Senin, 18 Mei 2026
- Advertisement -

Pemuda Desa Tanjung Perkenalkan Puncak Bukit Panglatu

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Pemuda Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, perkenalkan objek wisata dengan cara menggelar festival 100 hammock.

Rencana festival ini akan digelar pada 30 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 di objek wisata baru Desa Tanjung, puncak panglatu.

Rahmat Hidayat selaku penanggungjawab acara festival 100 hammock menjelaskan kepada wartawan, Rabu (8/12/2021), banyak rangkaian acara yang akan digelar di Bukit Panglatu tersebut, di antaranya live music akustik, baca puisi, diskusi lingkungan, perkembangan pariwisata, doorfrize, teman baru, suasana baru dan jodoh bila beruntung.

Sementara fasilitas untuk peserta digratiskan menggunakan hammock, konsumsi dan kopi selama acara dilansungkan di Bukit Panglatu ini. Pendaftaran berakhir 28 Desember 2021, dengan biaya pendaftaran Rp300 ribu.

Baca Juga:  Gempar di Tapung Hulu! Seorang Guru Ditemukan Tak Bernyawa dengan Kondisi Mengenaskan

Rahmat Hidayat mengungkapkan Bukit Panglatu ini merupakan objek wisata baru Desa Tanjung beberapa bulan terakhir ini dirintisnya bersama pemuda Desa Tanjung. Festival digelar sekaligus memperkenalkan objek wisata Puncak Panglatu.

Sementara itu, pembimbing festival 100 hammock Lesmen didampingi Romat dan Supri menambahkan, Bukit Panglatu Desa Tanjung ini memiliki ketinggian sekitar 380 meter. Untuk menempuh menuju objek wisata Bukit Panglatu ini dengan berjalan kaki, sekitar 3 jam berjalanan dari jembatan gantung Desa Tanjung.

Lesmen menyebutkan banyak keindahan yang bisa dinikmati dari Bukit Panglatu itu, seperti samudera awan di pagi hari, sunset sore dan lainnya.

"Di pagi kita bisa menikmati samudera, sunset sore. Kalau malam tampak sangat jelas lampu perkampungan warga, baik itu lampu dari perkampungan di Kampar maupun lampu perumahan warga di Sumatera Barat. Selain itu, kalau cuaca cerah, tampak sangat jelas Gunung Talamau Pasaman Barat dan puncak gunung merapi," ujarnya.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat di Pasar Kuok, 15 Toko Ludes dan Kerugian Capai Rp1 Miliar

Dalam rencana, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar akan menikmati Bukit Panglatu Desa Tanjung dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 mendatang.

Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)
Editor: Rinaldi

 

 

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Pemuda Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, perkenalkan objek wisata dengan cara menggelar festival 100 hammock.

Rencana festival ini akan digelar pada 30 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 di objek wisata baru Desa Tanjung, puncak panglatu.

Rahmat Hidayat selaku penanggungjawab acara festival 100 hammock menjelaskan kepada wartawan, Rabu (8/12/2021), banyak rangkaian acara yang akan digelar di Bukit Panglatu tersebut, di antaranya live music akustik, baca puisi, diskusi lingkungan, perkembangan pariwisata, doorfrize, teman baru, suasana baru dan jodoh bila beruntung.

Sementara fasilitas untuk peserta digratiskan menggunakan hammock, konsumsi dan kopi selama acara dilansungkan di Bukit Panglatu ini. Pendaftaran berakhir 28 Desember 2021, dengan biaya pendaftaran Rp300 ribu.

Baca Juga:  Gempar di Tapung Hulu! Seorang Guru Ditemukan Tak Bernyawa dengan Kondisi Mengenaskan

Rahmat Hidayat mengungkapkan Bukit Panglatu ini merupakan objek wisata baru Desa Tanjung beberapa bulan terakhir ini dirintisnya bersama pemuda Desa Tanjung. Festival digelar sekaligus memperkenalkan objek wisata Puncak Panglatu.

- Advertisement -

Sementara itu, pembimbing festival 100 hammock Lesmen didampingi Romat dan Supri menambahkan, Bukit Panglatu Desa Tanjung ini memiliki ketinggian sekitar 380 meter. Untuk menempuh menuju objek wisata Bukit Panglatu ini dengan berjalan kaki, sekitar 3 jam berjalanan dari jembatan gantung Desa Tanjung.

Lesmen menyebutkan banyak keindahan yang bisa dinikmati dari Bukit Panglatu itu, seperti samudera awan di pagi hari, sunset sore dan lainnya.

- Advertisement -

"Di pagi kita bisa menikmati samudera, sunset sore. Kalau malam tampak sangat jelas lampu perkampungan warga, baik itu lampu dari perkampungan di Kampar maupun lampu perumahan warga di Sumatera Barat. Selain itu, kalau cuaca cerah, tampak sangat jelas Gunung Talamau Pasaman Barat dan puncak gunung merapi," ujarnya.

Baca Juga:  Korban Puting Beliung Perlu Bahan Bangunan

Dalam rencana, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar akan menikmati Bukit Panglatu Desa Tanjung dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 mendatang.

Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)
Editor: Rinaldi

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Pemuda Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, perkenalkan objek wisata dengan cara menggelar festival 100 hammock.

Rencana festival ini akan digelar pada 30 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 di objek wisata baru Desa Tanjung, puncak panglatu.

Rahmat Hidayat selaku penanggungjawab acara festival 100 hammock menjelaskan kepada wartawan, Rabu (8/12/2021), banyak rangkaian acara yang akan digelar di Bukit Panglatu tersebut, di antaranya live music akustik, baca puisi, diskusi lingkungan, perkembangan pariwisata, doorfrize, teman baru, suasana baru dan jodoh bila beruntung.

Sementara fasilitas untuk peserta digratiskan menggunakan hammock, konsumsi dan kopi selama acara dilansungkan di Bukit Panglatu ini. Pendaftaran berakhir 28 Desember 2021, dengan biaya pendaftaran Rp300 ribu.

Baca Juga:  Danrem 031/WB Tinjau Warga Terdampak Banjir

Rahmat Hidayat mengungkapkan Bukit Panglatu ini merupakan objek wisata baru Desa Tanjung beberapa bulan terakhir ini dirintisnya bersama pemuda Desa Tanjung. Festival digelar sekaligus memperkenalkan objek wisata Puncak Panglatu.

Sementara itu, pembimbing festival 100 hammock Lesmen didampingi Romat dan Supri menambahkan, Bukit Panglatu Desa Tanjung ini memiliki ketinggian sekitar 380 meter. Untuk menempuh menuju objek wisata Bukit Panglatu ini dengan berjalan kaki, sekitar 3 jam berjalanan dari jembatan gantung Desa Tanjung.

Lesmen menyebutkan banyak keindahan yang bisa dinikmati dari Bukit Panglatu itu, seperti samudera awan di pagi hari, sunset sore dan lainnya.

"Di pagi kita bisa menikmati samudera, sunset sore. Kalau malam tampak sangat jelas lampu perkampungan warga, baik itu lampu dari perkampungan di Kampar maupun lampu perumahan warga di Sumatera Barat. Selain itu, kalau cuaca cerah, tampak sangat jelas Gunung Talamau Pasaman Barat dan puncak gunung merapi," ujarnya.

Baca Juga:  Kebakaran Hebat di Pasar Kuok, 15 Toko Ludes dan Kerugian Capai Rp1 Miliar

Dalam rencana, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar akan menikmati Bukit Panglatu Desa Tanjung dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 mendatang.

Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)
Editor: Rinaldi

 

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari