Selasa, 23 Juni 2026
- Advertisement -

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) menghadirkan program inovatif yang menggabungkan upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan lahan secara produktif melalui kegiatan kuliah kerja nyata (Kukerta) di Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Lestarikan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga (Lentera TOGA). Dalam program ini, lahan kosong yang berada di belakang Kantor Lurah Teluk Makmur berhasil diubah menjadi kebun tanaman obat keluarga yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6) itu melibatkan mahasiswa Kukerta FK Unri yang terdiri dari Aqilah Sakura, Nayla Risadi, Nikita Kenzabrina, Putri Ramadhani, Disty Ananda, M Rismal, Muhammad Zikri, Miftahul Fauzan, dan Marsa Arsada.

Baca Juga:  Bencana Abrasi Jadi Ancaman Serius

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 20 anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Teluk Makmur dan mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan.

Program Lentera TOGA bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga.

Selama proses pelaksanaan, tim mahasiswa sempat menghadapi tantangan berupa kondisi lahan yang kurang terawat dan dipenuhi semak belukar. Area di belakang kantor lurah tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Namun, melalui semangat gotong royong yang melibatkan mahasiswa, anggota PKK, serta aparatur kelurahan, lahan tersebut berhasil dibersihkan dan ditata menjadi kebun tanaman obat dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga:  Unri Aktifkan Kembali Puskesmas Simpang Kiri Pascabanjir Aceh Tamiang

Kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta membangun kerja sama yang lebih erat antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Beragam tanaman obat ditanam dalam program tersebut, di antaranya jahe, kunyit, kumis kucing, lidah buaya, kencur, daun sirih, sereh, dan lengkuas. Masing-masing jenis tanaman ditanam sebanyak tiga bibit.

Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sekaligus mudah dibudidayakan dan dirawat oleh masyarakat di lingkungan sekitar. (end)

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) menghadirkan program inovatif yang menggabungkan upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan lahan secara produktif melalui kegiatan kuliah kerja nyata (Kukerta) di Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Lestarikan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga (Lentera TOGA). Dalam program ini, lahan kosong yang berada di belakang Kantor Lurah Teluk Makmur berhasil diubah menjadi kebun tanaman obat keluarga yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6) itu melibatkan mahasiswa Kukerta FK Unri yang terdiri dari Aqilah Sakura, Nayla Risadi, Nikita Kenzabrina, Putri Ramadhani, Disty Ananda, M Rismal, Muhammad Zikri, Miftahul Fauzan, dan Marsa Arsada.

Baca Juga:  PPK Ormawa Himabisnis Berdayakan Perempuan Suku Akit

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 20 anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Teluk Makmur dan mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan.

Program Lentera TOGA bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga.

- Advertisement -

Selama proses pelaksanaan, tim mahasiswa sempat menghadapi tantangan berupa kondisi lahan yang kurang terawat dan dipenuhi semak belukar. Area di belakang kantor lurah tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Namun, melalui semangat gotong royong yang melibatkan mahasiswa, anggota PKK, serta aparatur kelurahan, lahan tersebut berhasil dibersihkan dan ditata menjadi kebun tanaman obat dalam waktu relatif singkat.

- Advertisement -
Baca Juga:  Rektor Lantik Pejabat Baru Universitas Riau

Kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta membangun kerja sama yang lebih erat antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Beragam tanaman obat ditanam dalam program tersebut, di antaranya jahe, kunyit, kumis kucing, lidah buaya, kencur, daun sirih, sereh, dan lengkuas. Masing-masing jenis tanaman ditanam sebanyak tiga bibit.

Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sekaligus mudah dibudidayakan dan dirawat oleh masyarakat di lingkungan sekitar. (end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) menghadirkan program inovatif yang menggabungkan upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan pemanfaatan lahan secara produktif melalui kegiatan kuliah kerja nyata (Kukerta) di Kelurahan Teluk Makmur, Kota Dumai.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui program bertajuk Lestarikan Tanaman Obat untuk Kesehatan Keluarga (Lentera TOGA). Dalam program ini, lahan kosong yang berada di belakang Kantor Lurah Teluk Makmur berhasil diubah menjadi kebun tanaman obat keluarga yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6) itu melibatkan mahasiswa Kukerta FK Unri yang terdiri dari Aqilah Sakura, Nayla Risadi, Nikita Kenzabrina, Putri Ramadhani, Disty Ananda, M Rismal, Muhammad Zikri, Miftahul Fauzan, dan Marsa Arsada.

Baca Juga:  Rektor Lantik Pejabat Baru Universitas Riau

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut juga diikuti sekitar 20 anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Teluk Makmur dan mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan.

Program Lentera TOGA bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan keluarga.

Selama proses pelaksanaan, tim mahasiswa sempat menghadapi tantangan berupa kondisi lahan yang kurang terawat dan dipenuhi semak belukar. Area di belakang kantor lurah tersebut sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

Namun, melalui semangat gotong royong yang melibatkan mahasiswa, anggota PKK, serta aparatur kelurahan, lahan tersebut berhasil dibersihkan dan ditata menjadi kebun tanaman obat dalam waktu relatif singkat.

Baca Juga:  Kasus DBD di Bengkalis Capai 349, Kembung Luar Minta Penanganan Cepat

Kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta membangun kerja sama yang lebih erat antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Beragam tanaman obat ditanam dalam program tersebut, di antaranya jahe, kunyit, kumis kucing, lidah buaya, kencur, daun sirih, sereh, dan lengkuas. Masing-masing jenis tanaman ditanam sebanyak tiga bibit.

Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sekaligus mudah dibudidayakan dan dirawat oleh masyarakat di lingkungan sekitar. (end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari