Sabtu, 5 September 2026
- Advertisement -

Pemkab Meranti Gelar Survei SPI

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan pemetaan tingkat risiko korupsi di lingkungan Pemkab Meranti. Hal itu dimulai dengan tahapan sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) di Selatpanjang, Selasa (28/5).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Bambang Supriyanto SE MM mengatakan, SPI merupakan salah satu metode ukur yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memetakan tingkat risiko korupsi.

Risiko tersebut tidak terlepas di lingkungan pemerintahan daerah seperti di Kepulauan Meranti. Sehingga potensi tersebut dapat dilakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat.

“SPI dapat menjadi acuan bagi instansi pemerintah untuk meningkatkan tata kelola dan akuntabilitasnya,” ujar sekda.

Dikatakannya lagi, korupsi merupakan ancaman yang harus di berantas secara bersama-sama sebab korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara tetapi juga menghambat pembangunan nasional dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga:  Warga Meranti Lega Pemkab Bangun Dermaga Baru

“Pemkab Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan korupsi, salah satunya melalui penyelenggaraan Survey Penilaian Integritas, untuk itu saya minta seluruh OPD dan ASN untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka mencegah korupsi di lingkungan kerja masing-masing,” pesan sekda.

Inspektur Kabupaten Kepulauan Meranti Rawelly Anelia SSTP MSi juga berharap kepada seluruh peserta sosialisasi agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan penuh perhatian, mengingat pentingnya SPI bagi seluruh perangkat daerah maupun ASN.

“Seperti kita ketahui integritas merupakan salah satu yang harus di pegang teguh ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih. SPI merupakan indikator yang dapat membantu integritas ASN dalam bekerja demi mencegah terjadinya korupsi,” harapnya.(wir)

Baca Juga:  Akasia Berserak, KSOP Pastikan Tak Hambat Jalur Pelayaran

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan pemetaan tingkat risiko korupsi di lingkungan Pemkab Meranti. Hal itu dimulai dengan tahapan sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) di Selatpanjang, Selasa (28/5).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Bambang Supriyanto SE MM mengatakan, SPI merupakan salah satu metode ukur yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memetakan tingkat risiko korupsi.

Risiko tersebut tidak terlepas di lingkungan pemerintahan daerah seperti di Kepulauan Meranti. Sehingga potensi tersebut dapat dilakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat.

“SPI dapat menjadi acuan bagi instansi pemerintah untuk meningkatkan tata kelola dan akuntabilitasnya,” ujar sekda.

Dikatakannya lagi, korupsi merupakan ancaman yang harus di berantas secara bersama-sama sebab korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara tetapi juga menghambat pembangunan nasional dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

- Advertisement -
Baca Juga:  Jelang Senin, Sekda Meranti Segera Dilantik tapi Namanya Masih Misteri

“Pemkab Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan korupsi, salah satunya melalui penyelenggaraan Survey Penilaian Integritas, untuk itu saya minta seluruh OPD dan ASN untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka mencegah korupsi di lingkungan kerja masing-masing,” pesan sekda.

Inspektur Kabupaten Kepulauan Meranti Rawelly Anelia SSTP MSi juga berharap kepada seluruh peserta sosialisasi agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan penuh perhatian, mengingat pentingnya SPI bagi seluruh perangkat daerah maupun ASN.

- Advertisement -

“Seperti kita ketahui integritas merupakan salah satu yang harus di pegang teguh ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih. SPI merupakan indikator yang dapat membantu integritas ASN dalam bekerja demi mencegah terjadinya korupsi,” harapnya.(wir)

Baca Juga:  Enam Terdakwa Korupsi Pupuk Subsidi Divonis Berbeda
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan pemetaan tingkat risiko korupsi di lingkungan Pemkab Meranti. Hal itu dimulai dengan tahapan sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) di Selatpanjang, Selasa (28/5).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Bambang Supriyanto SE MM mengatakan, SPI merupakan salah satu metode ukur yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memetakan tingkat risiko korupsi.

Risiko tersebut tidak terlepas di lingkungan pemerintahan daerah seperti di Kepulauan Meranti. Sehingga potensi tersebut dapat dilakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat.

“SPI dapat menjadi acuan bagi instansi pemerintah untuk meningkatkan tata kelola dan akuntabilitasnya,” ujar sekda.

Dikatakannya lagi, korupsi merupakan ancaman yang harus di berantas secara bersama-sama sebab korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara tetapi juga menghambat pembangunan nasional dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga:  Pejabat yang Dilantik  Diminta Amanah

“Pemkab Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan korupsi, salah satunya melalui penyelenggaraan Survey Penilaian Integritas, untuk itu saya minta seluruh OPD dan ASN untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka mencegah korupsi di lingkungan kerja masing-masing,” pesan sekda.

Inspektur Kabupaten Kepulauan Meranti Rawelly Anelia SSTP MSi juga berharap kepada seluruh peserta sosialisasi agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan penuh perhatian, mengingat pentingnya SPI bagi seluruh perangkat daerah maupun ASN.

“Seperti kita ketahui integritas merupakan salah satu yang harus di pegang teguh ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih. SPI merupakan indikator yang dapat membantu integritas ASN dalam bekerja demi mencegah terjadinya korupsi,” harapnya.(wir)

Baca Juga:  Mantan Rektor UIN Suska Riau Akhmad Mujahidin Divonis 9 Tahun 6 Bulan Penjara

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari