Kamis, 26 Februari 2026
- Advertisement -

Semen Langka di Meranti, Proyek Infrastruktur Ikut Tersendat

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kelangkaan semen yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada berbagai aktivitas pembangunan, termasuk proyek infrastruktur pemerintah. 🏗️

Pantauan di sejumlah toko bangunan di Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (25/2), menunjukkan stok semen masih kosong dan belum kembali normal.

Salah seorang pegawai toko bangunan, Akin, mengatakan kekosongan stok semen sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

“Sudah beberapa pekan ini kosong. Kami juga belum tahu pasti apa penyebabnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak toko hanya menerima informasi dari distributor bahwa pasokan semen diperkirakan kembali tersedia pada pekan mendatang. Namun, belum ada kepastian terkait jumlah maupun jadwal distribusi yang masuk ke wilayah tersebut.

Baca Juga:  Cegah TPPO, Imigrasi Patroli Rutin di Perbatasan

Kelangkaan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat yang sedang membangun rumah, tetapi juga menghambat proyek pemerintah. Salah satunya pembangunan duiker (box culvert) di Simpang Puskesmas Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Sugeng Widodo, mengakui progres pembangunan tersebut tersendat akibat kosongnya stok semen selama sekitar tiga pekan terakhir.

“Karena stoknya kosong, pengecoran tidak bisa dilakukan. Kosongnya sudah sekitar tiga pekan,” jelasnya.

Menurut Sugeng, proyek tersebut menggunakan Semen Tiga Roda sebagai standar konstruksi. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, stok semen merek tersebut tidak tersedia di gudang wilayah Meranti.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya mengizinkan penggunaan semen merek lain pada bagian bawah struktur. Namun, bagian atas tetap harus menggunakan spesifikasi sesuai perencanaan awal guna menjaga kualitas konstruksi.

Baca Juga:  Selamatkan Ekosisten Meranti, Perlu Kolaborasi Semua Pihak

Ia menegaskan proyek tersebut tidak mangkrak, karena sebelumnya pekerjaan masih berjalan seperti perakitan besi dan persiapan struktur. Namun dalam sepekan terakhir, pekerjaan terpaksa dihentikan karena material utama tidak tersedia.

Pemerintah daerah berharap pasokan semen segera kembali normal. Berdasarkan informasi yang diterima, distribusi semen diperkirakan tiba dalam waktu sekitar satu pekan ke depan sehingga proyek dapat kembali dilanjutkan sesuai target.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kelangkaan semen yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada berbagai aktivitas pembangunan, termasuk proyek infrastruktur pemerintah. 🏗️

Pantauan di sejumlah toko bangunan di Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (25/2), menunjukkan stok semen masih kosong dan belum kembali normal.

Salah seorang pegawai toko bangunan, Akin, mengatakan kekosongan stok semen sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

“Sudah beberapa pekan ini kosong. Kami juga belum tahu pasti apa penyebabnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak toko hanya menerima informasi dari distributor bahwa pasokan semen diperkirakan kembali tersedia pada pekan mendatang. Namun, belum ada kepastian terkait jumlah maupun jadwal distribusi yang masuk ke wilayah tersebut.

- Advertisement -
Baca Juga:  Rakor Perbatasan 2025 Jadi Momentum Meranti Perjuangkan Tiga Kecamatan Prioritas

Kelangkaan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat yang sedang membangun rumah, tetapi juga menghambat proyek pemerintah. Salah satunya pembangunan duiker (box culvert) di Simpang Puskesmas Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Sugeng Widodo, mengakui progres pembangunan tersebut tersendat akibat kosongnya stok semen selama sekitar tiga pekan terakhir.

- Advertisement -

“Karena stoknya kosong, pengecoran tidak bisa dilakukan. Kosongnya sudah sekitar tiga pekan,” jelasnya.

Menurut Sugeng, proyek tersebut menggunakan Semen Tiga Roda sebagai standar konstruksi. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, stok semen merek tersebut tidak tersedia di gudang wilayah Meranti.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya mengizinkan penggunaan semen merek lain pada bagian bawah struktur. Namun, bagian atas tetap harus menggunakan spesifikasi sesuai perencanaan awal guna menjaga kualitas konstruksi.

Baca Juga:  Fun Run 5K Meranti: Aksi Nyata Jaga Alam dan Cegah Karhutla

Ia menegaskan proyek tersebut tidak mangkrak, karena sebelumnya pekerjaan masih berjalan seperti perakitan besi dan persiapan struktur. Namun dalam sepekan terakhir, pekerjaan terpaksa dihentikan karena material utama tidak tersedia.

Pemerintah daerah berharap pasokan semen segera kembali normal. Berdasarkan informasi yang diterima, distribusi semen diperkirakan tiba dalam waktu sekitar satu pekan ke depan sehingga proyek dapat kembali dilanjutkan sesuai target.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kelangkaan semen yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa pekan terakhir berdampak pada berbagai aktivitas pembangunan, termasuk proyek infrastruktur pemerintah. 🏗️

Pantauan di sejumlah toko bangunan di Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (25/2), menunjukkan stok semen masih kosong dan belum kembali normal.

Salah seorang pegawai toko bangunan, Akin, mengatakan kekosongan stok semen sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

“Sudah beberapa pekan ini kosong. Kami juga belum tahu pasti apa penyebabnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak toko hanya menerima informasi dari distributor bahwa pasokan semen diperkirakan kembali tersedia pada pekan mendatang. Namun, belum ada kepastian terkait jumlah maupun jadwal distribusi yang masuk ke wilayah tersebut.

Baca Juga:  Tak Pernah Masuk Kerja, Calon PPPK Paruh Waktu Meranti Gugur

Kelangkaan ini tidak hanya berdampak pada masyarakat yang sedang membangun rumah, tetapi juga menghambat proyek pemerintah. Salah satunya pembangunan duiker (box culvert) di Simpang Puskesmas Alahair, Kecamatan Tebingtinggi.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Sugeng Widodo, mengakui progres pembangunan tersebut tersendat akibat kosongnya stok semen selama sekitar tiga pekan terakhir.

“Karena stoknya kosong, pengecoran tidak bisa dilakukan. Kosongnya sudah sekitar tiga pekan,” jelasnya.

Menurut Sugeng, proyek tersebut menggunakan Semen Tiga Roda sebagai standar konstruksi. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, stok semen merek tersebut tidak tersedia di gudang wilayah Meranti.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya mengizinkan penggunaan semen merek lain pada bagian bawah struktur. Namun, bagian atas tetap harus menggunakan spesifikasi sesuai perencanaan awal guna menjaga kualitas konstruksi.

Baca Juga:  RAPBD 2026 Meranti Mulai Dibahas, Proyeksi Anggaran Rp1,24 Triliun

Ia menegaskan proyek tersebut tidak mangkrak, karena sebelumnya pekerjaan masih berjalan seperti perakitan besi dan persiapan struktur. Namun dalam sepekan terakhir, pekerjaan terpaksa dihentikan karena material utama tidak tersedia.

Pemerintah daerah berharap pasokan semen segera kembali normal. Berdasarkan informasi yang diterima, distribusi semen diperkirakan tiba dalam waktu sekitar satu pekan ke depan sehingga proyek dapat kembali dilanjutkan sesuai target.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari