Rabu, 11 Maret 2026
- Advertisement -

LAMR Anugerahi KSAL Gelar Adat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau akan memberikan gelar adat kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana DR H Muhammad Ali, Rabu (5/6). Adapun gelar yang diberikan yakni Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa.

Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengatakan, pemberian gelar adat ini dilaksanakan bersamaan dengan milad ke-54 LAMR dan akan dilaksanakan di Balai Adat Melayu Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Dikatakan Taufik Ikram Jamil, pemberian gelar adat kepada KSAL ini bukan suatu hal yang serta merta, melainkan atas usulan beberapa lembaga seperti LAMR Dumai, Wali Kota Dumai, DMDI Dumai, dan DMDI Riau.

Baca Juga:  Pastikan Tidak Asal Aspal, Wako dan Wawako Tinjau Langsung Puluhan Ruas Jalan

“Pemberian gelar adat kepada KSAL ini berdasarkan usulan beberapa pihak dan lembaga. Usulan itu tidak pula langsung dikabulkan, tapi kemudian diteliti dan dikaji. MKA LAMR yang punya wewenang membentuk tim penapis, dalam pertimbangannya kemudian dinyatakan layak untuk mendapat gelar adat kehormatan,” jelasnya.

Beberapa hal yang jadi pertimbangan pemberian gelar adat tersebut yakni KSAL Laksamana Muhamad Ali juga pernah menjadi Danlanal Dumai dan banyak membantu orang Melayu, khususnya Dumai dalam hal ekonomi dan hubungan kemasyarakatan. Kemudian banyak bintang kehormatan yang diperoleh. “Istrinya juga lahir di Tanah Melayu,” jelasnya.

Pemberian gelar adat nanti akan dihadiri beberapa tokoh. Seperti Wakapolri, Wamenhan, Gubernur Kepulauan Riau, Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau, serta beberapa tamu dari Forkopimda Riau. “Beliau juga mengundang beberapa pejabat tempat di mana dirinya pernah bertugas dulu. Seperti dari Kepulauan Riau dan ada dari kementerian juga,” sebutnya.

Baca Juga:  Kenaf Jadi Harapan Baru, Peneliti Unri Kembangkan Pulp Pengganti Kayu

Pada milad tahun ini, LAMR juga melaksanakan beberapa kegiatan. Seperti majelis zikir, penyampaian tausiah dan juga pembacaan Gurindam 12. “Bulan Juni ini merupakan bulannya LAMR. Karena merupakan bulan didirikannya LAMR. Pada Milad ke-54 tahun ini, beberapa kegiatan digelar, mulai majelis zikir, penegakan payung panji adat, pemberian gelar adat, dan ziarah ke makam tokoh LAMR,” katanya.(sol)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau akan memberikan gelar adat kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana DR H Muhammad Ali, Rabu (5/6). Adapun gelar yang diberikan yakni Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa.

Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengatakan, pemberian gelar adat ini dilaksanakan bersamaan dengan milad ke-54 LAMR dan akan dilaksanakan di Balai Adat Melayu Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Dikatakan Taufik Ikram Jamil, pemberian gelar adat kepada KSAL ini bukan suatu hal yang serta merta, melainkan atas usulan beberapa lembaga seperti LAMR Dumai, Wali Kota Dumai, DMDI Dumai, dan DMDI Riau.

Baca Juga:  Perpanjangan Pendaftaran Asesmen PTP Pemprov Riau Ditutup

“Pemberian gelar adat kepada KSAL ini berdasarkan usulan beberapa pihak dan lembaga. Usulan itu tidak pula langsung dikabulkan, tapi kemudian diteliti dan dikaji. MKA LAMR yang punya wewenang membentuk tim penapis, dalam pertimbangannya kemudian dinyatakan layak untuk mendapat gelar adat kehormatan,” jelasnya.

Beberapa hal yang jadi pertimbangan pemberian gelar adat tersebut yakni KSAL Laksamana Muhamad Ali juga pernah menjadi Danlanal Dumai dan banyak membantu orang Melayu, khususnya Dumai dalam hal ekonomi dan hubungan kemasyarakatan. Kemudian banyak bintang kehormatan yang diperoleh. “Istrinya juga lahir di Tanah Melayu,” jelasnya.

- Advertisement -

Pemberian gelar adat nanti akan dihadiri beberapa tokoh. Seperti Wakapolri, Wamenhan, Gubernur Kepulauan Riau, Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau, serta beberapa tamu dari Forkopimda Riau. “Beliau juga mengundang beberapa pejabat tempat di mana dirinya pernah bertugas dulu. Seperti dari Kepulauan Riau dan ada dari kementerian juga,” sebutnya.

Baca Juga:  Persoalan Aset Riau Jadi Sorotan KPK

Pada milad tahun ini, LAMR juga melaksanakan beberapa kegiatan. Seperti majelis zikir, penyampaian tausiah dan juga pembacaan Gurindam 12. “Bulan Juni ini merupakan bulannya LAMR. Karena merupakan bulan didirikannya LAMR. Pada Milad ke-54 tahun ini, beberapa kegiatan digelar, mulai majelis zikir, penegakan payung panji adat, pemberian gelar adat, dan ziarah ke makam tokoh LAMR,” katanya.(sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau akan memberikan gelar adat kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana DR H Muhammad Ali, Rabu (5/6). Adapun gelar yang diberikan yakni Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa.

Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil mengatakan, pemberian gelar adat ini dilaksanakan bersamaan dengan milad ke-54 LAMR dan akan dilaksanakan di Balai Adat Melayu Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Dikatakan Taufik Ikram Jamil, pemberian gelar adat kepada KSAL ini bukan suatu hal yang serta merta, melainkan atas usulan beberapa lembaga seperti LAMR Dumai, Wali Kota Dumai, DMDI Dumai, dan DMDI Riau.

Baca Juga:  Dishub Pekanbaru Siap Ambil Alih Titik Parkir O2 Rumbai usai Kasus Dugaan Pengeroyokan

“Pemberian gelar adat kepada KSAL ini berdasarkan usulan beberapa pihak dan lembaga. Usulan itu tidak pula langsung dikabulkan, tapi kemudian diteliti dan dikaji. MKA LAMR yang punya wewenang membentuk tim penapis, dalam pertimbangannya kemudian dinyatakan layak untuk mendapat gelar adat kehormatan,” jelasnya.

Beberapa hal yang jadi pertimbangan pemberian gelar adat tersebut yakni KSAL Laksamana Muhamad Ali juga pernah menjadi Danlanal Dumai dan banyak membantu orang Melayu, khususnya Dumai dalam hal ekonomi dan hubungan kemasyarakatan. Kemudian banyak bintang kehormatan yang diperoleh. “Istrinya juga lahir di Tanah Melayu,” jelasnya.

Pemberian gelar adat nanti akan dihadiri beberapa tokoh. Seperti Wakapolri, Wamenhan, Gubernur Kepulauan Riau, Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau, serta beberapa tamu dari Forkopimda Riau. “Beliau juga mengundang beberapa pejabat tempat di mana dirinya pernah bertugas dulu. Seperti dari Kepulauan Riau dan ada dari kementerian juga,” sebutnya.

Baca Juga:  Pasien Sembuh Covid-19 di Riau Meningkat

Pada milad tahun ini, LAMR juga melaksanakan beberapa kegiatan. Seperti majelis zikir, penyampaian tausiah dan juga pembacaan Gurindam 12. “Bulan Juni ini merupakan bulannya LAMR. Karena merupakan bulan didirikannya LAMR. Pada Milad ke-54 tahun ini, beberapa kegiatan digelar, mulai majelis zikir, penegakan payung panji adat, pemberian gelar adat, dan ziarah ke makam tokoh LAMR,” katanya.(sol)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari