Rabu, 2 September 2026
- Advertisement -

Warga Kaget, Pria Tewas di Atas Meja Kedai Jalan Imam Munandar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Warga Pekanbaru digemparkan oleh penemuan seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di atas meja kedai sarapan pagi di Jalan Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Sabtu (1/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diketahui bernama Hazzen (29), warga Jalan Lintas Timur atau Jalan Mekar Sari, Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya.

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Didi Antoni membenarkan penemuan jasad tersebut, Ahad (2/11). Berdasarkan keterangan saksi bernama Frengky, sekitar pukul 03.00 WIB ia baru keluar dari warnet di Jalan Imam Munandar. Saat melintas, Frengky melihat seorang pria tengah tidur di atas meja kedai sarapan yang masih tutup.

Baca Juga:  LG StanbyME 2 Resmi Hadir, Tawarkan Fleksibilitas Layar Lebih Tinggi

Namun ketika didekati, pria itu sudah tidak bergerak dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Menyadari hal mencurigakan itu, saksi segera melapor ke layanan darurat Polresta Pekanbaru 110.

Tak lama berselang, petugas Polsek Tenayan Raya bersama tim identifikasi Polresta Pekanbaru tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan luar (Visum et Repertum).

“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi berbaring di atas meja kedai. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ujar Kompol Didi Antoni.

Warga sekitar mengenal Hazzen sebagai pria tanpa tempat tinggal tetap dan diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kerap terlihat di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak, Tembus Rp100 Ribu per Kg

Pihak keluarga yang telah dihubungi menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan resmi. Setelah visum luar selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara Islam.
“Pihak keluarga membuat surat pernyataan dan membawa jenazah ke rumah untuk dimakamkan,” tambah Kompol Didi.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Warga Pekanbaru digemparkan oleh penemuan seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di atas meja kedai sarapan pagi di Jalan Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Sabtu (1/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diketahui bernama Hazzen (29), warga Jalan Lintas Timur atau Jalan Mekar Sari, Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya.

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Didi Antoni membenarkan penemuan jasad tersebut, Ahad (2/11). Berdasarkan keterangan saksi bernama Frengky, sekitar pukul 03.00 WIB ia baru keluar dari warnet di Jalan Imam Munandar. Saat melintas, Frengky melihat seorang pria tengah tidur di atas meja kedai sarapan yang masih tutup.

Baca Juga:  Jabodetabek Terimbas Aliran Udara Basah dari Timur Afrika

Namun ketika didekati, pria itu sudah tidak bergerak dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Menyadari hal mencurigakan itu, saksi segera melapor ke layanan darurat Polresta Pekanbaru 110.

Tak lama berselang, petugas Polsek Tenayan Raya bersama tim identifikasi Polresta Pekanbaru tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan luar (Visum et Repertum).

“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi berbaring di atas meja kedai. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ujar Kompol Didi Antoni.

- Advertisement -

Warga sekitar mengenal Hazzen sebagai pria tanpa tempat tinggal tetap dan diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kerap terlihat di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Jadi Target Pembunuhan, Moeldoko Kini Dikawal Kopassus

Pihak keluarga yang telah dihubungi menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan resmi. Setelah visum luar selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara Islam.
“Pihak keluarga membuat surat pernyataan dan membawa jenazah ke rumah untuk dimakamkan,” tambah Kompol Didi.

- Advertisement -

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Warga Pekanbaru digemparkan oleh penemuan seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di atas meja kedai sarapan pagi di Jalan Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Sabtu (1/11) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diketahui bernama Hazzen (29), warga Jalan Lintas Timur atau Jalan Mekar Sari, Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya.

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Didi Antoni membenarkan penemuan jasad tersebut, Ahad (2/11). Berdasarkan keterangan saksi bernama Frengky, sekitar pukul 03.00 WIB ia baru keluar dari warnet di Jalan Imam Munandar. Saat melintas, Frengky melihat seorang pria tengah tidur di atas meja kedai sarapan yang masih tutup.

Baca Juga:  Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Namun ketika didekati, pria itu sudah tidak bergerak dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Menyadari hal mencurigakan itu, saksi segera melapor ke layanan darurat Polresta Pekanbaru 110.

Tak lama berselang, petugas Polsek Tenayan Raya bersama tim identifikasi Polresta Pekanbaru tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan luar (Visum et Repertum).

“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi berbaring di atas meja kedai. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ujar Kompol Didi Antoni.

Warga sekitar mengenal Hazzen sebagai pria tanpa tempat tinggal tetap dan diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kerap terlihat di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Siswa SD Meninggal Diduga Dibully, Wako Perintahkan Bentuk TPF Perundungan

Pihak keluarga yang telah dihubungi menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan resmi. Setelah visum luar selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara Islam.
“Pihak keluarga membuat surat pernyataan dan membawa jenazah ke rumah untuk dimakamkan,” tambah Kompol Didi.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari