SIAK (RIAUPOS.CO)- Bupati Siak Afni Z turun langsung mengawal keberangkatan 256 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Siak menuju Embarkasi Batam dari Pelabuhan Tanjung Buton, Sungai Apit, Senin (4/5/2026). Keberangkatan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan kapal cepat Dumai Line 08, sebelum nantinya para jemaah bergabung dengan rombongan dari Kabupaten Rokan Hulu dalam kloter 12.
Dalam kesempatan tersebut, Afni menyoroti kondisi sebagian jamaah yang telah berusia lanjut. Ia menekankan pentingnya perhatian khusus terutama terkait kesehatan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji.
Ia meminta para petugas pendamping dan pengurus JCH untuk meningkatkan pengawasan agar seluruh jamaah tetap dalam kondisi prima.
“Saya berharap pengurus benar-benar fokus dalam mengawasi jamaah, sehingga semuanya terjaga dengan baik,” ujarnya.
Afni juga menyampaikan harapannya agar seluruh jamaah dapat berangkat dan kembali ke tanah air dalam kondisi lengkap dan sehat, mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang baik.
Selain itu, ia turut memohon doa dari para jamaah untuk keselamatan Kabupaten Siak agar senantiasa terhindar dari bencana serta masyarakatnya hidup rukun dan damai.
Tak lupa, Afni mendoakan seluruh jamaah agar memperoleh predikat haji mabrur dan mabrurah serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Usai mengawal keberangkatan, Afni dijadwalkan bermalam di Batam untuk selanjutnya ikut melepas jamaah pada penerbangan menuju Madinah dari Bandara Hang Nadim.
Sementara itu, Kabag Kesra Setkab Siak Bayhaki menjelaskan bahwa seluruh biaya domestik jamaah ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Siak.
Ia merinci, total keberangkatan JCH Siak terbagi dalam tiga kloter. Kloter 4 dan 5 sebanyak tiga orang telah berangkat lebih awal pada 25 April 2026. Kemudian kloter 12 berjumlah 256 orang berangkat pada 4 Mei 2026, dan kloter 18 sebanyak tiga orang dijadwalkan berangkat pada 9 Mei 2026.
Dari total 256 jamaah, terdiri dari 118 laki-laki dan 138 perempuan. Jamaah termuda laki-laki adalah Muhammad Ishaqy bin Kasban (18) asal Kecamatan Lubuk Dalam, sementara tertua Muryoto bin Murni Tahan (80) dari Kecamatan Bungaraya.
Untuk jamaah perempuan, yang termuda adalah Intan Nuraini binti Nasir (19) dari Kecamatan Tualang, dan tertua Muinah binti Mustari Mentari Krana (80) asal Kecamatan Sabak Auh.
Bayhaki berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat.
“Kami berharap semua jamaah diberi kesehatan dan dapat menjalankan ibadah sesuai syariat hingga meraih haji mabrur,” tutupnya.(mng)

