Minggu, 27 September 2026
- Advertisement -

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) menghadirkan program inovatif yang menggabungkan upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan lahan secara produktif melalui kegiatan kuliah kerja nyata (Kukerta) di Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Lestarikan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga (Lentera TOGA). Dalam program ini, lahan kosong yang berada di belakang Kantor Lurah Teluk Makmur berhasil diubah menjadi kebun tanaman obat keluarga yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6) itu melibatkan mahasiswa Kukerta FK Unri yang terdiri dari Aqilah Sakura, Nayla Risadi, Nikita Kenzabrina, Putri Ramadhani, Disty Ananda, M Rismal, Muhammad Zikri, Miftahul Fauzan, dan Marsa Arsada.

Baca Juga:  Tingkatkan Kompetensi Guru, Unri Gelar Pelatihan Coding Berbasis STEM di Bengkalis

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 20 anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Teluk Makmur dan mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan.

Program Lentera TOGA bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga.

Selama proses pelaksanaan, tim mahasiswa sempat menghadapi tantangan berupa kondisi lahan yang kurang terawat dan dipenuhi semak belukar. Area di belakang kantor lurah tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Namun, melalui semangat gotong royong yang melibatkan mahasiswa, anggota PKK, serta aparatur kelurahan, lahan tersebut berhasil dibersihkan dan ditata menjadi kebun tanaman obat dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga:  Hasil Cek Kesehatan Gratis Pemerintah: Jutaan Warga Tak Sadar Mengidap Diabetes

Kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta membangun kerja sama yang lebih erat antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Beragam tanaman obat ditanam dalam program tersebut, di antaranya jahe, kunyit, kumis kucing, lidah buaya, kencur, daun sirih, sereh, dan lengkuas. Masing-masing jenis tanaman ditanam sebanyak tiga bibit.

Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sekaligus mudah dibudidayakan dan dirawat oleh masyarakat di lingkungan sekitar. (end)

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) menghadirkan program inovatif yang menggabungkan upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan lahan secara produktif melalui kegiatan kuliah kerja nyata (Kukerta) di Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Lestarikan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga (Lentera TOGA). Dalam program ini, lahan kosong yang berada di belakang Kantor Lurah Teluk Makmur berhasil diubah menjadi kebun tanaman obat keluarga yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6) itu melibatkan mahasiswa Kukerta FK Unri yang terdiri dari Aqilah Sakura, Nayla Risadi, Nikita Kenzabrina, Putri Ramadhani, Disty Ananda, M Rismal, Muhammad Zikri, Miftahul Fauzan, dan Marsa Arsada.

Baca Juga:  Mading SDN 93 Pekanbaru Bertema Ramadan

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 20 anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Teluk Makmur dan mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan.

Program Lentera TOGA bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga.

- Advertisement -

Selama proses pelaksanaan, tim mahasiswa sempat menghadapi tantangan berupa kondisi lahan yang kurang terawat dan dipenuhi semak belukar. Area di belakang kantor lurah tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Namun, melalui semangat gotong royong yang melibatkan mahasiswa, anggota PKK, serta aparatur kelurahan, lahan tersebut berhasil dibersihkan dan ditata menjadi kebun tanaman obat dalam waktu relatif singkat.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tingkatkan Kompetensi Guru, Unri Gelar Pelatihan Coding Berbasis STEM di Bengkalis

Kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta membangun kerja sama yang lebih erat antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Beragam tanaman obat ditanam dalam program tersebut, di antaranya jahe, kunyit, kumis kucing, lidah buaya, kencur, daun sirih, sereh, dan lengkuas. Masing-masing jenis tanaman ditanam sebanyak tiga bibit.

Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sekaligus mudah dibudidayakan dan dirawat oleh masyarakat di lingkungan sekitar. (end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) menghadirkan program inovatif yang menggabungkan upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan lahan secara produktif melalui kegiatan kuliah kerja nyata (Kukerta) di Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Lestarikan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga (Lentera TOGA). Dalam program ini, lahan kosong yang berada di belakang Kantor Lurah Teluk Makmur berhasil diubah menjadi kebun tanaman obat keluarga yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6) itu melibatkan mahasiswa Kukerta FK Unri yang terdiri dari Aqilah Sakura, Nayla Risadi, Nikita Kenzabrina, Putri Ramadhani, Disty Ananda, M Rismal, Muhammad Zikri, Miftahul Fauzan, dan Marsa Arsada.

Baca Juga:  Tingkatkan Kompetensi Guru, Unri Gelar Pelatihan Coding Berbasis STEM di Bengkalis

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 20 anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Teluk Makmur dan mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan.

Program Lentera TOGA bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga.

Selama proses pelaksanaan, tim mahasiswa sempat menghadapi tantangan berupa kondisi lahan yang kurang terawat dan dipenuhi semak belukar. Area di belakang kantor lurah tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Namun, melalui semangat gotong royong yang melibatkan mahasiswa, anggota PKK, serta aparatur kelurahan, lahan tersebut berhasil dibersihkan dan ditata menjadi kebun tanaman obat dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga:  BPS: Pengeluaran Rokok Warga Rohul Tembus Posisi Kedua Setelah Makanan

Kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta membangun kerja sama yang lebih erat antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Beragam tanaman obat ditanam dalam program tersebut, di antaranya jahe, kunyit, kumis kucing, lidah buaya, kencur, daun sirih, sereh, dan lengkuas. Masing-masing jenis tanaman ditanam sebanyak tiga bibit.

Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sekaligus mudah dibudidayakan dan dirawat oleh masyarakat di lingkungan sekitar. (end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari