Sabtu, 14 Februari 2026
- Advertisement -

Pengukuhan Delapan Guru Besar Unri Jadi Momentum Penguatan Riset dan Inovasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) kembali mengukuhkan delapan guru besar baru, Senin (19/1), di Gedung Student Center Kampus Bina Widya Unri. Pengukuhan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas intelektual Unri untuk menjawab tantangan pembangunan daerah, nasional, hingga global.

Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi menyampaikan, guru besar memiliki peran penting dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, gelar profesor bukan hanya capaian akademik tertinggi, tetapi juga amanah untuk menghadirkan kebermanfaatan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni akademik. Kehadiran delapan guru besar hari ini menjadi tambahan energi luar biasa bagi kekuatan intelektual Unri. Gelar profesor bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi menara air yang mengalirkan solusi, bukan sekadar menara gading yang menjulang tinggi namun tak menyentuh bumi,” jelas Rektor.

Baca Juga:  Milad ke-17, Umri Tampilkan Deretan Capaian Strategis dan Komitmen Membangun Masa Depan

Delapan guru besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai bidang keilmuan strategis. Mereka adalah Prof Ns Bayhakki MKep Sp KMB PhD (Keperawatan Medikal Bedah), Prof Dr Nazaruddin ST MT (Teknik Mesin–Kendaraan Masa Depan), Prof Dra Yenita Roza MSc PhD (Kurikulum dan Desain Pembelajaran/Pendidikan Matematika), serta Prof Zetra Hainul Putra SSi MSc PhD (Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar).

Selain itu, turut dikukuhkan Prof Ir Eni Yulinda MP PhD (Sosial Ekonomi Perikanan), Prof Drs Daeng Ayub MPd PhD (Manajemen Pendidikan), Prof Dr Ir Mulyadi MPhil (Teknik Budidaya Ikan–Sistem Resirkulasi), dan Prof Dr Erdianto Effendi SH MHum (Hukum Pidana Materil).

“Keberagaman kepakaran ini mencerminkan kesiapan Unri dalam memperkuat sumber daya manusia unggul, mendorong inovasi berbasis riset, serta mengembangkan solusi lintas sektor yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Mahasiswa FKIP Unri Sambangi Riau Pos, Dalami Praktik Kerja Media

Dengan pengukuhan tersebut, jumlah guru besar aktif di Unri kini meningkat menjadi 144 profesor yang tersebar di 10 fakultas. Capaian ini menjadi indikator penguatan kualitas akademik sekaligus modal strategis bagi Unri dalam memperluas dampak riset dan pengabdian kepada masyarakat. (nto/c)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) kembali mengukuhkan delapan guru besar baru, Senin (19/1), di Gedung Student Center Kampus Bina Widya Unri. Pengukuhan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas intelektual Unri untuk menjawab tantangan pembangunan daerah, nasional, hingga global.

Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi menyampaikan, guru besar memiliki peran penting dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, gelar profesor bukan hanya capaian akademik tertinggi, tetapi juga amanah untuk menghadirkan kebermanfaatan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni akademik. Kehadiran delapan guru besar hari ini menjadi tambahan energi luar biasa bagi kekuatan intelektual Unri. Gelar profesor bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi menara air yang mengalirkan solusi, bukan sekadar menara gading yang menjulang tinggi namun tak menyentuh bumi,” jelas Rektor.

Baca Juga:  Harga Kelapa Sawit Mitra Pekan Ini Tembus Rp3.534 per Kg

Delapan guru besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai bidang keilmuan strategis. Mereka adalah Prof Ns Bayhakki MKep Sp KMB PhD (Keperawatan Medikal Bedah), Prof Dr Nazaruddin ST MT (Teknik Mesin–Kendaraan Masa Depan), Prof Dra Yenita Roza MSc PhD (Kurikulum dan Desain Pembelajaran/Pendidikan Matematika), serta Prof Zetra Hainul Putra SSi MSc PhD (Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar).

Selain itu, turut dikukuhkan Prof Ir Eni Yulinda MP PhD (Sosial Ekonomi Perikanan), Prof Drs Daeng Ayub MPd PhD (Manajemen Pendidikan), Prof Dr Ir Mulyadi MPhil (Teknik Budidaya Ikan–Sistem Resirkulasi), dan Prof Dr Erdianto Effendi SH MHum (Hukum Pidana Materil).

- Advertisement -

“Keberagaman kepakaran ini mencerminkan kesiapan Unri dalam memperkuat sumber daya manusia unggul, mendorong inovasi berbasis riset, serta mengembangkan solusi lintas sektor yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Baru Diaspal, Jalan Kembali Digali

Dengan pengukuhan tersebut, jumlah guru besar aktif di Unri kini meningkat menjadi 144 profesor yang tersebar di 10 fakultas. Capaian ini menjadi indikator penguatan kualitas akademik sekaligus modal strategis bagi Unri dalam memperluas dampak riset dan pengabdian kepada masyarakat. (nto/c)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) kembali mengukuhkan delapan guru besar baru, Senin (19/1), di Gedung Student Center Kampus Bina Widya Unri. Pengukuhan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas intelektual Unri untuk menjawab tantangan pembangunan daerah, nasional, hingga global.

Rektor Unri Prof Dr Hj Sri Indarti SE MSi menyampaikan, guru besar memiliki peran penting dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, gelar profesor bukan hanya capaian akademik tertinggi, tetapi juga amanah untuk menghadirkan kebermanfaatan.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni akademik. Kehadiran delapan guru besar hari ini menjadi tambahan energi luar biasa bagi kekuatan intelektual Unri. Gelar profesor bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi menara air yang mengalirkan solusi, bukan sekadar menara gading yang menjulang tinggi namun tak menyentuh bumi,” jelas Rektor.

Baca Juga:  Unri Terpilih Jadi Penyelenggara Program Wirausaha Merdeka

Delapan guru besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai bidang keilmuan strategis. Mereka adalah Prof Ns Bayhakki MKep Sp KMB PhD (Keperawatan Medikal Bedah), Prof Dr Nazaruddin ST MT (Teknik Mesin–Kendaraan Masa Depan), Prof Dra Yenita Roza MSc PhD (Kurikulum dan Desain Pembelajaran/Pendidikan Matematika), serta Prof Zetra Hainul Putra SSi MSc PhD (Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar).

Selain itu, turut dikukuhkan Prof Ir Eni Yulinda MP PhD (Sosial Ekonomi Perikanan), Prof Drs Daeng Ayub MPd PhD (Manajemen Pendidikan), Prof Dr Ir Mulyadi MPhil (Teknik Budidaya Ikan–Sistem Resirkulasi), dan Prof Dr Erdianto Effendi SH MHum (Hukum Pidana Materil).

“Keberagaman kepakaran ini mencerminkan kesiapan Unri dalam memperkuat sumber daya manusia unggul, mendorong inovasi berbasis riset, serta mengembangkan solusi lintas sektor yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  RS Awal Bros Group dan Yayasan Bangun Bangsa Kolaborasi dengan Unri

Dengan pengukuhan tersebut, jumlah guru besar aktif di Unri kini meningkat menjadi 144 profesor yang tersebar di 10 fakultas. Capaian ini menjadi indikator penguatan kualitas akademik sekaligus modal strategis bagi Unri dalam memperluas dampak riset dan pengabdian kepada masyarakat. (nto/c)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari