Selasa, 29 September 2026
- Advertisement -

Belum Turun! Cabai Merah di Meranti Bertahan di Rp95 Ribu per Kg

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Harga cabai merah di pasar tradisional Kepulauan Meranti masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hingga Kamis (23/10/2025), harga cabai merah bertahan tinggi di angka Rp95 ribu per kilogram, membuat para ibu rumah tangga dan pedagang kecil mengeluh.

Sekretaris Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kepulauan Meranti, Miftah, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, tingginya harga dipicu oleh terbatasnya pasokan dari daerah pemasok utama seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang masih mengalami kendala distribusi.

“Stok di pasar lokal menurun karena pasokan dari luar daerah belum lancar. Cuaca dan biaya transportasi juga berpengaruh besar terhadap harga jual di tingkat pedagang,” jelas Miftah.

Baca Juga:  Janji Prioritaskan Pembangunan Jalan

Ia menambahkan, harga cabai merah memang sering berfluktuasi menjelang akhir tahun. Untuk itu, Disperindagkop-UKM terus melakukan pemantauan harga harian di sejumlah pasar, seperti Pasar Modern Selatpanjang dan Pasar Terubuk.

“Kami pantau setiap hari. Saat ini harga masih bertahan di kisaran Rp95 ribu per kilogram. Kami imbau pedagang agar tidak menaikkan harga di luar kewajaran,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga tengah berkoordinasi dengan distributor agar pasokan cabai dapat segera ditingkatkan. Selain itu, Pemkab Meranti berencana menjalin kerja sama pengiriman dengan daerah pemasok alternatif, seperti Sumatera Barat bagian selatan dan Riau daratan.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku penjualan menurun akibat harga yang masih tinggi.

Baca Juga:  MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

“Biasanya bisa habis 10 kilo per hari, sekarang paling 4 kilo saja,” kata Sri, pedagang cabai di Pasar Modern Selatpanjang.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Harga cabai merah di pasar tradisional Kepulauan Meranti masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hingga Kamis (23/10/2025), harga cabai merah bertahan tinggi di angka Rp95 ribu per kilogram, membuat para ibu rumah tangga dan pedagang kecil mengeluh.

Sekretaris Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kepulauan Meranti, Miftah, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, tingginya harga dipicu oleh terbatasnya pasokan dari daerah pemasok utama seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang masih mengalami kendala distribusi.

“Stok di pasar lokal menurun karena pasokan dari luar daerah belum lancar. Cuaca dan biaya transportasi juga berpengaruh besar terhadap harga jual di tingkat pedagang,” jelas Miftah.

Baca Juga:  Harga Beras Capai Rp19 Ribu per Kg

Ia menambahkan, harga cabai merah memang sering berfluktuasi menjelang akhir tahun. Untuk itu, Disperindagkop-UKM terus melakukan pemantauan harga harian di sejumlah pasar, seperti Pasar Modern Selatpanjang dan Pasar Terubuk.

“Kami pantau setiap hari. Saat ini harga masih bertahan di kisaran Rp95 ribu per kilogram. Kami imbau pedagang agar tidak menaikkan harga di luar kewajaran,” ujarnya.

- Advertisement -

Pemerintah daerah juga tengah berkoordinasi dengan distributor agar pasokan cabai dapat segera ditingkatkan. Selain itu, Pemkab Meranti berencana menjalin kerja sama pengiriman dengan daerah pemasok alternatif, seperti Sumatera Barat bagian selatan dan Riau daratan.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku penjualan menurun akibat harga yang masih tinggi.

- Advertisement -
Baca Juga:  Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Pekanbaru Tembus Rp160 Ribu per Kg

“Biasanya bisa habis 10 kilo per hari, sekarang paling 4 kilo saja,” kata Sri, pedagang cabai di Pasar Modern Selatpanjang.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Harga cabai merah di pasar tradisional Kepulauan Meranti masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hingga Kamis (23/10/2025), harga cabai merah bertahan tinggi di angka Rp95 ribu per kilogram, membuat para ibu rumah tangga dan pedagang kecil mengeluh.

Sekretaris Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kepulauan Meranti, Miftah, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, tingginya harga dipicu oleh terbatasnya pasokan dari daerah pemasok utama seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang masih mengalami kendala distribusi.

“Stok di pasar lokal menurun karena pasokan dari luar daerah belum lancar. Cuaca dan biaya transportasi juga berpengaruh besar terhadap harga jual di tingkat pedagang,” jelas Miftah.

Baca Juga:  Pastikan Harga Sembako Normal 

Ia menambahkan, harga cabai merah memang sering berfluktuasi menjelang akhir tahun. Untuk itu, Disperindagkop-UKM terus melakukan pemantauan harga harian di sejumlah pasar, seperti Pasar Modern Selatpanjang dan Pasar Terubuk.

“Kami pantau setiap hari. Saat ini harga masih bertahan di kisaran Rp95 ribu per kilogram. Kami imbau pedagang agar tidak menaikkan harga di luar kewajaran,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga tengah berkoordinasi dengan distributor agar pasokan cabai dapat segera ditingkatkan. Selain itu, Pemkab Meranti berencana menjalin kerja sama pengiriman dengan daerah pemasok alternatif, seperti Sumatera Barat bagian selatan dan Riau daratan.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku penjualan menurun akibat harga yang masih tinggi.

Baca Juga:  DAK dan DAU Meranti Dipangkas Dampak Rasionalisasi APBN 2025

“Biasanya bisa habis 10 kilo per hari, sekarang paling 4 kilo saja,” kata Sri, pedagang cabai di Pasar Modern Selatpanjang.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari