Senin, 5 Oktober 2026
- Advertisement -

PUPR Turunkan Alat Berat dan Material ke Lokasi Longsor Jalan Kuala Cinaku

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruangan, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menurunkan alat berat dan material untuk penanganan jalan longsor di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Jalan longsor tersebut berada di ruas Jalan Kuala Cinaku (Batas Inhil)-Rumbai Jaya, tepatnya di Pekan Tua, Kecamatan Kempas. 

Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau M Arief Setiawan melalui Kepala Bidang Bina Marga Teza Dasra mengatakan, longsor di jalan provinsi tersebut terjadi pada Jumat (27/9) sekitar pukul 10.15 WIB itu tidak ada menelan korban jiwa.

Namun longsor mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Pasalnya, lalu lintas harus menggunakan sistem buka tutup, namun khusus bagi kendaraan roda 4 dan roda 2. Sebab seluruh badan jalan mengalami longsor.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat Hanguskan 300 Kios di Tembilahan, Pemkab Pastikan Pedagang Tetap Berjualan

“Kami sudah lakukan monitoring langsung ke lokasi longsor didampingi oleh Kadis PU Inhil dan jajaran, serta Kepala Desa Pekan Tua,” kata Teza.

Lebih lanjut dikatakannya, lokasi longsor sudah putus total, dan tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat. Namun, untuk sementara dilakukan alih trase badan jalan pada sisi kanan dari arah Rengat ke Tembilahan.

“Sekarang alat dan material sudah kita turunkan ke lokasi untuk penanganan. Namun sebelum ditimbun, terlebih dilakukan pengeringan parit di sisi kanan. Sekarang tim sedang bekerja semoga bisa cepat selesai penanganan jalan longsor tersebut,” tuturnya.

Dijelaskan Teza, untuk penanganan jalan longsor tersebut pihaknya akan mengusahakan dibuat fungsional terlebih dahulu. Setelah itu baru direncanakan perbaikan permanennya sesuai dengan ketersediaan dana.

Baca Juga:  Dua Pria Asal Kepri Ditangkap

“Untuk penanganan jalannya kami buat fungsional dulu, setelah itu baru direncanakan perbaikan permanennya sesuai dengan ketersediaan dana,” sebutnya.

Dalam penanganan jalan longsor tersebut, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III. Pasalnya, untuk penanganan pada sungai yang memiliki kewenangan adalah pihak BWSS III.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak BWSS III, melalui bidang Sumber Daya Air yang ada di Dinas PUPR PKPP Riau,” ujarnya.(sol)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruangan, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menurunkan alat berat dan material untuk penanganan jalan longsor di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Jalan longsor tersebut berada di ruas Jalan Kuala Cinaku (Batas Inhil)-Rumbai Jaya, tepatnya di Pekan Tua, Kecamatan Kempas. 

Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau M Arief Setiawan melalui Kepala Bidang Bina Marga Teza Dasra mengatakan, longsor di jalan provinsi tersebut terjadi pada Jumat (27/9) sekitar pukul 10.15 WIB itu tidak ada menelan korban jiwa.

Namun longsor mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Pasalnya, lalu lintas harus menggunakan sistem buka tutup, namun khusus bagi kendaraan roda 4 dan roda 2. Sebab seluruh badan jalan mengalami longsor.

Baca Juga:  ABK Tabrakan Speed Boat di Perairan Inhil Berhasil Ditemukan

“Kami sudah lakukan monitoring langsung ke lokasi longsor didampingi oleh Kadis PU Inhil dan jajaran, serta Kepala Desa Pekan Tua,” kata Teza.

Lebih lanjut dikatakannya, lokasi longsor sudah putus total, dan tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat. Namun, untuk sementara dilakukan alih trase badan jalan pada sisi kanan dari arah Rengat ke Tembilahan.

- Advertisement -

“Sekarang alat dan material sudah kita turunkan ke lokasi untuk penanganan. Namun sebelum ditimbun, terlebih dilakukan pengeringan parit di sisi kanan. Sekarang tim sedang bekerja semoga bisa cepat selesai penanganan jalan longsor tersebut,” tuturnya.

Dijelaskan Teza, untuk penanganan jalan longsor tersebut pihaknya akan mengusahakan dibuat fungsional terlebih dahulu. Setelah itu baru direncanakan perbaikan permanennya sesuai dengan ketersediaan dana.

- Advertisement -
Baca Juga:  Jalan Lintas Telukkuantan-Sumbar Buka Tutup

“Untuk penanganan jalannya kami buat fungsional dulu, setelah itu baru direncanakan perbaikan permanennya sesuai dengan ketersediaan dana,” sebutnya.

Dalam penanganan jalan longsor tersebut, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III. Pasalnya, untuk penanganan pada sungai yang memiliki kewenangan adalah pihak BWSS III.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak BWSS III, melalui bidang Sumber Daya Air yang ada di Dinas PUPR PKPP Riau,” ujarnya.(sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruangan, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menurunkan alat berat dan material untuk penanganan jalan longsor di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Jalan longsor tersebut berada di ruas Jalan Kuala Cinaku (Batas Inhil)-Rumbai Jaya, tepatnya di Pekan Tua, Kecamatan Kempas. 

Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau M Arief Setiawan melalui Kepala Bidang Bina Marga Teza Dasra mengatakan, longsor di jalan provinsi tersebut terjadi pada Jumat (27/9) sekitar pukul 10.15 WIB itu tidak ada menelan korban jiwa.

Namun longsor mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Pasalnya, lalu lintas harus menggunakan sistem buka tutup, namun khusus bagi kendaraan roda 4 dan roda 2. Sebab seluruh badan jalan mengalami longsor.

Baca Juga:  Pemkab Inhil Tetapkan KLB Malaria

“Kami sudah lakukan monitoring langsung ke lokasi longsor didampingi oleh Kadis PU Inhil dan jajaran, serta Kepala Desa Pekan Tua,” kata Teza.

Lebih lanjut dikatakannya, lokasi longsor sudah putus total, dan tidak bisa dilintasi oleh kendaraan roda empat. Namun, untuk sementara dilakukan alih trase badan jalan pada sisi kanan dari arah Rengat ke Tembilahan.

“Sekarang alat dan material sudah kita turunkan ke lokasi untuk penanganan. Namun sebelum ditimbun, terlebih dilakukan pengeringan parit di sisi kanan. Sekarang tim sedang bekerja semoga bisa cepat selesai penanganan jalan longsor tersebut,” tuturnya.

Dijelaskan Teza, untuk penanganan jalan longsor tersebut pihaknya akan mengusahakan dibuat fungsional terlebih dahulu. Setelah itu baru direncanakan perbaikan permanennya sesuai dengan ketersediaan dana.

Baca Juga:  Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

“Untuk penanganan jalannya kami buat fungsional dulu, setelah itu baru direncanakan perbaikan permanennya sesuai dengan ketersediaan dana,” sebutnya.

Dalam penanganan jalan longsor tersebut, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III. Pasalnya, untuk penanganan pada sungai yang memiliki kewenangan adalah pihak BWSS III.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak BWSS III, melalui bidang Sumber Daya Air yang ada di Dinas PUPR PKPP Riau,” ujarnya.(sol)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari