Selasa, 30 Juni 2026
- Advertisement -

Kisah Heroik Ujang, Rela Pertaruhkan Nyawa demi Lepaskan Istri dari Serangan Buaya

GAUNG (RIAUPOS.CO) – Keberanian luar biasa ditunjukkan Ujang saat menyelamatkan istrinya, Aisah, yang diserang seekor buaya di Desa Soren. Tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, ia nekat bergumul dengan predator tersebut hingga sang istri berhasil lepas dari gigitan maut.

Di saat banyak orang mungkin memilih menjauh dari bahaya, Ujang justru berlari menuju lokasi tempat istrinya diserang. Baginya, yang terlintas saat itu hanyalah menyelamatkan nyawa perempuan yang telah mendampinginya selama ini.

“Saya tidak memikirkan keselamatan saya lagi. Yang ada di pikiran saya hanya bagaimana istri saya bisa selamat,” ujar Ujang mengenang peristiwa yang nyaris merenggut nyawa istrinya.

Ucapan tersebut menggambarkan besarnya kasih seorang suami. Naluri untuk melindungi mengalahkan rasa takut meski harus berhadapan langsung dengan seekor buaya yang masih menggigit kaki sang istri.

Baca Juga:  Perbaikan Jembatan Parit Tuamrak Tuai Protes, Akses Warga Terputus

Tanpa membawa senjata, Ujang berusaha mencari celah untuk melepaskan gigitan buaya. Dalam upaya itu, ia akhirnya menusuk bagian mata reptil tersebut hingga buaya melepaskan cengkeramannya.

Aisah yang berusia 32 tahun berhasil diselamatkan, meski mengalami luka serius pada kaki kiri. Sementara itu, Ujang juga mengalami luka di bagian wajah akibat perlawanan buaya saat proses penyelamatan.

“Saya langsung terjun dan menutup mata buaya, meski sulit dan terluka, tapi niat hanya untuk menyelamatkan istri,” katanya.

Bagi Ujang, luka yang dialaminya tidak menjadi persoalan. Ia bersyukur istrinya berhasil selamat dari maut.

“Alhamdulillah selamat, meski terluka,” tuturnya.

Peristiwa yang terjadi di Desa Soren itu menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas seperti mandi, mencuci, maupun mengambil air di sungai tetap memiliki risiko karena kawasan tersebut merupakan habitat buaya.

Baca Juga:  Pemkab Inhil Usulkan Revitalisasi 157 Sekolah, Dari PAUD hingga SMP

Secara terpisah, Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto melalui Kanit Reskrim Ipda Indra Lesamana SH MH membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi, Senin (29/6).

“Alhamdulillah korban berhasil selamat dari serangan buaya dan korban sudah dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan perawatan,” ujar Indra.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar bantaran sungai.

“Kami mengimbau warga, khususnya yang mandi, mencuci maupun mengambil air di sungai, agar lebih waspada. Kawasan tersebut merupakan habitat buaya yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan,” tutupnya. (2)

GAUNG (RIAUPOS.CO) – Keberanian luar biasa ditunjukkan Ujang saat menyelamatkan istrinya, Aisah, yang diserang seekor buaya di Desa Soren. Tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, ia nekat bergumul dengan predator tersebut hingga sang istri berhasil lepas dari gigitan maut.

Di saat banyak orang mungkin memilih menjauh dari bahaya, Ujang justru berlari menuju lokasi tempat istrinya diserang. Baginya, yang terlintas saat itu hanyalah menyelamatkan nyawa perempuan yang telah mendampinginya selama ini.

“Saya tidak memikirkan keselamatan saya lagi. Yang ada di pikiran saya hanya bagaimana istri saya bisa selamat,” ujar Ujang mengenang peristiwa yang nyaris merenggut nyawa istrinya.

Ucapan tersebut menggambarkan besarnya kasih seorang suami. Naluri untuk melindungi mengalahkan rasa takut meski harus berhadapan langsung dengan seekor buaya yang masih menggigit kaki sang istri.

Baca Juga:  Pasca Kebakaran Hebat, Ratusan Warga Pulau Kijang Dapat Bantuan Sembako

Tanpa membawa senjata, Ujang berusaha mencari celah untuk melepaskan gigitan buaya. Dalam upaya itu, ia akhirnya menusuk bagian mata reptil tersebut hingga buaya melepaskan cengkeramannya.

- Advertisement -

Aisah yang berusia 32 tahun berhasil diselamatkan, meski mengalami luka serius pada kaki kiri. Sementara itu, Ujang juga mengalami luka di bagian wajah akibat perlawanan buaya saat proses penyelamatan.

“Saya langsung terjun dan menutup mata buaya, meski sulit dan terluka, tapi niat hanya untuk menyelamatkan istri,” katanya.

- Advertisement -

Bagi Ujang, luka yang dialaminya tidak menjadi persoalan. Ia bersyukur istrinya berhasil selamat dari maut.

“Alhamdulillah selamat, meski terluka,” tuturnya.

Peristiwa yang terjadi di Desa Soren itu menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas seperti mandi, mencuci, maupun mengambil air di sungai tetap memiliki risiko karena kawasan tersebut merupakan habitat buaya.

Baca Juga:  Remaja Masjid Miliki Peran Strategis

Secara terpisah, Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto melalui Kanit Reskrim Ipda Indra Lesamana SH MH membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi, Senin (29/6).

“Alhamdulillah korban berhasil selamat dari serangan buaya dan korban sudah dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan perawatan,” ujar Indra.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar bantaran sungai.

“Kami mengimbau warga, khususnya yang mandi, mencuci maupun mengambil air di sungai, agar lebih waspada. Kawasan tersebut merupakan habitat buaya yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan,” tutupnya. (2)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

GAUNG (RIAUPOS.CO) – Keberanian luar biasa ditunjukkan Ujang saat menyelamatkan istrinya, Aisah, yang diserang seekor buaya di Desa Soren. Tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, ia nekat bergumul dengan predator tersebut hingga sang istri berhasil lepas dari gigitan maut.

Di saat banyak orang mungkin memilih menjauh dari bahaya, Ujang justru berlari menuju lokasi tempat istrinya diserang. Baginya, yang terlintas saat itu hanyalah menyelamatkan nyawa perempuan yang telah mendampinginya selama ini.

“Saya tidak memikirkan keselamatan saya lagi. Yang ada di pikiran saya hanya bagaimana istri saya bisa selamat,” ujar Ujang mengenang peristiwa yang nyaris merenggut nyawa istrinya.

Ucapan tersebut menggambarkan besarnya kasih seorang suami. Naluri untuk melindungi mengalahkan rasa takut meski harus berhadapan langsung dengan seekor buaya yang masih menggigit kaki sang istri.

Baca Juga:  Dua Pria Asal Kepri Ditangkap

Tanpa membawa senjata, Ujang berusaha mencari celah untuk melepaskan gigitan buaya. Dalam upaya itu, ia akhirnya menusuk bagian mata reptil tersebut hingga buaya melepaskan cengkeramannya.

Aisah yang berusia 32 tahun berhasil diselamatkan, meski mengalami luka serius pada kaki kiri. Sementara itu, Ujang juga mengalami luka di bagian wajah akibat perlawanan buaya saat proses penyelamatan.

“Saya langsung terjun dan menutup mata buaya, meski sulit dan terluka, tapi niat hanya untuk menyelamatkan istri,” katanya.

Bagi Ujang, luka yang dialaminya tidak menjadi persoalan. Ia bersyukur istrinya berhasil selamat dari maut.

“Alhamdulillah selamat, meski terluka,” tuturnya.

Peristiwa yang terjadi di Desa Soren itu menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas seperti mandi, mencuci, maupun mengambil air di sungai tetap memiliki risiko karena kawasan tersebut merupakan habitat buaya.

Baca Juga:  Pemkab Inhil Tuntaskan TPP dan THR Cair Penuh Sebelum Lebaran

Secara terpisah, Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto melalui Kanit Reskrim Ipda Indra Lesamana SH MH membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi, Senin (29/6).

“Alhamdulillah korban berhasil selamat dari serangan buaya dan korban sudah dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan perawatan,” ujar Indra.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar bantaran sungai.

“Kami mengimbau warga, khususnya yang mandi, mencuci maupun mengambil air di sungai, agar lebih waspada. Kawasan tersebut merupakan habitat buaya yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan,” tutupnya. (2)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari