27/kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,39 persen, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp101,87 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp706,80 dari minggu lalu,” katanya.

Supriadi menjelaskan, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam kondisi tersebut adalah harga rata-rata yang ditetapkan tim.

Sementara apabila masuk dalam validasi dua, maka harga yang digunakan mengacu pada rata-rata KPBN. Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp15.737,50, sedangkan harga kernel KPBN berada di angka Rp14.953,00.

Baca Juga:  SPMB SMA/SMK Riau Berjalan Lancar, Lebih dari 80 Ribu Akun Sudah Aktif

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel,” sebutnya.

Dalam proses penetapan harga TBS di Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun terus melakukan pembenahan tata kelola.

Langkah tersebut dilakukan agar proses penetapan harga dapat berjalan sesuai regulasi sekaligus memberikan rasa keadilan bagi kedua pihak yang terlibat dalam kemitraan.

“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (sol)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari