Selasa, 6 Oktober 2026
- Advertisement -

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persaingan Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series semakin ketat. Memasuki hari kedua, Ahad (13/9/2026), sebanyak delapan pertandingan digelar di GOR Tribuana Pekanbaru dengan persaingan menarik di kategori SMP dan SMA.

Laga kategori Junior HSBL menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian pertandingan. Kompetisi yang baru menjadi bagian dari HSBL tahun ini tersebut mempertemukan para pemain muda yang mulai menunjukkan kemampuan dan semangat bertanding.

Pada pertandingan pembuka, SMP ICS Pekanbaru berhasil mengalahkan SMP As-Shofa Pekanbaru dengan skor 28-19. Setelah itu, SMP Witama Pekanbaru juga meraih kemenangan setelah menundukkan SMP Santa Maria dengan skor 31-20.

Pelatih SMP Witama Harry Permana mengatakan, timnya tidak memasang target khusus pada HSBL tahun ini. Sebagian besar pemain masih menjalani proses transisi dari jenjang sekolah dasar (SD) ke sekolah menengah pertama (SMP).

Baca Juga:  Thunder Bangkit di Kandang

“Anak-anak bermain lepas saja. Tidak ada target yang harus kita capai pada tahun ini karena transisi dari SD ke SMP lumayan banyak. Untuk target menang, kalau mereka bisa mengambil kemenangan itu bagus. Tapi kalau tidak, ya kita latihan,” ujar Harry.

Menurut Harry, setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mengevaluasi perkembangan kemampuan dan hasil latihan.

Untuk laga berikutnya, SMP Witama masih akan menggunakan pola permainan yang telah dilatih. Persiapan yang relatif singkat antara dimulainya tahun ajaran baru dan pelaksanaan HSBL 2026 membuat tim belum melakukan perubahan signifikan.

“Untuk pertandingan selanjutnya kita akan seperti ini, karena seperti inilah yang kita latih selama ini. Belum ada perubahan yang signifikan karena waktunya lumayan pendek antara tahun ajaran baru dan eventnya. Jadi sebisa kita dan semaksimal kita,” katanya.

Pada kategori putri SMA, SMAN 8 Pekanbaru tampil dominan dan menang telak 31-9 atas SMAN 10 Pekanbaru.

Baca Juga:  Saatnya Merebut Tiket Olimpiade

Berikutnya, SMAN 5 Pekanbaru mengatasi perlawanan SMAN 3 Pekanbaru dengan skor 34-29 dalam laga putra yang berlangsung ketat. Sementara itu, Stella Gracia menang 46-4 atas SMA Santa Maria pada kategori putri SMA.

Di kategori putra, MAN 2 Pekanbaru mengalahkan SMAN 12 Pekanbaru dengan skor 38-24. SMA As-Shofa Pekanbaru kemudian meraih kemenangan 43-17 atas MA Al-Ihsan Boarding School.

Pada pertandingan kedelapan, MAN 3 Pekanbaru menghadapi SMA Al-Azhar Pekanbaru.

Rangkaian pertandingan tersebut menunjukkan ketatnya persaingan antarpelajar. Selain kemampuan teknis, para pemain dituntut menjaga mental dan sportivitas selama pertandingan.

HSBL 2026 Pekanbaru Series berlangsung hingga 19 September mendatang di GOR Tribuana Pekanbaru. Kompetisi ini diikuti tim pelajar tingkat SMP dan SMA, termasuk kategori Junior HSBL. Persaingan menuju posisi terbaik masih akan berlanjut pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persaingan Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series semakin ketat. Memasuki hari kedua, Ahad (13/9/2026), sebanyak delapan pertandingan digelar di GOR Tribuana Pekanbaru dengan persaingan menarik di kategori SMP dan SMA.

Laga kategori Junior HSBL menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian pertandingan. Kompetisi yang baru menjadi bagian dari HSBL tahun ini tersebut mempertemukan para pemain muda yang mulai menunjukkan kemampuan dan semangat bertanding.

Pada pertandingan pembuka, SMP ICS Pekanbaru berhasil mengalahkan SMP As-Shofa Pekanbaru dengan skor 28-19. Setelah itu, SMP Witama Pekanbaru juga meraih kemenangan setelah menundukkan SMP Santa Maria dengan skor 31-20.

Pelatih SMP Witama Harry Permana mengatakan, timnya tidak memasang target khusus pada HSBL tahun ini. Sebagian besar pemain masih menjalani proses transisi dari jenjang sekolah dasar (SD) ke sekolah menengah pertama (SMP).

Baca Juga:  Bintang Laut Menang Tipis atas Wahidin dalam Duel Sengit HSBL Bagansiapiapi 2026

“Anak-anak bermain lepas saja. Tidak ada target yang harus kita capai pada tahun ini karena transisi dari SD ke SMP lumayan banyak. Untuk target menang, kalau mereka bisa mengambil kemenangan itu bagus. Tapi kalau tidak, ya kita latihan,” ujar Harry.

- Advertisement -

Menurut Harry, setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mengevaluasi perkembangan kemampuan dan hasil latihan.

Untuk laga berikutnya, SMP Witama masih akan menggunakan pola permainan yang telah dilatih. Persiapan yang relatif singkat antara dimulainya tahun ajaran baru dan pelaksanaan HSBL 2026 membuat tim belum melakukan perubahan signifikan.

- Advertisement -

“Untuk pertandingan selanjutnya kita akan seperti ini, karena seperti inilah yang kita latih selama ini. Belum ada perubahan yang signifikan karena waktunya lumayan pendek antara tahun ajaran baru dan eventnya. Jadi sebisa kita dan semaksimal kita,” katanya.

Pada kategori putri SMA, SMAN 8 Pekanbaru tampil dominan dan menang telak 31-9 atas SMAN 10 Pekanbaru.

Baca Juga:  Bertanding di Indonesia, Tim Cina U-23 Keder

Berikutnya, SMAN 5 Pekanbaru mengatasi perlawanan SMAN 3 Pekanbaru dengan skor 34-29 dalam laga putra yang berlangsung ketat. Sementara itu, Stella Gracia menang 46-4 atas SMA Santa Maria pada kategori putri SMA.

Di kategori putra, MAN 2 Pekanbaru mengalahkan SMAN 12 Pekanbaru dengan skor 38-24. SMA As-Shofa Pekanbaru kemudian meraih kemenangan 43-17 atas MA Al-Ihsan Boarding School.

Pada pertandingan kedelapan, MAN 3 Pekanbaru menghadapi SMA Al-Azhar Pekanbaru.

Rangkaian pertandingan tersebut menunjukkan ketatnya persaingan antarpelajar. Selain kemampuan teknis, para pemain dituntut menjaga mental dan sportivitas selama pertandingan.

HSBL 2026 Pekanbaru Series berlangsung hingga 19 September mendatang di GOR Tribuana Pekanbaru. Kompetisi ini diikuti tim pelajar tingkat SMP dan SMA, termasuk kategori Junior HSBL. Persaingan menuju posisi terbaik masih akan berlanjut pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persaingan Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series semakin ketat. Memasuki hari kedua, Ahad (13/9/2026), sebanyak delapan pertandingan digelar di GOR Tribuana Pekanbaru dengan persaingan menarik di kategori SMP dan SMA.

Laga kategori Junior HSBL menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian pertandingan. Kompetisi yang baru menjadi bagian dari HSBL tahun ini tersebut mempertemukan para pemain muda yang mulai menunjukkan kemampuan dan semangat bertanding.

Pada pertandingan pembuka, SMP ICS Pekanbaru berhasil mengalahkan SMP As-Shofa Pekanbaru dengan skor 28-19. Setelah itu, SMP Witama Pekanbaru juga meraih kemenangan setelah menundukkan SMP Santa Maria dengan skor 31-20.

Pelatih SMP Witama Harry Permana mengatakan, timnya tidak memasang target khusus pada HSBL tahun ini. Sebagian besar pemain masih menjalani proses transisi dari jenjang sekolah dasar (SD) ke sekolah menengah pertama (SMP).

Baca Juga:  14 Tim Basket Kampar dan Rohul Berebut Juara di Riau Pos-HSBL 2026

“Anak-anak bermain lepas saja. Tidak ada target yang harus kita capai pada tahun ini karena transisi dari SD ke SMP lumayan banyak. Untuk target menang, kalau mereka bisa mengambil kemenangan itu bagus. Tapi kalau tidak, ya kita latihan,” ujar Harry.

Menurut Harry, setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mengevaluasi perkembangan kemampuan dan hasil latihan.

Untuk laga berikutnya, SMP Witama masih akan menggunakan pola permainan yang telah dilatih. Persiapan yang relatif singkat antara dimulainya tahun ajaran baru dan pelaksanaan HSBL 2026 membuat tim belum melakukan perubahan signifikan.

“Untuk pertandingan selanjutnya kita akan seperti ini, karena seperti inilah yang kita latih selama ini. Belum ada perubahan yang signifikan karena waktunya lumayan pendek antara tahun ajaran baru dan eventnya. Jadi sebisa kita dan semaksimal kita,” katanya.

Pada kategori putri SMA, SMAN 8 Pekanbaru tampil dominan dan menang telak 31-9 atas SMAN 10 Pekanbaru.

Baca Juga:  Cegah Pencurian Penutup Lubang, Pemko Pekanbaru Beralih ke Material Semen

Berikutnya, SMAN 5 Pekanbaru mengatasi perlawanan SMAN 3 Pekanbaru dengan skor 34-29 dalam laga putra yang berlangsung ketat. Sementara itu, Stella Gracia menang 46-4 atas SMA Santa Maria pada kategori putri SMA.

Di kategori putra, MAN 2 Pekanbaru mengalahkan SMAN 12 Pekanbaru dengan skor 38-24. SMA As-Shofa Pekanbaru kemudian meraih kemenangan 43-17 atas MA Al-Ihsan Boarding School.

Pada pertandingan kedelapan, MAN 3 Pekanbaru menghadapi SMA Al-Azhar Pekanbaru.

Rangkaian pertandingan tersebut menunjukkan ketatnya persaingan antarpelajar. Selain kemampuan teknis, para pemain dituntut menjaga mental dan sportivitas selama pertandingan.

HSBL 2026 Pekanbaru Series berlangsung hingga 19 September mendatang di GOR Tribuana Pekanbaru. Kompetisi ini diikuti tim pelajar tingkat SMP dan SMA, termasuk kategori Junior HSBL. Persaingan menuju posisi terbaik masih akan berlanjut pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari