Selasa, 29 September 2026
- Advertisement -

Tiga Hari Tak Diangkut, Sampah di Rengat Menumpuk dan Bau Menyengat

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Warga Kecamatan Rengat dan Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, mengeluhkan kondisi sampah yang tidak diangkut dalam tiga hari terakhir.

Akibatnya, sampah di sejumlah sudut kota mulai menumpuk. Bahkan, sebagian sampah berserakan hingga ke badan jalan dan mengganggu pemandangan warga yang melintas di lokasi penumpukan.

Ruli, salah seorang warga Rengat, mengatakan warga yang tinggal di sekitar titik penumpukan sampah mulai merasa tidak nyaman. “Sampah yang tergantung dan di dalam tong sudah mengeluarkan aroma busuk,” ujarnya, Rabu (11/2).

Ia berharap petugas terkait segera mengangkut sampah tersebut. Menurutnya, jika terus dibiarkan, sampah akan semakin menumpuk dan berserakan di jalanan. “Kalau terus dibiarkan, sampah semakin banyak berserakan di jalanan,” keluhnya.

Baca Juga:  Jaga Harmonisasi Antarumat Beragama

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Inhu, Bobby Mauliantino ST MT, didampingi Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah dan Peningkatan Kapasitas Andre Apriyantoni SE MH, mengakui dalam beberapa hari terakhir pengelolaan sampah mengalami kendala.

“Memang terjadi kendala teknis di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Batu Canai akibat kerusakan alat berat,” ujarnya.

Akibat kerusakan tersebut, alat berat tidak dapat beroperasi sehingga pelayanan pembuangan akhir sampah terganggu. Padahal, TPA Batu Canai menampung sampah dari beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Inhu.

Namun demikian, setelah dilakukan perbaikan, mulai Kamis (12/2), penanganan sampah akan kembali berjalan seperti biasa. “Percepatan dan peningkatan pelayanan akan terus dilakukan sehingga proses pengelolaan sampah bisa melayani seperti sedia kala,” ucapnya. (kas)

Baca Juga:  Rotasi Jabatan di Pemkab Inhu, 22 Pejabat Eselon II Lakukan Sertijab

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Warga Kecamatan Rengat dan Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, mengeluhkan kondisi sampah yang tidak diangkut dalam tiga hari terakhir.

Akibatnya, sampah di sejumlah sudut kota mulai menumpuk. Bahkan, sebagian sampah berserakan hingga ke badan jalan dan mengganggu pemandangan warga yang melintas di lokasi penumpukan.

Ruli, salah seorang warga Rengat, mengatakan warga yang tinggal di sekitar titik penumpukan sampah mulai merasa tidak nyaman. “Sampah yang tergantung dan di dalam tong sudah mengeluarkan aroma busuk,” ujarnya, Rabu (11/2).

Ia berharap petugas terkait segera mengangkut sampah tersebut. Menurutnya, jika terus dibiarkan, sampah akan semakin menumpuk dan berserakan di jalanan. “Kalau terus dibiarkan, sampah semakin banyak berserakan di jalanan,” keluhnya.

Baca Juga:  Aturan Kantong Plastik Ditetapkan, DPRD Dorong Peran Aktif Masyarakat

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Inhu, Bobby Mauliantino ST MT, didampingi Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah dan Peningkatan Kapasitas Andre Apriyantoni SE MH, mengakui dalam beberapa hari terakhir pengelolaan sampah mengalami kendala.

- Advertisement -

“Memang terjadi kendala teknis di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Batu Canai akibat kerusakan alat berat,” ujarnya.

Akibat kerusakan tersebut, alat berat tidak dapat beroperasi sehingga pelayanan pembuangan akhir sampah terganggu. Padahal, TPA Batu Canai menampung sampah dari beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Inhu.

- Advertisement -

Namun demikian, setelah dilakukan perbaikan, mulai Kamis (12/2), penanganan sampah akan kembali berjalan seperti biasa. “Percepatan dan peningkatan pelayanan akan terus dilakukan sehingga proses pengelolaan sampah bisa melayani seperti sedia kala,” ucapnya. (kas)

Baca Juga:  Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kuantan, Jasad Keduanya Ditemukan Terpisah
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Warga Kecamatan Rengat dan Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, mengeluhkan kondisi sampah yang tidak diangkut dalam tiga hari terakhir.

Akibatnya, sampah di sejumlah sudut kota mulai menumpuk. Bahkan, sebagian sampah berserakan hingga ke badan jalan dan mengganggu pemandangan warga yang melintas di lokasi penumpukan.

Ruli, salah seorang warga Rengat, mengatakan warga yang tinggal di sekitar titik penumpukan sampah mulai merasa tidak nyaman. “Sampah yang tergantung dan di dalam tong sudah mengeluarkan aroma busuk,” ujarnya, Rabu (11/2).

Ia berharap petugas terkait segera mengangkut sampah tersebut. Menurutnya, jika terus dibiarkan, sampah akan semakin menumpuk dan berserakan di jalanan. “Kalau terus dibiarkan, sampah semakin banyak berserakan di jalanan,” keluhnya.

Baca Juga:  Rotasi Jabatan di Pemkab Inhu, 22 Pejabat Eselon II Lakukan Sertijab

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Inhu, Bobby Mauliantino ST MT, didampingi Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah dan Peningkatan Kapasitas Andre Apriyantoni SE MH, mengakui dalam beberapa hari terakhir pengelolaan sampah mengalami kendala.

“Memang terjadi kendala teknis di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Batu Canai akibat kerusakan alat berat,” ujarnya.

Akibat kerusakan tersebut, alat berat tidak dapat beroperasi sehingga pelayanan pembuangan akhir sampah terganggu. Padahal, TPA Batu Canai menampung sampah dari beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Inhu.

Namun demikian, setelah dilakukan perbaikan, mulai Kamis (12/2), penanganan sampah akan kembali berjalan seperti biasa. “Percepatan dan peningkatan pelayanan akan terus dilakukan sehingga proses pengelolaan sampah bisa melayani seperti sedia kala,” ucapnya. (kas)

Baca Juga:  Jaga Harmonisasi Antarumat Beragama

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari