Jumat, 8 Mei 2026
- Advertisement -

Jelang Iduladha, 28 Petugas Disiagakan Awasi Hewan Kurban di Inhu

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 28 petugas disiapkan Dinas Perkebunan, Pertanian dan Perikanan (Disbunnakkan) Kabupaten Indragiri Hulu untuk melakukan pendataan, pengawasan, dan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M.

Petugas yang ditunjuk terdiri dari berbagai peran, mulai dari koordinator, medik veteriner, hingga petugas kesehatan hewan yang tersebar di 14 kecamatan di wilayah Indragiri Hulu.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya kebutuhan hewan kurban yang biasanya diikuti dengan tingginya lalu lintas ternak antar daerah.

Kepala Disbunnakkan Inhu menjelaskan bahwa kondisi tersebut berpotensi memicu penyebaran Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Baca Juga:  Alamaaak! Ngidam Kue

Untuk mencegah hal tersebut, pihaknya telah menempatkan petugas pemeriksa hewan kurban di setiap kecamatan lengkap dengan kontak yang bisa dihubungi masyarakat.

Disbunnakkan juga mengimbau panitia kurban agar lebih teliti dalam memilih hewan. Hewan kurban harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, cukup umur, serta memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau sertifikat veteriner.

Selain itu, kondisi fisik hewan juga harus diperhatikan, seperti aktivitas yang normal, hidung yang lembab, serta tidak terdapat luka atau keropeng pada tubuh hewan.

Kepada para pedagang, diminta untuk rutin memantau kondisi ternak, memisahkan hewan yang sakit dari yang sehat, serta segera melaporkan jika ditemukan gejala penyakit kepada petugas setempat.

Baca Juga:  Lima Terduga Pengedar Sabu Ditangkap

Pihak Disbunnakkan juga mengajak peran aktif kecamatan, desa, pengurus masjid, hingga panitia kurban untuk ikut mengawasi dan segera melapor apabila ditemukan hewan kurban yang tidak sehat. (kas)

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 28 petugas disiapkan Dinas Perkebunan, Pertanian dan Perikanan (Disbunnakkan) Kabupaten Indragiri Hulu untuk melakukan pendataan, pengawasan, dan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M.

Petugas yang ditunjuk terdiri dari berbagai peran, mulai dari koordinator, medik veteriner, hingga petugas kesehatan hewan yang tersebar di 14 kecamatan di wilayah Indragiri Hulu.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya kebutuhan hewan kurban yang biasanya diikuti dengan tingginya lalu lintas ternak antar daerah.

Kepala Disbunnakkan Inhu menjelaskan bahwa kondisi tersebut berpotensi memicu penyebaran Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Baca Juga:  Inhu Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai 5 Warga Meninggal akibat ISPA

Untuk mencegah hal tersebut, pihaknya telah menempatkan petugas pemeriksa hewan kurban di setiap kecamatan lengkap dengan kontak yang bisa dihubungi masyarakat.

- Advertisement -

Disbunnakkan juga mengimbau panitia kurban agar lebih teliti dalam memilih hewan. Hewan kurban harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, cukup umur, serta memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau sertifikat veteriner.

Selain itu, kondisi fisik hewan juga harus diperhatikan, seperti aktivitas yang normal, hidung yang lembab, serta tidak terdapat luka atau keropeng pada tubuh hewan.

- Advertisement -

Kepada para pedagang, diminta untuk rutin memantau kondisi ternak, memisahkan hewan yang sakit dari yang sehat, serta segera melaporkan jika ditemukan gejala penyakit kepada petugas setempat.

Baca Juga:  Alamaaak! Ngidam Kue

Pihak Disbunnakkan juga mengajak peran aktif kecamatan, desa, pengurus masjid, hingga panitia kurban untuk ikut mengawasi dan segera melapor apabila ditemukan hewan kurban yang tidak sehat. (kas)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 28 petugas disiapkan Dinas Perkebunan, Pertanian dan Perikanan (Disbunnakkan) Kabupaten Indragiri Hulu untuk melakukan pendataan, pengawasan, dan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M.

Petugas yang ditunjuk terdiri dari berbagai peran, mulai dari koordinator, medik veteriner, hingga petugas kesehatan hewan yang tersebar di 14 kecamatan di wilayah Indragiri Hulu.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya kebutuhan hewan kurban yang biasanya diikuti dengan tingginya lalu lintas ternak antar daerah.

Kepala Disbunnakkan Inhu menjelaskan bahwa kondisi tersebut berpotensi memicu penyebaran Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Baca Juga:  ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Untuk mencegah hal tersebut, pihaknya telah menempatkan petugas pemeriksa hewan kurban di setiap kecamatan lengkap dengan kontak yang bisa dihubungi masyarakat.

Disbunnakkan juga mengimbau panitia kurban agar lebih teliti dalam memilih hewan. Hewan kurban harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, cukup umur, serta memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau sertifikat veteriner.

Selain itu, kondisi fisik hewan juga harus diperhatikan, seperti aktivitas yang normal, hidung yang lembab, serta tidak terdapat luka atau keropeng pada tubuh hewan.

Kepada para pedagang, diminta untuk rutin memantau kondisi ternak, memisahkan hewan yang sakit dari yang sehat, serta segera melaporkan jika ditemukan gejala penyakit kepada petugas setempat.

Baca Juga:  Tiga Anak Jadi Korban, Lima Pria Dewasa Diciduk Polisi

Pihak Disbunnakkan juga mengajak peran aktif kecamatan, desa, pengurus masjid, hingga panitia kurban untuk ikut mengawasi dan segera melapor apabila ditemukan hewan kurban yang tidak sehat. (kas)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari