Jumat, 3 Juli 2026
- Advertisement -

Kabar Duka, Dokter RSD Madani Meninggal Dunia Positif Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang tenaga kesehatan di Pekanbaru, yakni dokter umum yang bertugas di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani meninggal dalam kondisi positif Covid-19. dr Miharza, menghembuskan nafas terakhirnya, Selasa (8/6/2021) malam. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, dokter berusia 54 tahun itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad sekitar pukul 20.34 WIB. Dia langsung dikebumikan malam itu juga di TPU Palas. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra dikonfirmasi membenarkan dokter tersebut meninggal dalam kondisi positif Covid-19. 

"Iya (positif Covid-19,red)," kata pria yang juga merupakan Direktur Utama (Dirut) RSD Madani ini, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga:  Keruk Sungai, PUPR Turunkan Empat Alat Berat 

Sementara itu, Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy dikonfirmasi wartawan menyebutkan, almarhum adalah nakes yang ikut dalam penanganan Covid-19.

"Beliau meninggal setelah jalani perawatan pasca terkonfirmasi positif Covid-19," kata dr Bob, begitu Zaini akrab disapa.

Dia melanjutkan, almarhum memiliki Komorbid atau penyakit penyerta yakni diabetes. Itu pula yang menyebabkan kondisi kesehatannya menurun. 

Laporan : M Ali Nurman (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang tenaga kesehatan di Pekanbaru, yakni dokter umum yang bertugas di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani meninggal dalam kondisi positif Covid-19. dr Miharza, menghembuskan nafas terakhirnya, Selasa (8/6/2021) malam. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, dokter berusia 54 tahun itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad sekitar pukul 20.34 WIB. Dia langsung dikebumikan malam itu juga di TPU Palas. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra dikonfirmasi membenarkan dokter tersebut meninggal dalam kondisi positif Covid-19. 

"Iya (positif Covid-19,red)," kata pria yang juga merupakan Direktur Utama (Dirut) RSD Madani ini, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga:  Dilaporkan Korupsi Izin HGU, Pemprov Sebut Gubri Tak Terlibat

Sementara itu, Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy dikonfirmasi wartawan menyebutkan, almarhum adalah nakes yang ikut dalam penanganan Covid-19.

- Advertisement -

"Beliau meninggal setelah jalani perawatan pasca terkonfirmasi positif Covid-19," kata dr Bob, begitu Zaini akrab disapa.

Dia melanjutkan, almarhum memiliki Komorbid atau penyakit penyerta yakni diabetes. Itu pula yang menyebabkan kondisi kesehatannya menurun. 

- Advertisement -

Laporan : M Ali Nurman (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang tenaga kesehatan di Pekanbaru, yakni dokter umum yang bertugas di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani meninggal dalam kondisi positif Covid-19. dr Miharza, menghembuskan nafas terakhirnya, Selasa (8/6/2021) malam. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, dokter berusia 54 tahun itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad sekitar pukul 20.34 WIB. Dia langsung dikebumikan malam itu juga di TPU Palas. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru dr Arnaldo Eka Putra dikonfirmasi membenarkan dokter tersebut meninggal dalam kondisi positif Covid-19. 

"Iya (positif Covid-19,red)," kata pria yang juga merupakan Direktur Utama (Dirut) RSD Madani ini, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga:  Kapal Karam, Warga Berebut Logistik di Sungai Siak

Sementara itu, Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy dikonfirmasi wartawan menyebutkan, almarhum adalah nakes yang ikut dalam penanganan Covid-19.

"Beliau meninggal setelah jalani perawatan pasca terkonfirmasi positif Covid-19," kata dr Bob, begitu Zaini akrab disapa.

Dia melanjutkan, almarhum memiliki Komorbid atau penyakit penyerta yakni diabetes. Itu pula yang menyebabkan kondisi kesehatannya menurun. 

Laporan : M Ali Nurman (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari