Rabu, 8 Juli 2026
- Advertisement -

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

SIAK (RIAUPOS.CO) – Tiga orang meninggal dunia, satu lainnya masih dinyatakan hilang, sementara tiga penumpang berhasil selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Peristiwa itu terjadi saat kapal mengangkut tim draft survey menuju kapal MV Himala.

Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Pujo Kurnianto, menjelaskan peristiwa tersebut saat mendampingi Wakil Bupati Siak Syamsurizal meninjau proses evakuasi korban.

Menurut Pujo, korban meninggal dunia masing-masing adalah Surveyor PT Carsurin Ilham Syahputra Siregar (29), petugas Bea Cukai Pekanbaru Aditia Waskita (27), serta pemilik barang dari PT KIMI, Desmond Nataldo.

Sementara itu, seorang korban yang hingga kini masih dalam pencarian adalah Surveyor PT Sucofindo, Febri (30).

Adapun tiga orang yang berhasil menyelamatkan diri yakni nakhoda KM Gading 2 Afrizal (32), agen PT Segara Mitra Abadi (SMA) Hamdy (33), serta C/O MV Himala, Lewie Marvie Yuson GA.

Pujo memaparkan, insiden bermula sekitar pukul 23.30 WIB ketika nakhoda Afrizal menerima permintaan dari agen PT Segara Mitra Abadi untuk mengantarkan dokumen dari dermaga menuju kapal TB MTS 29. Saat itu terdapat lima orang di atas KM Gading 2, termasuk nakhoda.

Baca Juga:  Azmi Ajak Putra Terbaik Siak Ikut Seleksi Direktur PT SS

Setelah dokumen diserahkan ke TB MTS 29, perjalanan dilanjutkan menuju MV Himala untuk menjemput tim draft survey. Dua orang kemudian naik ke KM Gading 2 sehingga jumlah penumpang menjadi tujuh orang.

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan draft survey di beberapa sisi kapal MV Himala, dimulai dari lambung kanan belakang di dekat gangway, kemudian berpindah ke lambung kiri belakang, dilanjutkan ke haluan kiri dan haluan kanan kapal.

Saat proses pemeriksaan berlangsung, kondisi arus di lokasi dilaporkan sangat deras. Dalam situasi tersebut, buritan KM Gading 2 menyentuh rantai jangkar MV Himala.

Nakhoda sempat berupaya mengendalikan kapal dengan membelokkan kemudi ke kanan serta menambah kecepatan. Namun derasnya arus dari sisi kanan membuat haluan kapal tidak mampu bergerak sesuai kendali dan justru terseret ke arah kiri.

Akibatnya, KM Gading 2 menghantam haluan kapal TK Indo Sukses 130 yang berada di sisi kiri MV Himala. Benturan tersebut membuat kapal miring ke kanan hingga akhirnya tenggelam.

“KM Gading tersangkut rantai jangkar KM Himala,” ujar Pujo.

Sesaat setelah kejadian, tiga orang berhasil diselamatkan, yakni Afrizal, Hamdy, dan Lewie Marvie Yuson GA. Sementara Ilham Syahputra Siregar ditemukan meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya masih belum ditemukan.

Baca Juga:  Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Pada proses pencarian yang berlangsung hingga siang hari, dua korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni Aditia Waskita dan Desmond Nataldo.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan duka cita atas musibah tersebut. Ia berharap korban yang masih hilang dapat segera ditemukan oleh tim gabungan.

“Insiden ini merupakan musibah yang tak dapat dielakkan,” kata Syamsurizal.

Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyad Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga menjelaskan, berdasarkan informasi awal, kapal yang membawa tim survei sedang merapat ke kapal pengangkut cangkang ketika dihantam ombak besar.

“Kami sedang melakukan pendalaman terkait penyebab insiden yang mengakibatkan tiga korban jiwa dan satu korban masih hilang. Pencarian juga terus dilakukan,” ujar Kapolres Sepuh.

Hingga siang hari, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Operasi tersebut melibatkan personel Satpolair Polres Siak, Ditpolairud Polda Riau, Pos TNI AL Tanjung Buton, KSOP Kelas II Tanjung Buton, serta Basarnas Riau.

Sementara itu, keluarga korban bersama pihak perusahaan terkait masih menunggu perkembangan proses pencarian di Pos Pengawasan Kawasan Industri Tanjung Buton.(mng)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Tiga orang meninggal dunia, satu lainnya masih dinyatakan hilang, sementara tiga penumpang berhasil selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Peristiwa itu terjadi saat kapal mengangkut tim draft survey menuju kapal MV Himala.

Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Pujo Kurnianto, menjelaskan peristiwa tersebut saat mendampingi Wakil Bupati Siak Syamsurizal meninjau proses evakuasi korban.

Menurut Pujo, korban meninggal dunia masing-masing adalah Surveyor PT Carsurin Ilham Syahputra Siregar (29), petugas Bea Cukai Pekanbaru Aditia Waskita (27), serta pemilik barang dari PT KIMI, Desmond Nataldo.

Sementara itu, seorang korban yang hingga kini masih dalam pencarian adalah Surveyor PT Sucofindo, Febri (30).

Adapun tiga orang yang berhasil menyelamatkan diri yakni nakhoda KM Gading 2 Afrizal (32), agen PT Segara Mitra Abadi (SMA) Hamdy (33), serta C/O MV Himala, Lewie Marvie Yuson GA.

- Advertisement -

Pujo memaparkan, insiden bermula sekitar pukul 23.30 WIB ketika nakhoda Afrizal menerima permintaan dari agen PT Segara Mitra Abadi untuk mengantarkan dokumen dari dermaga menuju kapal TB MTS 29. Saat itu terdapat lima orang di atas KM Gading 2, termasuk nakhoda.

Baca Juga:  Azmi Ajak Putra Terbaik Siak Ikut Seleksi Direktur PT SS

Setelah dokumen diserahkan ke TB MTS 29, perjalanan dilanjutkan menuju MV Himala untuk menjemput tim draft survey. Dua orang kemudian naik ke KM Gading 2 sehingga jumlah penumpang menjadi tujuh orang.

- Advertisement -

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan draft survey di beberapa sisi kapal MV Himala, dimulai dari lambung kanan belakang di dekat gangway, kemudian berpindah ke lambung kiri belakang, dilanjutkan ke haluan kiri dan haluan kanan kapal.

Saat proses pemeriksaan berlangsung, kondisi arus di lokasi dilaporkan sangat deras. Dalam situasi tersebut, buritan KM Gading 2 menyentuh rantai jangkar MV Himala.

Nakhoda sempat berupaya mengendalikan kapal dengan membelokkan kemudi ke kanan serta menambah kecepatan. Namun derasnya arus dari sisi kanan membuat haluan kapal tidak mampu bergerak sesuai kendali dan justru terseret ke arah kiri.

Akibatnya, KM Gading 2 menghantam haluan kapal TK Indo Sukses 130 yang berada di sisi kiri MV Himala. Benturan tersebut membuat kapal miring ke kanan hingga akhirnya tenggelam.

“KM Gading tersangkut rantai jangkar KM Himala,” ujar Pujo.

Sesaat setelah kejadian, tiga orang berhasil diselamatkan, yakni Afrizal, Hamdy, dan Lewie Marvie Yuson GA. Sementara Ilham Syahputra Siregar ditemukan meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya masih belum ditemukan.

Baca Juga:  107 Jemaah Calon Haji Siak Dilepas Wabup Husni Merza

Pada proses pencarian yang berlangsung hingga siang hari, dua korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni Aditia Waskita dan Desmond Nataldo.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan duka cita atas musibah tersebut. Ia berharap korban yang masih hilang dapat segera ditemukan oleh tim gabungan.

“Insiden ini merupakan musibah yang tak dapat dielakkan,” kata Syamsurizal.

Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyad Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga menjelaskan, berdasarkan informasi awal, kapal yang membawa tim survei sedang merapat ke kapal pengangkut cangkang ketika dihantam ombak besar.

“Kami sedang melakukan pendalaman terkait penyebab insiden yang mengakibatkan tiga korban jiwa dan satu korban masih hilang. Pencarian juga terus dilakukan,” ujar Kapolres Sepuh.

Hingga siang hari, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Operasi tersebut melibatkan personel Satpolair Polres Siak, Ditpolairud Polda Riau, Pos TNI AL Tanjung Buton, KSOP Kelas II Tanjung Buton, serta Basarnas Riau.

Sementara itu, keluarga korban bersama pihak perusahaan terkait masih menunggu perkembangan proses pencarian di Pos Pengawasan Kawasan Industri Tanjung Buton.(mng)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Tiga orang meninggal dunia, satu lainnya masih dinyatakan hilang, sementara tiga penumpang berhasil selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Peristiwa itu terjadi saat kapal mengangkut tim draft survey menuju kapal MV Himala.

Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton, Pujo Kurnianto, menjelaskan peristiwa tersebut saat mendampingi Wakil Bupati Siak Syamsurizal meninjau proses evakuasi korban.

Menurut Pujo, korban meninggal dunia masing-masing adalah Surveyor PT Carsurin Ilham Syahputra Siregar (29), petugas Bea Cukai Pekanbaru Aditia Waskita (27), serta pemilik barang dari PT KIMI, Desmond Nataldo.

Sementara itu, seorang korban yang hingga kini masih dalam pencarian adalah Surveyor PT Sucofindo, Febri (30).

Adapun tiga orang yang berhasil menyelamatkan diri yakni nakhoda KM Gading 2 Afrizal (32), agen PT Segara Mitra Abadi (SMA) Hamdy (33), serta C/O MV Himala, Lewie Marvie Yuson GA.

Pujo memaparkan, insiden bermula sekitar pukul 23.30 WIB ketika nakhoda Afrizal menerima permintaan dari agen PT Segara Mitra Abadi untuk mengantarkan dokumen dari dermaga menuju kapal TB MTS 29. Saat itu terdapat lima orang di atas KM Gading 2, termasuk nakhoda.

Baca Juga:  BPBJ Siak Diminta Transparan Umumkan Lelang Proyek

Setelah dokumen diserahkan ke TB MTS 29, perjalanan dilanjutkan menuju MV Himala untuk menjemput tim draft survey. Dua orang kemudian naik ke KM Gading 2 sehingga jumlah penumpang menjadi tujuh orang.

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan draft survey di beberapa sisi kapal MV Himala, dimulai dari lambung kanan belakang di dekat gangway, kemudian berpindah ke lambung kiri belakang, dilanjutkan ke haluan kiri dan haluan kanan kapal.

Saat proses pemeriksaan berlangsung, kondisi arus di lokasi dilaporkan sangat deras. Dalam situasi tersebut, buritan KM Gading 2 menyentuh rantai jangkar MV Himala.

Nakhoda sempat berupaya mengendalikan kapal dengan membelokkan kemudi ke kanan serta menambah kecepatan. Namun derasnya arus dari sisi kanan membuat haluan kapal tidak mampu bergerak sesuai kendali dan justru terseret ke arah kiri.

Akibatnya, KM Gading 2 menghantam haluan kapal TK Indo Sukses 130 yang berada di sisi kiri MV Himala. Benturan tersebut membuat kapal miring ke kanan hingga akhirnya tenggelam.

“KM Gading tersangkut rantai jangkar KM Himala,” ujar Pujo.

Sesaat setelah kejadian, tiga orang berhasil diselamatkan, yakni Afrizal, Hamdy, dan Lewie Marvie Yuson GA. Sementara Ilham Syahputra Siregar ditemukan meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya masih belum ditemukan.

Baca Juga:  Launching Permendagri Nomor 59 Tahun 2021

Pada proses pencarian yang berlangsung hingga siang hari, dua korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni Aditia Waskita dan Desmond Nataldo.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan duka cita atas musibah tersebut. Ia berharap korban yang masih hilang dapat segera ditemukan oleh tim gabungan.

“Insiden ini merupakan musibah yang tak dapat dielakkan,” kata Syamsurizal.

Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyad Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Dedek Prayoga menjelaskan, berdasarkan informasi awal, kapal yang membawa tim survei sedang merapat ke kapal pengangkut cangkang ketika dihantam ombak besar.

“Kami sedang melakukan pendalaman terkait penyebab insiden yang mengakibatkan tiga korban jiwa dan satu korban masih hilang. Pencarian juga terus dilakukan,” ujar Kapolres Sepuh.

Hingga siang hari, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Operasi tersebut melibatkan personel Satpolair Polres Siak, Ditpolairud Polda Riau, Pos TNI AL Tanjung Buton, KSOP Kelas II Tanjung Buton, serta Basarnas Riau.

Sementara itu, keluarga korban bersama pihak perusahaan terkait masih menunggu perkembangan proses pencarian di Pos Pengawasan Kawasan Industri Tanjung Buton.(mng)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari