Sabtu, 14 Februari 2026
- Advertisement -

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau mencatat total zakat yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau sepanjang tahun 2025 mencapai Rp52.538.691.436. Pada tahun ini, Baznas Riau berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari seluruh lapisan masyarakat.

Ketua Baznas Provinsi Riau, H Masriadi Hasan, mengatakan bahwa hingga saat ini sumber pengumpulan zakat, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, masih didominasi oleh kontribusi ASN.

Meski demikian, Masriadi melihat adanya potensi besar dari masyarakat umum dan dunia usaha di luar lingkungan pemerintahan yang terus menunjukkan tren peningkatan.

“Zakat non-ASN sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari sisi kelembagaan maupun individu. Semuanya bergerak naik, dan total keseluruhan zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52.538.691.436,” ujarnya.

Baca Juga:  Ditemukan Kasus Positif Covid-19 Pertama di Rohil

Masriadi menjelaskan, dana yang berhasil dihimpun Baznas Riau berasal dari berbagai sumber, di antaranya zakat maal, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya. Zakat maal sendiri merupakan zakat atas harta yang dimiliki seorang muslim dengan ketentuan tertentu.

“Berbeda dengan zakat fitrah yang dikeluarkan pada bulan Ramadan, zakat maal dapat ditunaikan kapan saja selama harta tersebut telah memenuhi syarat,” jelasnya.

Untuk meningkatkan perolehan dana zakat, Baznas Riau juga melakukan pendekatan ke berbagai perusahaan dan institusi pendidikan di Provinsi Riau melalui kegiatan sosialisasi. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dan dunia usaha lebih mengenal peran, tugas, serta fungsi Baznas.

“Kami juga masuk ke perusahaan-perusahaan dan kampus-kampus untuk sosialisasi zakat. Umumnya personel Baznas adalah ustaz atau penceramah, sehingga lebih mudah melakukan pendekatan kepada masyarakat,” paparnya.

Baca Juga:  BUMD PT PIR Terjerat Utang, Pemprov Riau Minta Direksi Segera Cari Solusi

Dalam hal pendistribusian dana, Baznas Riau selalu berkoordinasi dengan Baznas kabupaten dan kota melalui rapat koordinasi daerah (rakorda) yang melibatkan Baznas se-Riau.

“Penyaluran dana dilakukan melalui lima program induk, yakni Riau Makmur, Riau Cerdas, Riau Peduli, Riau Sehat, dan Riau Taqwa. Program-program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial,” tutupnya.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau mencatat total zakat yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau sepanjang tahun 2025 mencapai Rp52.538.691.436. Pada tahun ini, Baznas Riau berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari seluruh lapisan masyarakat.

Ketua Baznas Provinsi Riau, H Masriadi Hasan, mengatakan bahwa hingga saat ini sumber pengumpulan zakat, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, masih didominasi oleh kontribusi ASN.

Meski demikian, Masriadi melihat adanya potensi besar dari masyarakat umum dan dunia usaha di luar lingkungan pemerintahan yang terus menunjukkan tren peningkatan.

“Zakat non-ASN sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari sisi kelembagaan maupun individu. Semuanya bergerak naik, dan total keseluruhan zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52.538.691.436,” ujarnya.

Baca Juga:  PLN Janji Krisis Listrik Meranti Berakhir 10 Hari Lagi, Warga Tunggu Bukti Nyata

Masriadi menjelaskan, dana yang berhasil dihimpun Baznas Riau berasal dari berbagai sumber, di antaranya zakat maal, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya. Zakat maal sendiri merupakan zakat atas harta yang dimiliki seorang muslim dengan ketentuan tertentu.

- Advertisement -

“Berbeda dengan zakat fitrah yang dikeluarkan pada bulan Ramadan, zakat maal dapat ditunaikan kapan saja selama harta tersebut telah memenuhi syarat,” jelasnya.

Untuk meningkatkan perolehan dana zakat, Baznas Riau juga melakukan pendekatan ke berbagai perusahaan dan institusi pendidikan di Provinsi Riau melalui kegiatan sosialisasi. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dan dunia usaha lebih mengenal peran, tugas, serta fungsi Baznas.

- Advertisement -

“Kami juga masuk ke perusahaan-perusahaan dan kampus-kampus untuk sosialisasi zakat. Umumnya personel Baznas adalah ustaz atau penceramah, sehingga lebih mudah melakukan pendekatan kepada masyarakat,” paparnya.

Baca Juga:  Wartawan Riau Pos Juara 1 Lomba Jurnalistik PWI Bengkalis

Dalam hal pendistribusian dana, Baznas Riau selalu berkoordinasi dengan Baznas kabupaten dan kota melalui rapat koordinasi daerah (rakorda) yang melibatkan Baznas se-Riau.

“Penyaluran dana dilakukan melalui lima program induk, yakni Riau Makmur, Riau Cerdas, Riau Peduli, Riau Sehat, dan Riau Taqwa. Program-program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial,” tutupnya.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau mencatat total zakat yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau sepanjang tahun 2025 mencapai Rp52.538.691.436. Pada tahun ini, Baznas Riau berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari seluruh lapisan masyarakat.

Ketua Baznas Provinsi Riau, H Masriadi Hasan, mengatakan bahwa hingga saat ini sumber pengumpulan zakat, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, masih didominasi oleh kontribusi ASN.

Meski demikian, Masriadi melihat adanya potensi besar dari masyarakat umum dan dunia usaha di luar lingkungan pemerintahan yang terus menunjukkan tren peningkatan.

“Zakat non-ASN sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari sisi kelembagaan maupun individu. Semuanya bergerak naik, dan total keseluruhan zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52.538.691.436,” ujarnya.

Baca Juga:  BUMD PT PIR Terjerat Utang, Pemprov Riau Minta Direksi Segera Cari Solusi

Masriadi menjelaskan, dana yang berhasil dihimpun Baznas Riau berasal dari berbagai sumber, di antaranya zakat maal, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya. Zakat maal sendiri merupakan zakat atas harta yang dimiliki seorang muslim dengan ketentuan tertentu.

“Berbeda dengan zakat fitrah yang dikeluarkan pada bulan Ramadan, zakat maal dapat ditunaikan kapan saja selama harta tersebut telah memenuhi syarat,” jelasnya.

Untuk meningkatkan perolehan dana zakat, Baznas Riau juga melakukan pendekatan ke berbagai perusahaan dan institusi pendidikan di Provinsi Riau melalui kegiatan sosialisasi. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dan dunia usaha lebih mengenal peran, tugas, serta fungsi Baznas.

“Kami juga masuk ke perusahaan-perusahaan dan kampus-kampus untuk sosialisasi zakat. Umumnya personel Baznas adalah ustaz atau penceramah, sehingga lebih mudah melakukan pendekatan kepada masyarakat,” paparnya.

Baca Juga:  Pastikan Pasokan Listrik Selama Nataru Pulau Sumatera Aman

Dalam hal pendistribusian dana, Baznas Riau selalu berkoordinasi dengan Baznas kabupaten dan kota melalui rapat koordinasi daerah (rakorda) yang melibatkan Baznas se-Riau.

“Penyaluran dana dilakukan melalui lima program induk, yakni Riau Makmur, Riau Cerdas, Riau Peduli, Riau Sehat, dan Riau Taqwa. Program-program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial,” tutupnya.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari