TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA dan SMK tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Indragiri Hilir mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Pada hari pertama pendaftaran, Senin (8/6), sejumlah sekolah favorit dipadati calon peserta didik yang datang bersama orang tua mereka untuk mengikuti proses pendaftaran.
Tiga sekolah yang menjadi tujuan utama pendaftar pada hari pertama yakni SMAN 1 Tembilahan, SMKN 1 Tembilahan, dan SMAN 1 Tembilahan Hulu. Sejak pagi, aktivitas pendaftaran terlihat ramai dengan antrean calon siswa di berbagai titik layanan sekolah.
Meski sistem pendaftaran dilaksanakan secara daring, banyak calon peserta didik tetap mendatangi sekolah untuk melakukan verifikasi data, menyerahkan dokumen persyaratan, serta berkonsultasi mengenai jalur penerimaan yang tersedia.
Kepala SMAN 1 Tembilahan Hulu, Agus Purwanto SPd, mengatakan tingginya minat masyarakat pada hari pertama sudah diperkirakan pihak sekolah. Karena itu, panitia khusus telah dibentuk untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada calon siswa maupun orang tua.
“Sejak pagi memang sudah padat. Ini merupakan tahun pertama pelaksanaan SPMB sehingga banyak orang tua yang ingin memastikan seluruh proses berjalan dengan baik. Kami telah menyiapkan panitia serta fasilitas pendukung yang memadai. Tahun ini kuota yang tersedia sebanyak 11 rombongan belajar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tembilahan, Abd Rahim SPd, menilai tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri di Kabupaten Indragiri Hilir.
Menurut Rahim, seluruh panitia yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan telah disiagakan sejak awal untuk membantu masyarakat yang menghadapi kendala selama proses pendaftaran berlangsung.
“Kami sudah memperkirakan hari pertama akan menjadi puncak keramaian. Karena itu seluruh panitia disiapkan sejak pagi agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan cepat, transparan, dan maksimal,” katanya.
Pada tahun ajaran 2026/2027, SMKN 1 Tembilahan membuka 13 rombongan belajar dengan kapasitas masing-masing 36 siswa. Selain itu, sekolah juga menyediakan posko pelayanan khusus untuk membantu calon peserta didik dan orang tua yang mengalami kesulitan saat melakukan pendaftaran.
“Setiap kendala yang dihadapi masyarakat akan kami bantu melalui posko pelayanan yang telah disiapkan. Yang terpenting, seluruh proses berjalan lancar dan masyarakat memperoleh pelayanan terbaik,” tambahnya.
Pelaksanaan SPMB SMA dan SMK di Kabupaten Indragiri Hilir masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pihak sekolah mengimbau calon peserta didik beserta orang tua agar memastikan seluruh persyaratan administrasi telah lengkap sebelum mengikuti tahapan verifikasi. (*2)

