Kamis, 5 November 2026
- Advertisement -

Tersangkut Korupsi Rp723 Juta, Mantan Anggota DPRD Diadili

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sudah pernah diadili di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru karena terlibat kasus pidana, kini mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru Yose Saputra kembali duduk sebagai pesakitan, Senin (3/3).

Kali ini, pria yang juga pernah menjabat Ketua Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru itu didakwa melakukan korupsi senilai Rp723 juta.

Yose tak sendiri. Ia didakwa bersama mantan bendahara LAMR Pekanbaru Ade Siswanto. Keduanya menghadapi dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Shinta Dame Siahaan dan Yuliana.

JPU mendakwa Yose Saputra dan Ade Siswanto telah melakukan perbuatan korupsi dana hibah yang diterima LAMR Kota Pekanbaru dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Keduanya diduga menggerogoti dana hibah senilai Rp1 miliar itu pada periode Juni hingga Desember 2020 silam.

Baca Juga:  Hujan Masih Mengintai, BPBD Imbau Warga Waspada 

Seharusnya dana hibah itu dimanfaatkan untuk kegiatan dan operasional lembaga adat tersebut selama tahun 2020. Termasuk untuk bayar utang pada tahun sebelumnya. Namun keduanya bersekongkol menggunakan uang itu di luar ketentuan.

Kedua terdakwa dalam laporan pengeluaran keuangan menggunakan kwitansi kosong, seolah-olah melakukan pembelian barang. Padahal faktanya, tidak ada melakukan pembelian barang.

”Dalam laporan pertanggungjawaban, kedua terdakwa tidak menyampaikan sesuai dengan bukti yang sebenarnya. Laporan yang disampaikan fiktif,” kata JPU Dame Shinta membacakan dakwaan.

Usia pembacaan dakwaan, Ketua Majelis Hakim Zefri Mayeldo menanyakan kepada kedua terdakwa apakah memahami dakwaan tersebut atau tidak. Keduanya menjawab paham dan tidak mengajukan eksepsi atau keberatan. Hakim kemudian menunda sidang hingga Kamis (6/3).(end)

Baca Juga:  Warga Swadaya Perbaiki Jalan M Yamin 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sudah pernah diadili di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru karena terlibat kasus pidana, kini mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru Yose Saputra kembali duduk sebagai pesakitan, Senin (3/3).

Kali ini, pria yang juga pernah menjabat Ketua Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru itu didakwa melakukan korupsi senilai Rp723 juta.

Yose tak sendiri. Ia didakwa bersama mantan bendahara LAMR Pekanbaru Ade Siswanto. Keduanya menghadapi dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Shinta Dame Siahaan dan Yuliana.

JPU mendakwa Yose Saputra dan Ade Siswanto telah melakukan perbuatan korupsi dana hibah yang diterima LAMR Kota Pekanbaru dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Keduanya diduga menggerogoti dana hibah senilai Rp1 miliar itu pada periode Juni hingga Desember 2020 silam.

Baca Juga:  Lampu PJU Banyak Tidak Berfungsi

Seharusnya dana hibah itu dimanfaatkan untuk kegiatan dan operasional lembaga adat tersebut selama tahun 2020. Termasuk untuk bayar utang pada tahun sebelumnya. Namun keduanya bersekongkol menggunakan uang itu di luar ketentuan.

- Advertisement -

Kedua terdakwa dalam laporan pengeluaran keuangan menggunakan kwitansi kosong, seolah-olah melakukan pembelian barang. Padahal faktanya, tidak ada melakukan pembelian barang.

”Dalam laporan pertanggungjawaban, kedua terdakwa tidak menyampaikan sesuai dengan bukti yang sebenarnya. Laporan yang disampaikan fiktif,” kata JPU Dame Shinta membacakan dakwaan.

- Advertisement -

Usia pembacaan dakwaan, Ketua Majelis Hakim Zefri Mayeldo menanyakan kepada kedua terdakwa apakah memahami dakwaan tersebut atau tidak. Keduanya menjawab paham dan tidak mengajukan eksepsi atau keberatan. Hakim kemudian menunda sidang hingga Kamis (6/3).(end)

Baca Juga:  Kotak Infak Masjid Jadi Sasaran Pencurian
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sudah pernah diadili di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru karena terlibat kasus pidana, kini mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru Yose Saputra kembali duduk sebagai pesakitan, Senin (3/3).

Kali ini, pria yang juga pernah menjabat Ketua Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru itu didakwa melakukan korupsi senilai Rp723 juta.

Yose tak sendiri. Ia didakwa bersama mantan bendahara LAMR Pekanbaru Ade Siswanto. Keduanya menghadapi dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Shinta Dame Siahaan dan Yuliana.

JPU mendakwa Yose Saputra dan Ade Siswanto telah melakukan perbuatan korupsi dana hibah yang diterima LAMR Kota Pekanbaru dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Keduanya diduga menggerogoti dana hibah senilai Rp1 miliar itu pada periode Juni hingga Desember 2020 silam.

Baca Juga:  Berlaku Awal 2025, DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

Seharusnya dana hibah itu dimanfaatkan untuk kegiatan dan operasional lembaga adat tersebut selama tahun 2020. Termasuk untuk bayar utang pada tahun sebelumnya. Namun keduanya bersekongkol menggunakan uang itu di luar ketentuan.

Kedua terdakwa dalam laporan pengeluaran keuangan menggunakan kwitansi kosong, seolah-olah melakukan pembelian barang. Padahal faktanya, tidak ada melakukan pembelian barang.

”Dalam laporan pertanggungjawaban, kedua terdakwa tidak menyampaikan sesuai dengan bukti yang sebenarnya. Laporan yang disampaikan fiktif,” kata JPU Dame Shinta membacakan dakwaan.

Usia pembacaan dakwaan, Ketua Majelis Hakim Zefri Mayeldo menanyakan kepada kedua terdakwa apakah memahami dakwaan tersebut atau tidak. Keduanya menjawab paham dan tidak mengajukan eksepsi atau keberatan. Hakim kemudian menunda sidang hingga Kamis (6/3).(end)

Baca Juga:  Rilis Akhir Tahun Kejati Riau, 31 Terdakwa Narkoba Dituntut Hukuman Mati Sepanjang 2025

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari